Berburu Kaktus Langka Bernilai Jutaan Rupiah di Solo, Ini Tempatnya

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Ratusan tanaman berduri berbagai bentuk mengisi meja berukuran 4 meter x 2 meter di rumah Joyo, warga Kampung Pucangsawit RT 001/RW 009, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Rabu (18/4/2018).

Di dalam rumah kaca di lantai II itu, aneka kaktus langka menjadi penghuni mayoritas. Lainnya, varian sukulen yang betah hidup berdampingan dengan tanaman asli gurun tersebut.

Hari masih pagi, namun suhu di dalam rumah kaca jauh lebih tinggi dibanding di luar. Rumah tanaman tersebut berfungsi melindungi kaktus dari panas dan dingin yang berlebihan. Selain itu juga bermanfaat menjaga dari air hujan yang terlalu banyak.

“Jika menilik varietas kaktus di sini mungkin lebih dari seribuan. Karena satu genus saja punya banyak spesies. Salah satu genus di sini dan variannya banyak antara lain Astrophytum alias kaktus bintang. Macamnya ada Astrophytum caput-medusae, Astrophytum asterias, dan Astrophytum myriostigma,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu.

Kaktus Astrophytum yang orisinalnya dari Amerika Utara dan sekitarnya bernilai tinggi sejak ukurannya masih mini. Kaktus selebar enam sentimeter dengan tinggi lima sentimeter saja, orang berani membelinya senilai Rp300.000.

Hal ini lantaran kaktus-kaktus tersebut sangat lambat pertumbuhannya. Untuk mencapai tinggi 30 sentimeter, paling cepat dibudidayakan selama tujuh tahunan. Dalam setahun paling cepat bertambah tinggi dua hingga empat sentimeter.

“Karena pertumbuhan kaktus langka ini lambat, harganya stabil sehingga tidak jadi tren yang sekejap lalu hilang. Kolektornya juga fanatik atau jarang sekali pindah ke tanaman lain,” ungkap Joyo.

Jenis lain yang tak kalah jadi buruan adalah genus Gymnocalycium dan Melocactus. Spesies dari genus itu di antaranya Gymnocalycium mihanovichii, Gymnocalycium friedrichii lb 2178 agua dulce, Melocactus amoenus, dan Melocactus curvispinus.

“Saya mengunggah dan menjual koleksi saya via daring, lewat website joysgarden.co, Facebook, dan Instagram. Di platform itu saya menjelaskan jenis kaktusnya, asal kultivar, ukuran, dan kelangkaan dari jenis kaktus tersebut. Setiap bulan seenggaknya laku seratusan batang,” jelasnya.

Pembeli kaktus-kaktus langka koleksi Joyo  didominasi dari Jabodetabek. Ia mengirim paket dari Solo  dalam bentuk cabutan akar (tanpa media tanam atau pot) yang bisa bertahan selama dua bulan tanpa air.

“Kemasan seperti ini lebih ringkas, tidak makan tempat dan aman sampai tujuan karena kaktusnya saya bungkus lagi dengan gabus, kertas koran, dan kardus sampai bentuknya bulat dan padat,” kata dia.

Makin Unik Makin Mahal

Koleksi kakti (sebutan jamak untuk kaktus) di Joys Garden seluruhnya merupakan genus dan spesies kaktus langka. Makin unik bentuk, warna, dan tingkat kelangkaannya makin mahal harganya. Biasanya kaktus yang bentuknya unik dan warnanya tak lazim tersebut sudah mengalami kelainan genetik.

“Saya ada beberapa kaktus unik dan langka genus Astrophytum yang tingginya sudah 30-an sentimeter. Ada juga Melocactus yang diameternya sampai 25 sentimeter. Tapi enggak saya jual karena dijadikan indukan,” kata Joyo.

Mutasi genetik kaktus yang dimaksud adalah bentuknya yang berubah. Pada Astrophytum misalnya, bentuk lazimnya menyerupai bintang atau membulat dan berwarna hijau. Namun ketika mengalami perubahan genetik, warna yang umumnya hijau berubah menjadi kekuningan atau merah.

“Istilah perubahan warna ini adalah variegata. Mutasi dapat terjadi secara spontan atau dengan buatan,” kata Joyo.

Mutasi yang terjadi spontan sangat jarang, kisaran terjadinya 1 : 1000000, sedangkan secara buatan dapat lebih sedikit perbandingannya. Mutasi yang menimbulkan variegata yaitu perubahan sebagian kecil gen (gen warna) di dalam sel pada titik tumbuh tanaman sehingga pada perkembangannya sel-sel itu dapat membelah dan semakin banyak.

Sedangkan mutasi genetik bentuk membuat kaktus yang semula tunggal bisa menjadi kembar atau melebar (istilah pada manusia kembar siam). “Saya sendiri punya Melocactus yang bentuknya seperti kipas. Padahal umumnya membulat biasa. Kaktus ini saya jadikan indukan dengan harapan ada anakan yang sama-sama mengalami mutasi genetik meskipun prosentasenya sedikit,” kata Joyo.

Untuk memperbanyak kaktus-kaktus tersebut, Joyo biasanya menggunakan biji atau sambung pucuk. Biji didapatkan dari bunga yang sudah menjadi buah lalu mengering. Satu buah kaktus dapat menghasilkan ribuan anakan baru.

“Sama seperti tanaman lain harus disemai ditunggu sampai muncul akar dan batang baru dipisah ke pot masing-masing. Tingkat kematian sampai muncul akar dan batang ini 50%. Dipindah ke pot tunggal baiknya menunggu saat ukurannya minimal 2,5 sentimeter. Bunga kaktus normalnya muncul saat berumur di atas tiga tahun, meski ada jenis yang muncul bunga baru pada umur 5-10 tahun. Ada juga yang berbunga tapi tidak bisa melakukan pembuahan [mandul] sehingga baiknya punya dua indukan,” kata Joyo.

Bunga kaktus sangat bervariasi. Ada yang berbentuk menyerupai bunga bangkai, ada yang mirip kenanga, hingga teratai. Namun aromanya mayoritas tak sedap, sehingga menarik kerumunan lalat. Lalat inilah yang kerap membantu penyerbukan.

Sambung pucuk dilakukan pada genus Gymnocalycum yang biasa disambungkan dengan batang buah naga. Ini lebih mempercepat pertumbuhan sehingga tak sampai satu tahun bisa dipisah dari indukan ke pot tunggal.

Joyo mengatakan biji-biji yang telah disemai harus dijaga kelembapannya dan tidak boleh terkena sinar matahari langsung (tempat teduh). Ia biasanya menyemai biji-biji itu di dalam pot berdiameter 10 sentimeter yang dilapisi sungkup plastik.

“Sungkup ini boleh dibuka setiap dua pekan sekali atau menyesuaikan kondisi kelembapannya. Jika masih lembab tidak perlu dibuka, tapi saat tampak kering segera dibuka dan disiram,” kata dia.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Rusak Gembok, Pasutri di Ponorogo Mencuri di Toko Dua Kali

Pasangan suami ini dua kali berturut-turut mencuri di sebuah Toko di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.