Solo Great Sale (Solopos-Dok)

Solopos.com, SOLO – Solo Great Sale (SGS) 2019 resmi dibuka pada Kamis (31/1/2019) di Pendapi Gede, Balai Kota Solo. Mulai Jumat (1/2/2019) poin SGS mulai diberlakukan. Masyarakat sudah bisa berburu promo dan mengumpulkan poin belanja untuk mendapatkan hadiah rumah.

Wali Kota Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, mengatakan SGS sudah rutin setiap tahun dan sudah memasuki tahun kelima. Acara akan digelar selama sebulan penuh.

"Dilakukan agar peredaran uang di kota tidak menurun, sehingga tercipta Solo yang kondusif," kata dia dalam sambutannya, Kamis. Menurutnya, tujuan kegiatan itu juga untuk meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan menunjukkan Solo tetap dalam kondisi aman dan nyaman.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Solo, Gareng S. Haryanto, berharap pelaksanaan SGS berjalan lancar dan bisa mencapai target yang diharapkan.

"Semua panitia diharapkan bisa bergerak bersama. Tenant juga diharapkan bisa proaktif untuk mentaati ketentuan yang ada, sehingga target yang dicapai nanti bukan sekedar kuantitas tapi benar-benar bermanfaat bagi perekonomian masyarakat," kata dia. Menurutnya SGS menjadi salah satu solusi untuk mengangkat perekonomian Solo selama Februari ini. Dia menilai pelaksanaan SGS yang sudah memasuki tahun kelima sudah cukup efektif mendongkrak perekonomian di Solo.

Farid Sunarto, selaku Ketua SGS 2019, menyampaikan hingga Kamis sore, jumlah tenant SGS telah mencapai 7.105 tenant. Jumlah tersebut telah melebihi target yang ditentukan, 6.000 tenant. "Kategori terbanyak saat ini adalah dari pasar tradisional yaitu 2.300 tenant. Sedangkan untuk kategori hotel dan restoran tercatat sebanyak 44 hotel/restoran," kata dia. Panitia menargetkan transaksi pada SGS tahun ini mencapai Rp600 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Bandoe Widiarto, mengapresiasi pelaksanaan SGS di Kota Solo tersebut. Menurutnya SGS menjadi salah satu inovasi yang dilakukan untuk menumbuhkan perekonomian rakyat. "Di Februari seperti ini merupakan kondisi leau. Tapi bagaimana agar perekonomian tetap bergerak, dilakukan SGS ini,” kata Bandoe.

Pembukaan SGS 2019 ditandai dengan penusukan peta Solo oleh Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Simanungkalit, bersama Wali Kota Solo dan para tamu undangan serta panitia SGS 2019. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten