Tutup Iklan

Berlanjut, Jl Slamet Riyadi Solo Ditutup Sampai 20 Juli 2021!

Satlantas Polresta Solo memperpanjang penutupan Jl Slamet Riyadi hingga 20 Juli 2021 mendatang atau selama PPKM Darurat Jawa-Bali.

 Informasi penutupan Jl Slamet Riyadi Solo. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Informasi penutupan Jl Slamet Riyadi Solo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Satlantas Polresta Solo memperpanjang penutupan Jl Slamet Riyadi hingga 20 Juli 2021 mendatang atau selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Hal itu memperpanjang penutupan nonstop jalan utama Kota Solo dari Jumat (9/7/2022) hingga Minggu (11/7/2021) pukul 00.00 WIB.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra, kepada wartawan, mengatakan mulai Senin (12/7/2021) pukul 00.00 WIB, Jl Slamet Riyadi, ditutup hingga Selasa (20/7/2021) pukul 00.00 WIB. Menurutnya, aturan itu untuk menekan angka pergerakan mobilitas masyarakat Solo.

Baca Juga: Puskesmas di Pati Ditarget Vaksinasi 200 Sasaran per Hari

Penutupan yang sudah mulai berlangsung sejak Rabu (7/7/2021) itu menekan pergerakan warga Solo hingga 28 persen. Sehingga penutupan jalan itu dinilai berhasil. Acuan itu memggunakan Google Mobility Report.

“Betul, kami tutup lagi Jl. Slamet Riyadi nonstop hingga 20 Juli mendatang. Ini untuk menekan mobilitas warga. Saya mohon kalau tidak berkepentingan di rumah saja,” papar dia mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Menurutnya, soal evaluasi penutupan ruas jalan, masih banyak masyarakat yang mencoba masuk ruas jalan yang ditutup. Namun, bukan untuk bekera para warga memasuki Jl Slamet Riyadi, Solo. Para warga cenderung beraktivitas untuk berjalan-jalan. Akhirnya petugas yang berjaga meminta para warga untuk segera kembali ke rumah.

Sementara itu, kendaraan yang boleh melintas di Jl. Slamet Riyadi hanya pemadam kebakaran, ambulan, kendaraan TNI dan Polri, kendaraan Satgas Covid-19, kendaraan Satgas PPKM Darurat, atau konvoi kendaraan kepentingan tertentu menurut pertimbangan Polri.

“Jl. Slamet Riyadi yang ditutup Simpang Gendengan hingga Gladak,” imbuh Kasatlantas.

Baca Juga: Pemotongan Hewan Kurban di RPH Kudus Dilayani H+2

Ia menambahkan lokasi penyekatan berupa penutupan menggunakan water barrier dan barikade yakni di Simpang Empat Gendengan, Sriwedari, Simpang Tiga PN Solo, Simpang Empat Novotel, Simpang Tiga Cimb Niaga, Simpang Empat Ngarsopuro, Simpang Empat Nonongan, Simpang Empat Imam Bonjol, dan Gladak.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.