Beredar Video Massa Berkonvoi di Jembatan Jurug Solo, Polisi: Hoaks!
Tangkapan layar video situasi jembatan Jurug, Jebres, Solo, yang belakangan diketahui hoaks, video lawas yang diedarkan ulang. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Video massa berkonvoi di Jembatan Jurug, Jebres, Solo, beredar via media sosial dan Whatsapp Group, Selasa (22/9/2020) malam.

Polisi memastikan video yang beredar itu hoaks. Kabag Ops Polresta Solo, Kompol I Ketut Sukarda, memastikan itu adalah video lama yang diunggah lagi.

"Tadi sempat ada kabar itu di Bacem dan Jurug. Sudah dicek anggota, nihil," tegas Sukarda kepada wartawan, Selasa malam.

Pascabentrok, Ini Pesan Pengurus Pusat PSHT dan PSHW Tunas Muda Madiun

Sebelumnya, aparat gabungan dengan sekitar 100 personel berpatroli keliling Solo untuk antisipasi konvoi massa anggota perguruan silat. Polisi dan aparat keamanan lain dari TNI juga berjaga di Plaza Manahan, Solo.

Di lokasi yang disebut-sebut menjadi lokasi kumpul massa perguruan silat itu, polisi menangkap belasan orang yang kebanyak masih usia remaja.

Tas dan dompet mereka diperiksa dan polisi menemukan ada kartu identitas serta beberapa kartu tanda anggota perguruan silat.

Operasi Yustisi Masker di Plaza Manahan Solo, 67 Orang Terjaring Dalam 1,5 Jam

Ada juga dari mereka yang memakai atribut perguruan silat seperti kaus yang ditutupi jaket. Bahkan beberapa ada yang memakai baju seragam salah satu perguruan silat.

Mereka dibawa ke Mapolresta Solo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan mereka tuntun sendiri ke Mapolresta Solo.

"Mereka kami amankan termasuk ranmor [kendaraan bermotor]. Kalau ternyata kendaraan mereka tak dilengkapi surat-surat, ya nanti akan diproses secara hukum dengan tilang dan sebagainya," jelas Sukarda.

Belasan Orang Ditangkap Di Plaza Manahan Solo, Diduga Anggota Perguruan Silat Yang Memantau Situasi

Hingga berita ini diunggah total polisi menangkap dan memeriksa 20 orang yang dicurigai dari kelompok perguruan silat tersebut di Plaza Manahan.

Hampir semua orang yang ditangkap tercatat sebagai warga luar Solo. Ada yang dari Mantingan, Ngawi, Sragen, dan sebagainya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom