Berikut Data & Fakta Piala Konfederasi 2017
Piala Konfederasi 2017 (Twitter)

Piala Konfederasi 2017 bakal digelar akhir pekan ini.

Solopos.com, SOLO – Piala Konfederasi 2017 siap digeber mulai Sabtu (17/6/2017) besok hingga 3 Juli 2017 mendatang. Sama seperti Piala Dunia 2018, Piala Konfederasi tahun ini juga akan dilangsungkan di Rusia.

Piala Konfederasi sendiri kerap disebut sebagai ajang pemanasan menuju Piala Dunia. Ajang ini mempertemukan negara-negara juara dari masing-masing benua ditambah tuan rumah dan juara bertahan Piala Dunia.

Sementara delapan tim pun akan beradu di Piala Konfederasi 2017. Rusia (tuan rumah), Selandia Baru (juara Oseania 2016), Portugal (juara Eropa 2016), dan Meksiko (juara CONCACAF 2015) tergabung di grup A. Sementara, di Grup B dihuni Kamerun (juara Afrika 2017), Chile (juara Copa America 2015), Australia (juara Asia 2015), dan Jerman (juara Piala Dunia 2014).

Berikut data dan fakta Piala Konfederasi 2017 seperti dikutip dari Fifa.com, Jumat (16/6/2017):

118—Para pemain yang berpartisipasi di Piala Konfederasi 2017 berasal dari 118 klub dari 30 negara berbeda. Bayer Leverkusen, Porto, Spartak Moskow, Sporting Lisbon, dan Wellington Phoenix menjadi penyokong pemain paling banyak masing-masing lima orang.

100—Sebanyak 100 persen pemain Rusia di Piala Konfederasi 2017 berasal dari klub liga domestik mereka. Sebaliknya, 100 persen skuat Kamerun berasal dari klub luar liga domestik mereka.

38—Pemain Meksiko,  Rafael Marquez, menjadi pemain tertua di Piala Konfederasi kali ini dengan usia 38 tahun empat bulan. Jika diturunkan ke lapangan, kapten Meksiko itu akan menjadi pemain tertua kedua yang merumput dalam sejarah Piala Konfederasi, setelah pemain  Tunisia, Ali Boumnijel, yang bermain pada usia 39 tahun dua bulan pada Piala Konfederasi 2015. Marquez juga satu-satunya pemain di Piala Konfederasi 2017 yang pernah mengangkat piala turnamen ini, yakni pada 1999.

36—Pelatih Selandia Baru asal Inggris, Anthony Hudson, akan menjadi pelatih termuda dalam sejarah Piala Konfederasi dengan usia 36 tahun 98 hari saat mendampingi timnya melawan Rusia, Sabtu (17/6/2017). Rekor pelatih termuda di Piala Konfederasi sebelumnya dipegang pelatih Nigeria, Shaibu Amodu, yang berusia 36 tahun 263 gari ketika menangani Nigeria pada edisi 1995.

29—Rata-rata pemain di skuat Chile yakni 29 tahun satu bulan. Mereka menjadi skuat tertua di Piala Konfederasi kali ini. Sebaliknya, Jerman menjadi skuar termuda dengan rata-rata usia 24 tahun empat bulan.

18—Pemain Selandia Baru, Dane Ingham, bakal menjadi pemain termuda di Piala Konfederasi dengan usia 18 tahun. Rekan setimnya, Chris Wood, juga mememcah rekor serupa pada Piala Konfderasi 2009 di Afrika Selatan dengan usia 17 tahun enam bulan.

7—Meksiko menjadi satu-satunya tim di Piala Konfederasi 2017 yang pernah merasakan gelar juara turnamen ini. El Tri menjadi tim satu dari tiga tim yang mengoleksi gelar dalam tujuh edisi dalam sejarah Piala Konfederasi, selain Brasil (empat kali) dan Prancis (dua kali).

4—Brasil menjadi tim tersukses dalam sejarah Piala Konfederasi dengan empat kali juara

(1997, 2005, 2009, 2013), diikuti Prancis dengan dua kali juara (2001, 2003). Brasil juga memegang rekor kemenangan laga terbanyak di Piala Konfederasi dengan 23 kemenangan.

3—Tiga tim Eropa akan berkompetisi di Piala Konfederasi 2017, yakni juara bertahan Piala Dunia, Jerman; juara bertahan Euro, Portugal; dan tuan rumah, Rusia. Inilah kali pertama tiga tim dari kontinental yang sama turun dalam satu edisi di Piala Konfederasi.

0—Belum ada pelatih asing dari luar negara tim tersebut yang mampu memperesembahkan gelar di Piala Konfederasi. Pendukung Kamerun, Chile, Meksiko, dan Selandia Baru tentu berharap pelatih asing mereka mampu memecahkan kutukan itu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom