Tutup Iklan
Beredar Video Pria Diduga Nyolong Sepeda di Mangkuyudan Solo, Ini Kata Kapolsek Laweyan
Pria diduga nyolong sepeda BMX tertangkap kamera di Mangkuyudan, Laweyan, Solo, belum lama ini. (Instagram @ics__infocegatansolo)

Solopos.com, SOLO -- Seorang pria diduga maling tertangkap kamera video nyolong sepeda BMX anak di Jl Sidoasih Timur, Mangkuyudan, Laweyan, Solo. Video aksi diduga pencurian itu dibagikan akun Instagram ics__infocegatansolo pada Selasa (30/6/2020).

Dalam video itu, seorang lelaki memakai jaket hitam, celana pendek putih, dan memakai masker tampak berjalan di trotoar depan rumah warga. Beberapa saat kemudian, pria yang sama kembali tertangkap kamera mengendarai sepeda BMX untuk anak.

Pria itu terlihat berusaha memacu sepeda berukuran kecil itu dengan cepat keluar di jalan kampung. Pemandangan pria dewasa memacu sepeda anak-anak itu memancing komentar dari netizen yang menganggapnya justru lucu.

Pengin Dampingi Gibran di Pilkada Solo 2020, Wanita Cantik Ini Terus Blusukan

"Kok malah marai ngakak," komen salah satu netizen di unggahan video pria diduga nyolong sepeda di Mangkuyudan, Solo, itu.

Kapolsek Laweyan AKP Ismanto Yuwono saat dimintai tanggapannya mengenai video tersebut, Kamis (2/7/2020), mengatakan belum menerima laporan adanya pencurian sepeda di wilayah tersebut. Namun demikian, ia meminta masyarakat mewaspadai segala bentuk aksi kejahatan.

"Mungkin dilaporkan ke Polresta Solo. Saat ini kan baru booming orang bersepeda atau gowes. Terbukti orang mau beli sepeda antre banyak. Peluang kejahatan pencurian sepeda turut meningkat pula," papar dia mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai.

Kasus Baru! Perempuan Lansia Purwosari Jadi Pasien Positif Covid-19 Ke-43 di Solo

Aksi pencurian seperti dilakukan pria yang tertangkap video nyolong sepeda di Mangkuyudan, Solo, bukan kali pertama terjadi di masa tren gowes belakangan ini.

Pencurian di Tempat Indekos

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial DTS, 25, juga menjadi korban pencurian sepeda lipat pada di rumah indekosnya, Jl Kahuripan Timur, Sumber, Banjarsari, Solo.

Padahal, sepeda lipat jenis Ecosmo Z8 berwarna oranye itu baru dibeli korban sebulan sebelumnya. Korban pencurian, DTS, kepada Solopos.com, Selasa (16/6/2020), mengatakan ia meletakkan sepeda lipat itu di tempat parkir indekosnya.

3 Kali Kalah, Begini Perjalanan Gugatan Hukum Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan Solo

Menurutnya, ia meletakkan sepeda lipat itu di paling ujung cukup tersembunyi. Ia menduga pencurian itu terjadi pada dini hari menjelang subuh.

"Saya baru sebulan beli sepeda lipat itu senilai Rp3,5 juta. Tapi malah dicuri orang lain, semoga ini menjadi pembelajaran masyarakat Kota Solo agar lebih waspada," papar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho