Berkedok Tempat Pijat, Praktik Prostitusi Gay di Solo Terbongkar

Aparat Polda Jateng mengungkap praktik prostitusi berkedok tempat pijat di sebuah indekos di kawasan Banjarsari, Kota Solo.

 Para pelaku pijat plus sesama jenis di Solo. (Detik.com)

SOLOPOS.COM - Para pelaku pijat plus sesama jenis di Solo. (Detik.com)

Solopos.com, SEMARANG — Praktik prostitusi sesama jenis atau gay dengan modus tempat pijat di Kota Solo dibongkar aparat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng).

Total ada tujuh orang yang diamankan polisi, di mana satu di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan enam orang lainnya bertindak sebagai terapis.

Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Djuhandani Rahardjo Puro, mengatakan pengungkapan kasus prostitusi sesama jenis atau gay di Kota Solo itu berawal dari informasi masyarakat. Pihaknya pun menindaklanjuti aduan itu dengan mendatangi indekos yang terletak di Banjarsari, Solo, Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca jugaBerkedok Panti Pijat, Prostitusi Online Khusus Gay di Semarang Terbongkar

“Pengecekan di kos-kosan ditemukan terapis laki-laki dengan pelanggan laki-laki melakukan SOP cabul,” kata Djuhandani dikutip dari Detik.com,  Senin (27/9/2021).

Dalam pengungkapan kasus itu, satu orang ditetapkan sebagai tersangka berinisial D, 47. Selain melakukan pijatan, para terapis juga melakukan beberapa perbuatan asusila atau Satu orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu pria berinisal D (47), yang menjadi bosnya. Dalam praktiknya para terapis itu melakukan beberapa tindakan asusila

“Modus operandinya dengan pijat plus-plus,” ujarnya.

Para terapis tersebut juga melayani prostitusi tak hanya dengan sesama jenis. Kegiatan itu dilakukan di luar kos yang menjadi tempat layanan pijat plus-plus.

“Ini di luar akan kembangkan sejauh mana. Tapi tujuan kita akan bersihkan, situasi aman, kondusif, bebas dari penyakit masyarakat,” jelasnya.

Tersangka D, lanjut Djuhandani, berperan merekrut para terapis yang berasal dari berbagai daerah dan menyiapkan tempat. D menawarkan praktik prostitusi gay di Kota Solo itu lewat berbagai media sosial.

Praktik cabul itu sudah dimulai 5 tahun lalu oleh tersangka D. Meski demikian, praktik itu dilakukan lebih intensif sejak dua tahun terakhir.

Djuhandani menambahkan saat ini pihaknya masih mendalami apakah praktik tersebut hanya berlaku pada komunitas penyuka sesama jenis atau tidak.

“Praktik ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun dan aktif 2 tahun. Jadi buka 5 tahun tapi aktif terakhir 2 tahun,” katanya.

Baca jugaDitanya Soal Pijat Plus-plus dan Dugem, Ini Jawaban Kaesang Pangarep

“Terkait komunitas, saat ini masih dalam pengembangan,” imbuh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudussy.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan Pasal 296 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul.

“Ancaman hukuman 3 sampai 15 tahun,” tegasnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Semarang Level 1, Ini Pesan Wali Kota Hendi ke Warga

Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi salah satu daerah yang masuk level 1 dalam perpanjangan PPKM Jawa Bali.

Capaian Vaksinasi Dosis Satu 40,92 Persen, Grobogan Bertahan Level 3

Kabupaten Grobogan sesuai Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Protes Tempat Karaoke & Prostitusi Ditutup, Ormas di Pati Surati Jokowi

Penutupan prostitusi dan tempat karaoke ilegal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah (Jateng) mendapat protes dari organisasi masyarakat (ormas).

Indahnya Bendungan Wadaslintang, Dijuluki Mini Danau Toba Gaes

Bendungan atau waduk Wadaslintang di wilayah Wonosobo dan Kebumen memiliki panorama yang indah hingga disebut sebagai mini Danau Toba.

Kisah Petani Magelang Raup Cuan dari Porang

Petani di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sedang bersemangat dalam menggeluti budi daya tanaman porang.

Pesona Wisata Rumah Pohon Hits di Brebes

Lokasi wisata rumah pohon yang berada di Kecamatan Bandar ini memberikan suguhan panorama alam dari atas pohon dan juga memberikan sensasi kesejukan.

Hore! Magelang PPKM Level 2, Taman Kyai Langgeng Segera Dibuka

Objek wisata Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang akan kembali dibuka atau menerima kunjungan wisatawan, akhir pekan ini.

Emoh Banteng Vs Celeng, Ketua PDIP Salatiga Ingin Jokowi Tiga Periode

Ketua PDIP Salatiga, Teddy Sulistio, mendukung wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode.

Pemuda Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar Gegara Sakit Hati Diputus

Seorang pemuda menyebarkan foto bugil mantan pacarnya karena sakit hati diputuskan.

Kawasan Industri Batang Bencana untuk Warga Lokal?

Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang menyebabkan sejumlah bencana bagi masyarakat lokal, seperti banjir yang membawa material pembangunan serta lumpur.

Wringin Seto, Kepercayaan Asli Warga Blora Lahir di Solo

Ajaran Kekandangan Wringin Seto kali pertama disebarkan oleh Eyang Amiseno dan Amiluhur di Kota Solo yang kemudian menyebar dan menjadi kepercayaan warga Blora.

Indahnya Wisata Alam Guci di Bumi Bahari Tegal

Wisata Guci terletak di lereng Gunung Slamet dengan ketinggian 1.050 – 1250 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki luas 20 hektare terkenal dengan air terjun dan pancuran air panas.

Seleksi CASN Kemenkum HAM Transparan & Bebas KKN, Jangan Percaya Calo!

Peserta seleksi CASN Kementerian Hukum dan HAM diimbau tidak percaya oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab, yang menjanjikan bisa membantu atau meluluskan.

Kraca, Kuliner Khas Banyumas dari Keong

Kraca merupakan kuliner khas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang bahan dasarnya berupa keong sawah.

Tak Bisa Renang, Bocah asal Grobogan Tenggelam di Saluran Irigasi

Lutfia Fadilla, 11, tenggelam di saluran irigasi Dusun Tuwung, Desa Suru, Kecamatan Geyer, Selasa (19/10/2021) karena tidak bisa berenang.