Bernostaslgia, Bupati Banyumas Unggah Video Bocah Mandi di Sawah

Bupati Banyumas mengunggah video sejumlah bocah yang mandi disawah untuk bernostalgia.

 Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Antara)

SOLOPOS.COM - Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Antara)

Solopos.com, BANYUMAS — Seakan ingin bernostalgia atau mengenang  masa kecil, Bupati Banyumas Achmad Husein mengunggah video sejumlah bocah mandi di sawah.

Husain mengunggah video itu di akun Instagramnya @ir_achmadhusein. Video yang disebut didapatkan dari grup Whatsapp itu mengingatkan orang nomor 1 di Banyumas dengan permainannya waktu kecil. “Sy copas dari WAG AWB, hanya.. Mengingatkan kami waktu kecil dahulu… Kurang lebih seperti ini,” tulis Husein.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Berdasarkan keterangan di video untuk bernostalgia, Bupati Banyumas kerap bermain air saat kecil seperti di video. Tepatnya di kebun cengkeh yang disebut berdekatan dengan kandang kerbau yang berlokasi di Desa Paciraman Lor, Kecamatan Pekuncen pada 1964.

Baca Juga: Asale Pepali, Pantangan Warga Banyumasan

Husain pun mengaku senang dengan hidupnya yang penuh warna seperti masa kanak-kanaknya yang bermain bersama teman-teman.

Video yang diunggah Achamd Husain yang menunjukkan sejumlah bocah tanpa busana bermain air di sawah itu mendapatkan puluhan ribu penonton dan puluhan komentar netizen hingga Selasa (11/1/2022).

Netizen setelah melihat video untuk bernostalgia Bupati Banyumas mengaku bahagia dengan masa kecilnya. “Cilikane bahagia niku pak dus-dusan nang kali karo dolanan belet sawah,” tulise pengguna akun @pratiwiembarni.

Baca Juga: Kraca, Kuliner Khas Banyumas dari Keong

Di sisi lain netizen miris dengan anak-anak zaman sekarang yang tak lepas dari gandget saat bermain. “Menyenangkan. Skrg malah pada main ponsel ya pak @ir_achmadhusein,” tulis timpal pengguna akun @suci_wibyanza.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

+ PLUS Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Berita Terkini

Pengumuman Hasil PPDB Jateng 2022 Hari Ini, Ini Kata Kadisdikbud

Pengumuman hasil PPDB Jateng 2022 untuk jenjang SMA dan SMK negeri akan dilaksanakan hari ini, Senin (4/7/2022).

Deretan Bus Bumel Semarang-Jogja: Bodi Aduhai, Satset di Jalan Berliku

Deretan bus bumel trayek Semarang-Jogja pernah menjadi primadona di jalanan pada masanya.

Apa Kabar Sumanto Pemakan Mayat dan Kisah Kanibalisme di Indonesia

Pada awal 2000an lalu, Jawa Tengah digegerkan dengan kabar kasus kanibalisme sosok pria bernama Sumanto asal Purbalingga yang menjadi pemakan mayat Nenek Rinah.

Fenomena Embun Es di Dieng, Cantik Tapi Beracun?

Embun es yang muncul sebagai fenomena alam tahunan di Dataran Tinggi Dieng sering disebut racun oleh warga sekitar.

Begini Prakiraan Cuaca di Semarang Hari Ini, Minggu (3/7/2022)

Berikut prakiraan cuaca hari ini di Semarang dan sekitarnya pada Minggu (3/7/2022).

Kecamatan Tersepi di Banyumas Sebagian Penduduknya Gunakan Bahasa Sunda

Berikut fakta terkait kecamatan tersepi atau paling lenggang di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Miris! Perempuan Perampok Pengemudi Ojol di Semarang Masih Remaja

Pelaku perampokan sepeda motor ojek online di Semarang ternyata perempuan yang masih berusia belasan tahun atau remaja.

Wow! Selamatkan Puluhan Sumber Mata Air, Pria Pemalang Raih Kalpataru

Kisah inspiratif datang dari pria Pemalang yang mendapat penghargaan Kalpataru atas dedikasinya dalam konservasi lingkungan hidup dan menyelamatkan puluhan sumber mata air.

Anggota DPRD Jateng: Jangan Sampai Anggota Karang Taruna Nganggur

Menurut anggota DPRD Jateng Baginda Muhammad Mahfuz anggota karang taruna harus bisa menunjukan kemampuan yang bermanfaat.

Polisi Ringkus Perempuan Perampas Motor Ojek Online di Semarang

Aparat Polrestabes Semarang dikabarkan telah meringkus perempuan yang melakukan penganiayaan dan perampasan sepeda motor pengemudi ojek online.

Mantap! Temanggung Surplus Cabai hingga Agustus 2022

Produksi cabai di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), mengalami surplus hingga bulan Agustus 2022 nanti.

Apes! Motor Dirampas, Driver Ojol di Semarang Malah Dihajar Massa

Kisah tragis datang dari seorang pengemudi ojek online di Kota Semarang yang menjadi korban perampasan dan pengeroyokan oleh warga.

Perawatnya Dituduh Lecehkan Pasien, RSUD RA Kartini Jepara Lapor Polisi

RSUD RA Kartini Jepara akhirnya melaporkan pemilik akun @UpWanita atas kasus pencemaran nama baik akibat unggahan di Twitter yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual perawat rumah sakit itu.

54 Anggota Polres Grobogan Naik Pangkat Pas HUT Bhayangkara

Bertepatan HUT ke-76 Bhayangkara, sebanyak 54 anggota Polres Grobogan mendapatkan kenaikan pangkat.

Tjahjo Kumolo Wafat, Ini Tempat Kuliner Favoritnya di Semarang

Semasa hidupnya, Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, memiliki sederet tempat kuliner favorit di Kota Semarang.