Fans bersorak dalam konser Westlife di Sam Poo Kong, Semarang, Minggu (1/9/2019) malam. (Solopos - Burhan Aris Nugraha)

Solopos.com, SEMARANG -- "So I say a little prayer. And hope my dreams will take me there. Where the skies are blue. To see you once again, my love," begitu bagian dari refrain My Love yang terdengar di Sam Poo Kong, Semarang, Minggu (1/9/2019) malam. Lagu yang dipopulerkan oleh https://entertainment.solopos.com/read/20190901/482/1015831/penonton-konser-westlife-mengular-sam-poo-kong-semarang-macet" target="_blank" rel="noopener">Westlife pada tahun 2000 itu kembali dibawakan Shane Fillan dkk saat bertemu fans mereka malam ini.

Penonton yang berdesakan di Sam Poo Kong mengangkat tangan dan bernyanyi bersama, pertanda mereka masih hafal lirik lagu itu di luar kepala. Ada satu wajah yang menonjol di barisan penonton itu, seorang perempuan berkerudung yang tak lain adalah Siti Atikoh, istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Bersama ratusan penonton lainnya, Atikoh tampak ekspresif menggoyang tangan ke kanan dan ke kiri seiring lagu itu dimainkan. Para penonton lainnya melakukan gerakan serupa namun dengan membawa lightstick atau ponsel. Atikoh tak membawa apa-apa, hanya tangan kosongnya.

Kehadiran Westlife dalam konser bertajuk Westlife The Twenty Tour Live itu memang menjadi momen langka. Selain sebagai reuni Westlife dengan publik di Indonesia, konser ini sekaligus menjadi pengingat kenangan para fans saat mereka masih berusia remaja. Ya, di era 1999-2000-an, Westlife adalah salah satu boyband terpopuler bagi remaja saat itu yang kini telah beranjak ke usia 30-an.

Maka layaknya sebuah reuni, Shane Filan, Markus Feehily, Nicky Byrne, dan Kian Egan membawa kembali lagu-lagu yang melejitkan nama mereka saat itu. Sejumlah lagu dari album Coast to Coast pun menjadi medianya, sebagai materi reuni.

Sebagai catatan, Siti Atikoh saat ini berusia 48 tahun. Pada 2000 saat https://entertainment.solopos.com/read/20190901/482/1015813/konser-westlife-6.750-penonton-serbu-sam-poo-kong-semarang" target="_blank" rel="noopener">Westlife merilis Coast to Coast, dia masih berusia 29. Bukan lagi remaja memang, namun setidaknya masyarakat dengan usia tersebut saat itu masih masuk rentang fans boyband asal Irlandia itu. Fans Westlife saat itu juga muncul dari kalangan usia 10 tahun yang kini berusia hampir 30 tahun.

Shane dkk -- yang waktu itu masih bersama Brian McFadden -- masih berusia 20-an tahun. Wajah mereka rupawan yang membuat para gadis dari puluhan negara selalu antusias menyimak video-video clip mereka. Saat itu mereka masih muda.

Westlife di puncak karier mereka juga pernah dicibir, termasuk oleh sebagian orang yang meragukan kualitas vokal sebagian personel mereka. Namun mereka mampu membungkam cibiran itu dengan penjualan album yang fenomenal, seperti Coast to Coast yang terjual lebih dari 2 juta kopi di seluruh dunia. Maka tak heran jika konser ini begitu ditunggu.

Seperti halnya Atikoh yang menikmati kenangannya, penampilan Shane dkk mengingatkan bahwa generasi 1990-an juga pernah muda.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten