Kapolres Pekalongan Kota AKBP Agy Andrian Suez. Jumat (17/1/2020), memperlihatkan sejumlah barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh dua tersangka kasus pembobolan rumah kosong. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, PEKALONGAN — Polres Pekalongan membekuk dua maling spesialis rumah kosong melalui operasi yang ditingkatkan selama sepekan terakhir. Melalui interogasi terungkap bahwa keduanya adalah pembobolan rumah kosong lintas provinsi.

Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa bersama keduanya diamankan juga satu unit mobil Daihatsu berpelat nomor E 1843 YA, uang tunai Rp2.047.000, sebuah gunting besi, dan linggis.

Sebelum ditangkap, para pelaku membobol sebuah rumah di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat. “Dua pelaku yaitu IP, 25, warga Kabupaten Kuningan dan BR, 51, warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dibekuk polisi di tempat persembunyiannya di wilayah Jabar,” katanya.

Ia mengatakan terungkapnya kasus pencurian tersebut berawal adanya laporan korban jika rumah yang dihuninya dalam kondisi berantakan dan beberapa barang miliknya hilang saat ditinggal untuk menjemput saudaranya di Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang.

Pemilik rumah, kata dia, melaporkan kepada polisi jika kamarnya dalam kondisi berantakan, kemudian sebuah brankas mini yang berisi beberapa perhiasan seperti dua cincin kawin, satu kalung emas, satu gelang emas, serta uang tunai sekitar Rp2 juta dalam kondisi rusak dan hilang.

“Berdasarkan keterangan korban, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta,” kata Kapolres didampingi Kasatserse AKP Maryoto.

Ia mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, polisi Pekalongan mendapat petunjuk awal bahwa pelaku pencurian menggunakan sebuah mobil jenis Daihatsu Xenia warna putih.

“Polisi juga mendapatkan informasi jika pelaku merupakan komplotan pembobol rumah lintas wilayah yang berasal dari Jawa Barat. Dua pelaku dibekuk di Kabupaten Kuningan dan Cirebon, sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten