Ilustrasi PNS. (Istimewa/Liputan6.com)

Solopos.com, BOYOLALI - Hari jadi ke-172 Boyolali tanggal 5 Juni tahun ini bebarengan dengan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Terkait hal itu, Pemkab akan tetap menggelar upacara HUT, namun waktunya dilakukan usai salat Id.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Masruri, Selasa (28/5/2019) mengatakan upacara HUT Boyolali hanya pejabat eselon IV, III dan II. “Tahun ini HUT Boyolali bertepatan dengan Lebaran. Sehingga upacara tetap diadakan, tetapi waktunya setelah umat Islam menjalankan salat Id,” ujarnya kepada Solopos.com.

Dia menambahkan, salat Id bagi jajaran pejabat Pemkab digelar di Masjid Agung kompleks Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali di Jl. Merbabu, sedangkan upacara HUT dilakukan di halaman pendopo kompleks yang sama. Seragam yang digunakan adalah pakaian adat Jawa lengkap. 

“Setelah salat Id di Masjid Agung dilanjutkan upacara Hari Jadi di depan Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali dengan memakai pakaian kejawen lengkap,” imbuhnya.

Pada sisi lain, HUT Boyolali juga diperingati dengan serangkaian kegiatan antara lain Niti Tilas Ki Ageng Pandan Arang di Kali Gedhe, dan kunjungan silaturahim jajaran Pemkab kepada mantan bupati/wakil bupati. Akan ada juga acara budaya doa bagi Ki Ageng Pandan Arang dari Pondok Pesantren Sunan Pandan Arang, Ampel yang akan diikuti 172 santri. 

“Selain itu bagi orang dulu yang pernah menikah tapi belum punya surat nikah kami sidangkan di Pengadilan Agama dan selanjutnya surat nikah dibuat oleh KUA [kantor urusan Agama]. Sementara untuk KK [kartu keluarga] dan KTP [kartu tanda penduduk] sekalian diurus oleh Disdukcapil dalam satu pelayanan,” beber Masruri lebih lanjut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten