Beri Informasi Salah, Karopenmas Brigjen Ahmad Ramadhan Dibela Atasan

Belakangan pernyataan Ahmad Ramadhan itu dibantah Kapolri yang memastikan tidak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

 Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am

SOLOPOS.COM - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am

Solopos.com, JAKARTA — Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan sempat menjadi sorotan karena menjadi sumber informasi awal tentang kasus baku tembak dan pelecehan seksual di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

Belakangan pernyataan Ahmad Ramadhan itu dibantah Kapolri yang memastikan tidak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Sementara tentang dugaan pelecehan seksual saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim Polri.

Meski menjadi sorotan publik karena memberi informasi salah, Karopenmas mendapat pembelaan dari atasannya, Kepala Divisi Humas Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Baca Juga: Ketika LPSK Dibuat Gemas oleh Perilaku Istri Ferdy Sambo

Menurut Dedi, keterangan awal Karopenmas pada 11 Juli 2022 terkait dengan kasus kematian Brigadir J berdasarkan fakta yang disampaikan oleh sumber di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kalau Karo kan menyampaikan fakta dari sumber yang datang ke TKP, yaitu Karo Provost dan Kapolres,” kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Sumber informasi Karopenmas saat itu adalah Karo Provost Propam Brigjen Pol Benny Ali dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto.

Baca Juga: Daftar 11 Pejabat Polri Masuk Sel Khusus Buntut Pembunuhan Brigadir J

Keduanya kini sudah menghuni sel khusus di Mako Brimob guna menjalani pemeriksaan etik karena dianggap tidak profesional dalam olah TKP kasus Brigadir J.

Menurut Dedi, informasi awal yang disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan kepada publik yakni adanya tembak-menembak antaranggota Polri di TKP rumah dinas Irjen Pol. Ferdy Sambo antara Bharada E dan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat berasal dari sumber yang ada di TKP.

Baca Juga: Ini 3 Jenderal dan 8 Pamen yang Huni Sel Khusus Kasus Brigadir J

Namun di kemudian hari setelah penyelidikan dan penyidikan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri, ditemukan fakta tidak ada tembak-menembak, yang ada adalah penembakan terhadap Brigadir J.

Dengan demikian, kata Irjen Pol. Dedi Prasetyo, jika ingin diproses etik sumber yang harus diproses adalah yang memberi informasi dari TKP.

“Jadi, kalau diproses sumbernya bukan Karopenmas. Jadi, Karopenmas mendapatkan informasi dari olah TKP penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan pemeriksaan saksi,” kata Dedi seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Baca Juga: Ayah Brigadir J Kaget Ferdy Sambo Otak Pembunuh Anaknya

Jenderal bintang dua itu menegaskan Humas Polri menyampaikan informasi dari fakta dan data sumber yang kredibel yakni dari Kapolres Jakarta Selatan nonaktif dan penyidik yang melakukan olah TKP awal.

Dalam prosesnya, lanjut dia, Timsus menemukan fakta adanya penghilangan barang bukti, penghalangan, dan membuat skenario.

“Ini (pembuat skenario) sudah ditindak karena terbukti lakukan pelanggaran tersebut,” ujarnya.

Baca Juga: Baku Tembak ala Ferdy Sambo: Tembakkan Pistol Brigadir J ke Dinding

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu mengibaratkan informasi awal yang disampaikan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri di awal kejadian tewasnya Brigadir J, seperti sebuah berita sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.

“Sama hal dengan media ‘kan bila memberitakan dari sumber ternyata di kemudian hari ada yang salah, ya, diluruskan sesuai dengan fakta terakhir itu ‘kan kaidah-kaidah jurnalistiknya,” ujar Dedi.

Sebelumnya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Mekopolhukam) meminta agar anggota Polri yang menyampaikan keterangan awal tewasnya Brigadir J karena tembak-menembak supaya diperiksa oleh Inspektorat Khusus (Irsus).

Baca Juga: Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Bakal Dipecat Polri?

Pernyataan ada baku tembak itu disampaikan Ahmad Ramadhan pada Senin (11/7/2022), atau tiga hari setelah kejadian tewasnya Brigadir J.

Kala itu Karopenmas Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan membenarkan telah terjadi tembak-menembak antaranggota Polri di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo, kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kejadian itu, kata dia, terjadi pada hari Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Tembak-menembak antara Bharada E dan Brigadir J dilatarbelakangi adanya dugaan pelecehan dan penodongan senjata terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Tewas Ditembak, Buronan MIT Poso Dituding Pernah Lakukan 10 Pembunuhan

      Pemakaman yang berlangsung setelah proses autopsi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) tidak dihadiri keluarga maupun kerabat dari buronan MIT Poso Askar.

      Pemakaman Jenazah Buronan MIT Poso Tanpa Keluarga dan Kerabat

      Pemakaman yang berlangsung setelah proses autopsi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) tidak dihadiri keluarga maupun kerabat dari buronan MIT Poso Askar.

      Jadi Calo Penerimaan Bintara Polri, Briptu Bagas Dipecat

      Briptu Bagas terbukti melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri karena menjadi calo penerimaan anggota Polri.

      Besok, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

      Pada tahun 2021, Jokowi juga memimpin upacara yang sama di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Jumat (1/10/2021).

      50 Wartawan Diajak Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Kediaman

      Ajakan membawa 50 wartawan itu terkait dengan pihak keluarga Lukas Enembe akan memberikan keterangan pers mengenai kesehatan kliennya.

      Indonesia Merintis Jalan Damai Konflik Israel vs Palestina 

      Konflik Israel dan Palestina sudah berumur lebih dari setengah abad, upaya mendamaikan dua negara tersebut selalu gagal.

      Kapolri: Tiga Kapolda Tak Terbukti Bantu Ferdy Sambo

      Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan sudah memeriksa ketiga Kapolda tersebut dan memastikan mereka tidak terlibat dalam skenario Ferdy Sambo.

      Kapolri: Ferdy Sambo Sudah Bukan Anggota Polri

      Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa Ferdy Sambo sudah bukan anggota Polri.

      KKB Papua Klaim Bantai 4 Pekerja Jalan, Aparat Cari Jasad Korban

      Foto dan video keempat warga sipil yang menjadi korban pembunuhan KKB itu tersebar di media sosial.

      Putri Candrawathi Ditahan, Kapolri: Haknya sebagai Ibu akan Dipenuhi

      Polisi memastikan akan memenuhi hak-hak Putri Candrawathi selama ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

      Putri Candrawathi Ditahan Hari Ini, Kapolri: Kondisi Jasmani dan Psikologi Baik

      Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, memastikan kondisi Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, sehat secara jasmani dan psikologi.

      Korsel, AS, dan Jepang Gelar Latihan Perang Antikapal Selam

      Kapal perang Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang, Jumat (30/9/2022), menggelar latihan perang antikapal selam pertama dalam lima tahun. 

      Putri Candrawathi Ditahan di Rutan Bareskrim Polri Hari Ini

      Tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J resmi ditahan hari ini, Jumat (30/9/2022) di Rutan Bareskrim Polri.

      Ini Penyebab Kelangkaan Vaksin Meningitis untuk Umrah

      Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan kelangkaan vaksin meningitis yang melanda hampir di seluruh daerah di Indonesia.

      Jokowi Harapkan Rukunnya Menkeu dan Gubernur BI Kunci Sukses Ekonomi RI

      Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah tetap waspada di tengah lonjakan inflasi yang menjadi momok banyak negara.  

      Surat Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Ditandatangani Presiden Jokowi

      Presiden Joko Widodo sudah menandatangani surat pemecatan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo.