Tutup Iklan

Berjemur Dekat Rel, 2 Lansia di Gabus Meninggal Terserempet KA Barang

Dua orang lanjut usia Rakiman dan Suparman, di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan meninggal terserempet KA Barang saat berjemur.

 Warga mendatangi lokasi dua orang warga yang tertabrak KA Barang di KM 42+5/6 jalur kereta antara Kradenan-Sulursari, Sabtu (17/7/2021).(Tangkapan layar)

SOLOPOS.COM - Warga mendatangi lokasi dua orang warga yang tertabrak KA Barang di KM 42+5/6 jalur kereta antara Kradenan-Sulursari, Sabtu (17/7/2021).(Tangkapan layar)

Solopos.com, PURWODADI – Berjemur disarankan di masa pandemi Covid-19, namun jika itu dilakukan di dekat rel tentu berbahaya, dan bisa seperti dua orang lanjut usia di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan yang meninggal terserempet KA barang.

Warga yang tertabrak kereta api tersebut, Rakiman, 60, dan Suparman, 66. Keduanya merupakan warga Dusun Jembar, Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Mereka terabrak KA barang di KM 42+5/6 jalur kereta antara Kradenan-Sulursari, Sabtu (17/7/2021).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, menyebutkan peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 08.45 WIB. KA barang mengangkut peti kemas dengan rangkaian 30 gerbong melaju dari arah barat ke timur tujuan Kalimas, Surabaya.

Baca juga: Gegara Korsleting Listrik, 4 Rumah di Ringinpitu Ludes Terbakar

Rakiman dan Suparman yang sedang berjermur, diduga tidak mengetahui bakal ada kereta api melintas di lokasi tersebut. Sehingga ketika KA barang tiba-tiba datang, keduanya tidak bisa mengindar dan meninggal terserempet KA.

Manager Humas KAI Daop IV, Krisbiyantoro mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut secara langsung oleh masinis KA Barang 2524 lokomotif CC 2061351.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan petugas Stasiun Kradenan dan Stasiun Sulursari. KA berhenti di Stasiun Sulur untuk melakukan pemeriksaan rangkaian kereta api,” kata Krisbiyantoro.

Baca juga: Kaget Didatangi Kapolres, Begini Nasib PKL Di Purwodadi

Meninggal Terserempet KA Barang

Kapolsek Gabus, Iptu Sunarto, mengatakan setelah mendapat informasi dari petugas di Stasiun Sulursari, polisi langsung menuju ke lokasi kejadian. Kedua korban ditemukan dalam kondisi luka parah. Korban Suparmin ditemukan di sebelah utara jalur rel kereta api. Sedangkan Rakiman ditemukan di selokan air sebelah utara. Jenazah korban kemudian diserahkan ke keluarga.

“Keterangan warga, kedua korban semula mengobrol di pinggir rel seusai dari sawah sebelum terserempet KA Barang. Biasanya setelah dari sawah, mereka berjemur dan mengobrol di pinggir rel,” jelas Iptu Sunarto.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas, khususnya di areal persawahan dekat rel kereta api harus berhati-hati dan waspada. “Apalagi rel kereta api saat ini dibuat double track. Sehingga diharapkan tidak terjadi insiden serupa,” imbau Iptu Sunarto.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.

Sejumlah Event Besar bakal Digelar di Borobudur, Vaksinasi Dipercepat

Pemprov Jawa Tengah akan mempercepat cakupan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur karena sejumlah agenda atau event wisata bakal digelar.

Rumah Kamera Borobudur, Bisa Swafoto Bersama ‘Presiden Jokowi’ Hlo!

Di Rumah Kamera ini, pengunjung bisa dengan leluasa berswafoto dengan Presiden Ri yang akrab disapa dengan Jokowi ini dalam bentuk replika yang terlihat seperti sosok presiden yang nyata.

Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga Keturunan Raja Mataram

Bupati Tiwi adalah keturunan dari Kyai Arsantaka yang bernama kecil Arsakusuma, pendiri Kabupaten Pubalingga sekaligus leluhur raja-raja Mataram Islam.

Sempat Viral, Video Harimau di Kedungjati Grobogan Ternyata Hoaks

Video seekor harimau besar sedang berada di kawasan hutan sempat beredar di media sosial dan WhatsApp Group (WAG) di Kabupaten Grobogan

Gelar JDC 2021, AMSI Jateng Ingin Tahu Arah Dunia Digital ke Depan

JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan.

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.