Bernapas Melalui Mulut dapat Memengaruhi Bentuk Wajah Manusia?

Selain udara jadi tidak tersaring dengan bulu-bulu hidung, bernapas melalui mulut ternyata juga dapat menyebabkan perubahan pada bentuk wajah.

 Ilustrasi bernapas melalui mulut. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bernapas melalui mulut. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Percaya atau tidak, bernapas melalui mulut dapat memengaruhi bentuk wajah. Umumnya, manusia bernapas melalui hidung tetapi ada pula orang-orang yang bernapas melalui mulut mereka.

Cara bernapas melalui mulut menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, Arthur S, bisa muncul karena mungkin mereka pernah mengalami gangguan pernapasan yang berkepanjangan sehingga perlu dikompensasi melalui pernapasan mulut. Hal ini bisa memberikan banyak efek terhadap tubuh.

Selain udara jadi tidak tersaring dengan bulu-bulu hidung, bernapas melalui mulut ternyata juga dapat menyebabkan perubahan pada bentuk wajah. Akibatnya, wajah lebih panjang, cenderung turun dan garis rahang menjadi lebih bulat. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Baca Juga: Para Artis Ini Tetap Terlihat Cantik Setelah Melahirkan Anak

“Kebiasaan bernapas melalui mulut menyebabkan berbagai macam efek yang saling berhubungan,” kata Arthur melalui akun Instagramnya, seperti dikutip dari Bisnis.com pada Minggu (28/11/2021).

Ketika kita bernapas melalui mulut, otot pipi harus bekerja lebih keras. Saat otot pipi bekerja lebih keras, tekanan pada rahang atas dan bawah juga ikut bertambah. Tekanan pada rahang inilah yang akan membuat wajah menjadi lebih panjang dan mengubah bentuk susunan gigi.

“Rahang dan posisi gigi yang berubah menjadi lebih sempit, membuat ruang untuk lidah juga menjadi sempit dan membuat lidah harus bersandar ke dasar mulut, padahal biasanya di langit-langit mulut,” jelasnya.

Terutama jika keadaan ini sudah terjadi saat masih usia anak-anak , pertumbuhan wajahnya pun akan jadi menyesuaikan dengan semua perubahan ini. Berdasarkan sebuah studi di tahun 2016, pernapasan mulut telah dikaitkan dengan kondisi mulut seperti mulut dan bibir kering, karies gigi, penyakit periodontal, halitosis sekunder, deformitas kraniofasial dan maloklusi, serta menelan yang abnormal.

Baca Juga: Pernah Bikin Es Krim dari BTS Meal, Kini Sisca Kohl Luncurkan Lagu Baru

Ini juga terkait dengan kondisi medis seperti perubahan postur kepala, leher dan tubuh, apnea tidur obstruktif, kinerja fisik dan pembelajaran yang buruk, dan asma. Di antara mekanisme fisiopatologis, yang dapat menjelaskan hubungan tersebut adalah hipoksemia kronis dengan hiperkapnia, peningkatan kehilangan air dan energi, penurunan pelepasan hormon pertumbuhan, pelepasan mediator inflamasi dan oksidatif, beban besar pada otot punggung dan leher bagian atas, deformitas pada saluran napas dan deformitas kraniofasial, menurut studi tersebut.

 

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Pertimbangkan Ini Sebelum Memutuskan Bercerai atau Bertahan

Sebelum memutuskan apakah hendak bercerai atau bertahan, ada sejumlah poin yang harus Anda pertimbangkan baik-baik.

Ruam di Kulit Efek Samping Vaksin Booster Setelah Sepekan Disuntik

Salah satu efek samping yang muncul sepekan atau lebih setelah mendapatkan suntikan adalah ruam.

Paspor Jepang dan Singapura Masih Terkuat di Seluruh Dunia

Jepang dan Singapura masih menjadi paspor paling kuat dengan akses bebas visa ke 192 negara di seluruh dunia.

Unik! Pria Ini Pamer Modifikasi Sepeda-Motor Sport, Ini Penampakannya

Seorang pria memamerkan sepeda yang dimodifikasi dengan motor sport sehingga terlihat unik.

Heboh Makam Upin dan Ipin, Label Produksi Beri Klarifikasi

Setelah digegerkan makam bertuliskan Upin dan Ipin, label produksi serial tersebut memberikan klarifikasi soal isu kartun diadaptasi dari cerita nyara seseorang.

Mengenal Layanan PCR O+ yang Mampu Deteksi Probable Omicron

Ada tiga hasil yang didapat dari PCR O+ yakni positif probable Omicron, positif non Omicron atau negatif.

Berapa Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur Seperti Luna Maya?

Berapakah usia yang ideal untuk membekukan sel telur agar memperbesar peluang kehamilan di masa depan?

Doa Tolak Bala, yang Dilengkapi Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa tolak bala sebagaimana dijelaskan Nahdlatul Ulama (NU Online) yang dilengkapi latin dan artinya.

NFT Ramai Gegara Ghozali, Pria Ini Malah Temui Foto Seblak di Opensea

Bukannya menjual foto atau hasil karya untuk NFT, beberapa orang diketahui mengunggah foto-foto seblak di Opensea layaknya marketplace

Ketahui Risiko Membekukan Sel Telur Seperti Luna Maya

Sebelum melakukan prosedur membekukan sel telur ini, sebaiknya kenali terlebih dulu risikonya.

Ada Beragam Jenis Pipa di Pasaran, Kenali Karakter dan Fungsinya!

Kenali berbagai macam jenis pipa dan fungsinya yang banyak dijual di pasaran dan dibutuhkan untuk kebutuhan rumah!

Berapa Biaya Membekukan Sel Telur Seperti Dilakukan Luna Maya?

Biaya untuk membekukan sel telur bisa jadi sangat beragam untuk setiap penyedia layanan ini tergantung dari fasilitas dan teknologi yang dimiliki.

Viral! Video Makam Upin dan Ipin, Netizen: Jadi Selama ini Kita...

Dua makam anak dengan nisan bertuliskan Upin dan Ipin menjadi sorotan netizen di media sosial baru-baru ini.

Begini Proses Membekukan Sel Telur Seperti Dilakukan Luna Maya

Membekukan sel telur seperti dilakukan artis Luna Maya bisa jadi belum begitu familier, termasuk proses dan biayanya.

Perempuan Menyatakan Cinta kepada Pria? Begini Caranya

Para perempuan tidak perlu khawatir untuk menyatakan cintanya lebih dulu karena akan membuka peluang hubungan yang romantis kepada pria.

Begini Cara Membedakan Perasaan Jatuh Cinta atau Tertarik Sesaat

Ya, seringkali memang tak mudah membedakan apakah jatuh cinta atau hanya tertarik sesaat?