Berita Terpopuler: Tanah Bergerak, Warga Sejeruk Sragen Pilih Bertahan
Personel BPBD Sragen memasang rambu-rambu jalur evakuasi di Dukuh Sejeruk, Desa Musuk, Sambirejo, Sragen, Senin (12/11/2018). (Istimewa-Kukuh Handono)

Solopos.com, SOLO – Warga Dukuh Sejeruk, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen, memilih bertahan meski tanah dipijak terus bergerak. Rongga selebar 2 sentimeter (cm)menghiasi dinding sejumlah rumah milik warga di Dukuh Sejeruk RT 001, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen. Retakan dinding rumah itu disebabkan gerakan tanah.

Bukan hanya dinding, lantai rumah pun retak karena tanahnya bergerak. Kondisi tanah di lingkungan RT 001 Sejeruk memang labil. Di sisi lain, topografi lingkungan yang berbukit juga mengakibatkan dukuh tersebut rawan longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Sragen sudah memetakan lokasi Dukuh Sejeruk dengan membuat jalur evakuasi ketika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Kabar tentang tanah bergerak di Dukuh Sejeruk, Musuk, Sambirejo, Sragen, menjadi berita terpopuler Solopos.com, Rabu (26/12/2018). Selain itu, ada sejumlah berita lainnya yang populer dalam kurun waktu 24 jam di Solopos.com yang sayang untuk dilewatkan. Berikut daftar berita terpopuler Solopos.com selengkapnya:

Bawa Pedang, Pria Ini Rampas Uang Rp22 Juta Milik Pedagang Wonogiri

Ifan Seventeen di Pemakaman Istri: Aku Pamit Dulu ya Sayang

Ini Lirik Lagu Kemarin Seventeen yang Lagi Ngehits

Kebakaran, 7 Kios Pasar Bunder Sragen Ludes

Ifan Seventeen: Dylan Sahara Istri Terbaik

Ayah Ungkap Alasan Dylan Sahara Jadi Caleg DPRD Jatim

Ngevlog Bareng Kaesang, Limbad Akhirnya Ngomong

Warga Solo Antre di Toko Mitra BPMKS Sejak Pukul 01.00 WIB

Serunya, Nikmati Liburan Bermain Kano di Sungai Jernih Boyolali

2 Warga Boyolali Jadi Korban Tsunami Selat Sunda



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom