Bermarkas di Stadion Manahan, Bhayangkara Ubah Nama Jadi Bhayangkara Solo FC
Bhayangkara Solo FC (istimewa)

Solopos.com, SOLO — Iklim sepak bola Kota Solo bakal lebih berwarna dengan kepastian Bhayangkara FC bermarkas di Stadion Manahan Solo dalam kompetisi Liga 1 2020/2021.

Tak hanya menunjuk Solo sebagai homebase, klub berjuluk The Guardian itu akan berganti nama menjadi Bhayangkara Solo FC. Embel-embel “Solo” dipilih agar publik Kota Bengawan ikut merasa memiliki klub yang sebelumnya bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta tersebut.

Peresmian nama baru tersebut bakal dilakukan bersamaan dengan launching tim di Stadion Manahan, Jumat (27/11/2020) pagi. Dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bhayangkara Solo FC dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, CEO klub Irjen Pol Istiono, mulai mengenalkan Bhayangkara Solo FC sebagai nama baru timnya.

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Akhir Tahun, Wali Kota Solo: Jangan Keluar Kota atau Mudik!

“Untuk meningkatkan marwah Bhayangkara FC, kami akan berubah menjadi Bhayangkara Solo FC. Pergantian nama ini juga karena kami sudah menjadi bagian warga Solo. Kami tentu berharap dukungan masyarakat Solo,” ujar Istiono.

Istiono mengatakan proses kilat perpindahan tim dari Jakarta menuju Solo tak lepas dari perkembangan Covid-19 di Ibu Kota. Pihaknya berharap homebase baru di Solo dapat mendukung persiapan tim jelang kompetisi yang akan dimulai Februari 2021.

Dengan kompetisi yang dipusatkan di Pulau Jawa, Solo dianggap menjadi lokasi homebase ideal karena berada di tengah pulau. Selain itu, belum banyak tim Liga 1 yang bermarkas di Kota Bengawan.

“Kalau di Jogja kami lihat sudah terlalu padat. Solo sendiri strategis, tidak jauh kalau kami tandang ke Jogja atau Jawa Timur,” ujar lelaki yang menjabat Kakorlantas Polri itu.

Penandatanganan MoU

Dalam penandatanganan MoU dengan UNS, hadir pelatih asal Irlandia, Paul Munster. Enam pilar The Guardian seperti Indra Kahfi, Sani Rizky, Serdy Ephy Fano, Nur Hidayat, Ruben Sanadi dan Lee Yoo Joon juga mengikuti acara meski baru tiba dari Jakarta. Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak turut mendampingi Rektor UNS, Jamal Wiwoho, dalam acara tersebut.

Sebulan Naik 1.000 Kasus Covid-19, Wali Kota Solo Ancam Tutup Pusat Kuliner

Rektor UNS, Jamal Wiwoho, mendukung penambahan kata “Solo” sebagai nama baru Bhayangkara FC. “Homebase di Solo, tentu lebih ngetren kalau namanya Bhayangkara Solo FC. Dengan adanya kata Solo, Bhayangkara FC sudah menjadi bagian masyarakat Solo, sahabat Solo. Saya berdoa klub bisa kembali juara Liga 1 setelah bermarkas di Solo,” ujar Rektor.

The Guardian bakal memakai Stadion Mini UNS sebagai lokasi pemusatan latihan selama persiapan kompetisi. Selain itu, klub menyewa Guest House KPRI UNS sebagai mes pemain.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom