Berkat Tjahjo Kumolo Urusan Kerja Sama Muhammadiyah Lebih Mudah

Berkat Tjahjo Kumolo mengurus legalisasi badan hukum Muhammadiyah, Muhammadiyah tidak banyak mengalami kesulitan terkait kerja sama dengan berbagai pihak.

 Mendagri Tjahjo Kumolo tampil saat opening speech Seminar Nasional: Konsep dan Implementasi Hukum Negara Pancasila dalam Mengatasi Permasalahan Hukum Nasional, di Gedung Pascasarjana, kampus Undip Semarang, Jateng, Sabtu (30/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

SOLOPOS.COM - Mendagri Tjahjo Kumolo tampil saat opening speech Seminar Nasional: Konsep dan Implementasi Hukum Negara Pancasila dalam Mengatasi Permasalahan Hukum Nasional, di Gedung Pascasarjana, kampus Undip Semarang, Jateng, Sabtu (30/9/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan mendiang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo punya jasa besar bagi Muhammadiyah.

Berkat Tjahjo Kumolo mengurus legalisasi badan hukum Muhammadiyah, Muhammadiyah tidak banyak mengalami kesulitan terkait kerja sama dengan berbagai pihak.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Pengakuan itu disampaikan Abdul Mu’ti dalam akun Twitternya @Abe_Mukti, sebagaimana dikutip Solopos.com, Sabtu (2/7/2022).

Abdul Mu’ti mengenang kenangan manisnya bersama Tjahjo Kumolo, ketika keduanya hadir dalam pengajian ramadan yang diselenggarakan oleh Puan Maharani kala masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Baca Juga: Di Mata Jokowi, Tjahjo Kumolo Sosok Nasionalis Sejati

“Suatu saat saya menghadiri undangan pengajian Ramadan di rumah Ibu Puan, kebetulan saat itu saya satu meja dengan Pak Tjahjo,” tulis Abdul.

Abdul Mu’ti menyampaikan kekhawatirannya kepada Tjahjo Kumolo yang saat itu tengah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, terkait permasalahan badan hukum Muhammadiyah yang tidak diakui oleh pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia karena diterbitkan pada saat pemerintahan Belanda.

“Mereka meminta akta notaris Muhammadiyah,” sambung dia.

Baca Juga: Kenali Gejala Infeksi Paru-Paru Seperti Diidap Tjahjo Kumolo

Mendengar keluhan tersebut, Tjahjo yang kala itu menjadi Mendagri, secara tegas menyebutkan bahwa kebijakan itu tidak benar dan Muhammadiyah merupakan badan hukum yang sah keberadaannya.

“Badan hukum Muhammadiyah sah dan berlaku. Kedudukannya sama dengan badan hukum yang berlaku. Saya segera urus,” tutur Tjahjo kepada Abdul Mu’ti.

Sepekan setelah Abdul Mu’ti menyampaikan keresahannya, Kementerian Dalam Negeri yang dikepalai Tjahjo segera mengeluarkan surat yang menjelaskan badan hukum Muhammadiyah yang diterbitkan oleh Pemerintah Belanda adalah sah dan berlaku.

Baca Juga: Menpan-RB Tjahjo Kumolo Wafat, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

“Dengan terbitnya surat Mendagri tersebut, Muhammadiyah dan amal usaha tidak banyak mengalami kesulitan terkait badan hukum dan kerja sama dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, setelah berjuang untuk melawan infeksi paru-paru yang dideritanya, Tjahjo Kumolo mengembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (1/7/2022) siang, setelah dirinya menjalani perawatan intensif di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Jenazah politikus senior PDIP itu dikebumikan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Abdul Mu’ti Ceritakan Jasa Tjahjo Kumolo Bagi Muhammadiyah

Sumber: bisnis.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Berita Terkini

      Istana: Pelantikan Menteri PAN RB Bersamaan Groundbreaking IKN

      Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan sebelum Agustus berakhir akan berlangsung peletakan batu pertama IKN dan pelantikan menteri PAN-RB

      Sukses Nyanyi, Presiden Jokowi Pesan Ini ke Farel Prayoga

      Inilah isi pesan Presiden Jokowi kepada Farel Prayoga yang sukses menghibur pejabat dan tamu undangan di Istana Merdeka dengan nyanyiannya Ojo Dibandingke.

      Pemilu 2024: Anggaran KPU Rp14 Triliun, Bawaslu Rp5,5 Triliun pada 2023

      Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan anggaran pemilu yang paling besar akan terjadi di 2024, atau pada saat Pemilu berlangsung.

      Para Pemuda Kiri di Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

      Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada17 Agustus 1945 niscaya tak akan terjadi tanpa andil para pemuda kiri. Mereka adalah kader-kader komunis dan sosialis.

      Momen Iriana Jokowi, Prabowo-Kapolri Joget Ojo Dibandingke di Istana

      Inilah momen unik yang membuat Ibu Negara Iriana Jokowi, Menhan Prabowo, hingga Kapolri berjoget bersama di Istana Merdeka.

      Nyanyi di Istana, Farel Prayoga Bikin Jokowi Senyum-Prabowo Joget

      Penampilan penyanyi cilik Farel Prayoga di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022) membuat Presiden Jokowi dan para pejabat RI terhibur.

      Buton Trending Topic Berkat Jokowi Pakai Baju Adat Dolomani di HUT RI

      Penampilan Jokowi memakai baju adat Buton di Upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022) menjadi trending topic di Twitter.

      Profil I Dewa Ayu Asal Kudus, Pembawa Bendera Upacara HUT ke-77 RI 2022

      Inilah profil I Dewa Ayu, siswi SMA N 2 Kudus yang bertugas sebagai pembawa bendera di upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022).

      Spesial! Ini Makna Baju Adat Buton Dipakai Jokowi di HUT ke-77 RI

      Presiden Jokowi memakai baju adat Buton dalam perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).

      Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Bambu Runcing dan Granat Kolang-Kaling

      Setelah Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada Jumat 17 Agustus 1945, gelora revolusi segera merambat ke mana-mana.

      Inilah 16 Parpol Tak Lolos Tahap Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

      Sebanyak 16 parpol ini tidak mampu melengkapi berkas yang dibutuhkan.

      Thrifting dan Dilema Ancaman Kesehatan atau Menjaga Bumi

      Budaya thrifting atau menggunakan kembali baju bekas yang menjadi tren sejak puluhan tahun lalu ditentang pemerintah lantaran memiliki ancaman kesehatan yang serius, meski aksi ini bertujuan mencintai bumi karena menekan laju produksi tekstil.

      Kasus di Jiwasraya, Asabri, dan Garuda, Jokowi: Hukum Harus Adil

      Jokowi menyebut perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat harus terus diperkuat.

      Sejarah Hari Ini: 17 Agustus 1945, Kemerdekaan Indonesia

      Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 17 Agustus.

      Ahli Komunikasi Ingatkan Hati-Hati Bermedsos, Pidana Mengancam

      Sikap hati-hati saat berbicara atau mengunggah pesan di media sosial penting, terutama yang terkait dengan masalah seks, agama, dan politik.