Beredar Isu Kota Madiun Terapkan PSBB Saat Nataru, Cek Faktanya!
Wali Kota Madiun, Maidi, saat memberikan pengarahan dalam sosialisasi proyek pembangunan ring road timur, Senin (16/11/2020). (Istimewa/Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Informasi penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB selama liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Kota Madiun beredar melalui aplikasi perpesanan Whatsapp, beberapa waktu terakhir.

Dalam informasi yang beredar itu tertulis, “Mohon perhatian ada peraturan dari PEMKOT Madiun untuk mencegah penularan Covid 19 dari klaster liburan Natal dan tahun baru maka Pemkot Madiun mulai tgl 20 Desember SD 08 januari memberlakukan PSBB, bagi kendaraan dari luar kota langsung diarahkan ke stadion untuk dikarantina selama 2 Minggu. Untuk itu sedulurku atau siapa saja yang mau ke Madiun tolong ditunda dulu dari pada dikarantina di Stadion.”

Pemkot Solo Andalkan Jaga Tangga Untuk Jaring Pemudik Sebelum Karantina, Begini Prosedurnya

Wali Kota Madiun Maidi saat dimintai konfirmasi mengenai kabar yang beredar itu menegaskan informasi tersebut hoaks. Ia mengaku tidak pernah mengeluarkan kebijakan seperti yang tertera pada pesan tersebut.

“Saya tidak pernah mengeluarkan kebijakan seperti itu. Itu tidak benar,” kata Maidi, Kamis (17/12/2020).

hoaks PSBB nataru madiun
Tangkapan layar pesan berantai Kota Madiun PSBB saat libur Nataru. (Istimewa)

Kemenangan Gibran-Teguh Di Pilkada Solo 2020 Tanpa Euforia, Tim Pemenangan: Cukup Disyukuri Saja!

Maidi menuturkan saat ini Kota Madiun masih termasuk zona dengan risiko penularan cukup rendah se-Jawa Timur. Sejak adanya pandemi Covid-19 hingga sekarang, Pemkot Madiun juga tidak pernah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan Karantina

Begitu juga saat musim libur Nataru, Maidi mengatakan Pemkot tidak mengeluarkan kebijakan PSBB dan juga karantina orang dengan kendaraan luar kota di stadion.

Uji Coba Flyover Purwosari Solo: Bus Panjang 14 Meter Aman Bermanuver Lewat Bawah Jembatan

Meski demikian, Maidi mengaku memang mempersiapkan untuk menjaga kondusivitas Kota Madiun selama masa libur Nataru. Hal itu mengingat saat ini pandemi belum berakhir.

Ia menegaskan pemerintah akan menjaga jalannya acara perayaan Natal dengan lancar tanpa meninggalkan protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan untuk perayaan tahun baru, tidak ada kegiatan hura-hura.

8 Hari Setelah Coblosan Pilkada 2020, Belum Ada Laporan Jajaran KPU & Bawaslu Solo Terpapar Covid-19

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang sumbernya tidak jelas seperti itu. Masyarakat juga harus membantu untuk tidak ikut menyebarluaskan sebelum kebenarannya dapat dipastikan,” jelasnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom