Tutup Iklan

Berkaca dari Kasus Rachel Vennya, Perlukah Satgas di Tiap Entry Point?

Gagasan perlunya Satgas di tiap entry point itu menjadi buntut dari kasus selebgram Rachel Vennya yang mangkir dari kewajibannya menjalankan karantina.

 Rachel Vennya. (Instagram/@rachelvennya)

SOLOPOS.COM - Rachel Vennya. (Instagram/@rachelvennya)

Solopos.com, SOLO-Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi mengusulkan satgas karantina yang menjadi salah satu gagasan dari Polda Metro Jaya dalam penanganan Covid-19 bisa dihadirkan di setiap entry point atau pintu masuk kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri ke Indonesia. Hal ini berkaca dari kasus Rachel Vennya yang bisa lolos.

Usulan itu disampaikan agar Satgas Karantina jika sudah diresmikan maka bisa bekerja dengan efektif dan tepat sasaran. “Kalau bisa di seluruh entry point yang jadi pintu masuk pelaku perjalanan dari luar negeri ke Indonesia. Karena untuk apa ada Satgas Karantina di luar entry point,” kata Sonny seperti dikutip dari Antaranews.com, Kamis (21/10/2021).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pada Senin (18/10/2021) menyebutkan pihaknya akan membentuk Satgas Karantina untuk mengantisipasi pelaku perjalanan dari luar negeri yang berupaya tak memenuhi kewajiban karantinanya.

Baca Juga:  Pengakuan Rachel Vennya Dianggap Bohong, Bagaimana Faktanya?

Gagasan perlunya Satgas di tiap entry point itu menjadi buntut dari kasus selebgram Rachel Vennya yang mangkir dari kewajibannya menjalankan karantina usai melakukan perjalanan dari Amerika Serikat menghadiri ajang fesyen internasional. “Satgas ini untuk mengawasi mereka- mereka yang memang harus karantina, kita akan koordinasi dengan tim satgas pusat, kan ada datanya, ada manifest-nya biar nanti diawasi,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya.

Ada pun untuk wilayah kerja Polda Metro Jaya salah satu entry point untuk pelaku perjalanan internasional masuk ke Indonesia berlokasi di Bandara Soekarno Hatta. Hal itu tertuang dalam Keputusan Ketua Satgas Covid-19 nomor 14/2021 yang berlaku sejak 13 Oktober 2021.  Kehadiran Satgas Karantina itu didukung oleh Sonny jika ternyata bisa diterapkan di seluruh pintu masuk kedatangan pelaku perjalanan luar negeri ke Indonesia.

“Di lapangan ini masih belum berjalan 100 persen, bagus jika Polri bisa membentuk seperti Satgas Karantina. Intinya untuk penegakan, pengawasan, dan penanganan karantina yang tepat,” ujar Sonny.

Baca Juga:  Viral Pacaran Bawa Mobil Dinas PJR, Begini Respons Warganet

Ada pun entry point lainnya yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 adalah Bandara Samratulangi Sulawesi Selatan, Pelabuhan Batam Kepulauan Riau, Pelabuhan Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Pelabuhan Nunukan Kalimantan Utara, Pos Lintas Batas Negara Aruk Kalimantan Barat, serta Pos Lintas Batas Negara Entikong Kalimantan Barat.

Karantina menjadi kewajiban bagi setiap pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Tujuannya agar varian baru virus SARS-CoV-2 tidak masuk ke Indonesia serta ditangani dengan baik sehingga tidak kembali merebak dan merusak pencapaian pengendalian Covid-19  di Indonesia yang kini sudah semakin membaik dalam beberapa bulan terakhir.

Jika pelaku perjalanan terbukti tidak melakukan kewajiban karantinanya, maka pelanggar itu akan dikenakan sanksi pidana maksimal 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta mengacu pada UU Kekarantinaan Kesehatan.

 


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Doa Ketika Menjenguk Orang Sakit, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa yang bisa dibaca ketika menjenguk orang sakit menurut Islam, dilengkapi latin dan juga artinya.

Manfaat Lain Buah Jeruk untuk Deteksi Kanker, Begini Caranya

Seorang mahasiswa telah mengembangkan teknik deteksi kanker yang terbuat dari jus jeruk.

Melihat Gunung Meletus di Mimpi? Ini Artinya

Bagi Anda yang pernah mengalami mimpi gunung meletus tentu akan merasa penasaran.

Viral Kucing Selamat dari Erupsi Gunung Semeru, Warganet: Punya 9 Nyawa

Video yang memperlihatkan seekor kucing berwarna putih selamat dari erupsi Gunung Semeru itu hingga Rabu (8/12/2021) menuai 3.742 komentar

Kemenkes Tegaskan Varian Omicron Belum Masuk Indonesia

Kemenkes belum mendeteksi varian omricon masuk ke Indonesia.

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Lindungi dari Varian Omicron

WHO menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 mampu membentuk kekebalan tubuh untuk melindungi dari infeksi virus varian Omicron.

Ide Kado untuk Hari Ibu: Murah, Sederhana Tapi Mengesankan

Berikut ini terdapat rekomendasi ide kado atau hadiah yang murah, sederhana tapi mengesankan di momen Hari Ibu tanggal 22 Desember 2021 mendatang.

Doa Supaya Tidak Mudah Lupa dan Kuat Ingatan dalam Islam

Berikut ini terdapat doa supaya tidak mudah lupa dan kuat dalam ingatan menurut ajaran Islam. Dibaca setelah salat wajib 5 waktu ya!

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Lutut, Dipijat?

Bagaimana sih cara mengatasi nyeri lutut yang dialami oleh seseorang, apakah diperbolehkan dipijat? Yuk cari tahu di sini!

Punya Rekan Kerja Toxic? Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Ini Dulu

Nah, agar kamu terhindar dari dampak buruk akibat memiliki rekan kerja yang toxic, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapinya.

Berikut Ini Manfaat Peanut Ball Untuk Proses Persalinan

Manfaat peanut ball untuk proses persalinan ibu hamil bisa jadi belum begitu familier di Indonesia.

Lakukan Ini Setelah Mengalami Kekerasan Seksual

Ketahui langkah apa saja yang harus Anda lakukan setelah mengalami kekerasan seksual.

5 Tempat Wisata di Indonesia Ini Cocok untuk Bulan Madu

Di masa pandemi, melakukan bulan madu tak perlu pergi ke luar negeri, karena banyak tempat wisata di Indonesia tak kalah keren.

Ini Syarat Mendapatkan Vaksin Booster Gratis dari Pemerintah

Ada sejumlah syarat untuk mendapatkan vaksin booster Covid-19 gratis dari pemerintah.

Sering Salah Kaprah, Ini Bedanya Vaksin Booster dan Vaksin Dosis Ketiga

Tapi, menjelang pelaksanaannya ternyata masih banyak orang yang salah kaprah antara perbedaan vaksin dosis 3 dan booster.