Foto kera yang berkeliaran di jalan kampung Sumberlawang, Sragen, Senin (16/9/2019). (Istimewa/Facebook Info Seputar Sumberlawang)

Solopos.com, SRAGEN -- Seekor kera membuat heboh warga Dukuh Kedungdowo, Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Senin (16/9/2019). Kera itu berkeliaran di jalan kampung.

Suparti, 45, warga setempat mengaku sempat melihat sendiri kera ekor panjang tersebut. Menurutnya, kera itu berkeliaran di jalanan dan atap rumah warga. Belum diketahui asal datangnya kera tersebut.

Namun, kehadiran kera itu sempat membuat warga waswas. Warga khawatir kera itu akan merusak tanaman atau barang yang dijumpainya.

“Kemarin warga sudah berusaha menangkap kera itu bersama-sama tapi tidak berhasil. Kera itu berlari dari satu atap rumah warga ke atap rumah lainnya lalu menghilang. Warga kehilangan jejaknya setelah kera itu masuk kebun. Rencananya upaya penangkapan dilanjutkan hari ini kalau kera itu masih berkeliraran di permukiman,” papar Suparti saat ditemui Solopos.com di Sragen, Selasa (17/9/2019).

Warga sekitar heran ada kera yang masuk permukiman penduduk di Desa Hadiluwih. Padahal, Desa Hadiluwih tergolong jauh dari hutan. Warga menduga kera tersebut pernah dipelihara orang namun terlepas.

“Kalau dilihat kera itu tidak begitu agresif. Dia tidak berusaha menyerang warga. Dia juga tidak merusak. Mungkin karena sudah pernah dijinakkan atau dipelihara. Tapi, kami tetap saja khawatir kera itu nanti tiba-tiba menjadi buas saat kelaparan,” ucap Suparti.

Kera tersebut terlihat di jalan dan atap rumah warga khususnya di RT 006 dan RT 007. “Kera itu melompat-lompat ke atap rumah warga. Dia seperti kebingungan mau ke mana. Tapi, hari ini [kemarin] kami tidak mendapati kera itu lagi. Kemungkinan sudah ditangkap orang atau pindah ke desa lain, kami kurang tahu,” jelas Ny. Sardi, warga setempat.

Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ikhsanuddin, mengatakan kera itu kali pertama dilihat warga pada Senin pukul 07.30 WIB. Selain berkeliaran di jalan dan atap rumah warga, kera itu juga berkeliaran di kebun dan pekarangan.

Dia mengakui warga sempat khawatir kera tersebut akan mengakibatkan kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan warga.

“Tadi [kemarin] malam pukul 20.30 WIB, tim SAR dari Gemolong datang ke lokasi untuk menangkap kera itu. Namun, setelah dilakukan penyisiran kawasan, kera itu tidak menampakkan diri. Mungkin sudah berpindah ke desa lain,” terang Kapolsek.

 

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten