Bermula dari Chatting Mesum & Video Onani, Hery Diperas Rp40 Juta
Ilustrasi penggunaan media jejaring sosial melalui gadget (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, SOLO — Seorang pria bernama Hery Suarlembit mengalami kisah tragis setelah melakukan chatting mesum di media sosial Twitter. Gara-gara hal tak terpuji itu, Hery menjadi korban pemerasan hingga Rp40 juta.

Dikutip dari Detik.com, Minggu (22/12/2019), kisah tragis itu bermula kala Hery mengikuti akun Twitter dengan nama Viona Nanda pada 2018. Ia kemudian berkenalan lewat direct message (DM) dan bertukar nomor ponsel.

Obrolan berpindah dari Twitter ke Whatsapp yang menjurus ke chatting mesum. Viona meminta Hery mengirim video onani yang lantas dituruti.

Bukan cuma chatting mesum, keduanya juga sering melakukan phone sex. Pada akhirnya, seorang yang mengaku Viona itu meminta Hery mentransfer uang senilai Rp1 juta jika tak ingin video onaninya tersebar.

Pemerasan itu dilakukan berulang kali hingga nilainya mencapai Rp40 juta. Hery lantas melapor ke polisi yang kemudian menangkap pemilik akun Viona Nanda di Ambon yang ternyata seorang laki-laki dengan nama Sony Wariaka. Sony kemudian diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Sony Wariaka oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan," ujar majelis hakim sebagaimana dikutip dari laman resmi MA, Minggu (22/12/2019).

Duduk sebagai ketua majelis Hisbullah Idris dengan anggota Anton Widyopriyono dan Sarwedi. Sony dinilai terbukti melanggar Pasal 369 ayat KUHP tentang Pemerasan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho