Berbeda dengan Yang Lain, Begini Reaksi Bupati Wonogiri Seusai Divaksin
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat divaksin Covid-19 oleh Plt Direktur RSUD Wonogiri, Setyorini, di Rumah Dinas Direktur RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Selasa (26/1/2021). (Solopos.com/M Aris Munanda)

Solopos.com,WONOGIRI -- Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Dinas Direktur RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Selasa (26/1), pukul 09.45 WIB. Ia menjadi orang pertama di Wonogiri yang divaksin Covid-19.

Berbeda dengan yang lain, Bupati merasakan dirinya bertambah semangat setelah divaksin.

Dalam kesempatan itu, anggota Forkompinda Wonogiri juga turut melakukan vaksinasi. Selain itu, terdapat tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang juga mengikuti vaksin.

Penyuntikan vaksin dilakukan oleh vaksinator Covid-19 yang telah dibentuk Satgas Wonogiri. Adapun vaksinator yang menyuntikkan vaksin kepada Bupati Wonogiri yakni Plt Direktur RSUD Wonogiri, Setyorini.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Tidak Ada Aturan Baru di Wonogiri

"Seperti digigit semut rangrang atau semut merah. Tidak jarem. Efeknya tambah semangat. Ini kami menunggu observasi hingga 30 menit. Jika tidak ada gejala berarti dianggap normal," kata Joko Sutopo kepada wartawan setelah menjalani vaksin.

Pria yang akrab disapa Jekek itu menyerukan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir untuk divaksin. Ia juga berharap proses vaksinasi ini tidak menimbulkan spekulasi baru di masyarakat. Karena vaksinasi merupakan langkah medis yang bisa dipertanggungjawabkan.

Sosialisasi Vaksinasi

Pemkab Wonogiri, kata dia, telah membentuk tim untuk menyosialisasikan vaksinasi melalui Satgas. Sembari menunggu jatah vaksin berikutnya, pemkab mempunyai tanggungjawab untuk memberi pemahanan kepada masyarakat secara utuh.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Motor Sulit Laku di Wonogiri

"Tim dari Satgas ini bertugas untuk melakukan sosialisasi agar tidak terjadi narasi baru atau spekulasi yang menimbulkan kegaduhan terhadap vaksin. Harus dipahamkan bahwa vaksinasi ini sebagai wujud pemerintah memberi perlindungan kepada masyarakat," ungkap dia.

Jekek mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan jatah vaksin berikutnya akan datang di Wonogiri. Dirinya masih menunggu perintah dari pemerintah pusat dan provinsi. Selain itu juga melakukan fungsi koordinasi.

"Tahap pertama ini untuk para nakes. Pada tahap kedua pejabat yang bergerak di bidang pelayanan. Dan tahap ketiga masyarakat dengan kualifikasi khusus dan terakhir masyarakat umum. Masyarakat harus mendapat pemahaman yang sama," kata Jekek.

Baca Juga: Akan Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19 di Wonogiri, Bupati Jekek Bilang Begini

Sekretaris Daerah Wonogiri, Haryono, dalam sambutannya pada pencanangan vaksinasi di Kabupaten Wongiri mengatakan ada 339 vaksinator di Wonogiri yang siap melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

Telah diketahui, jumlah seluruh Nakes di Wonogiri berjumalh 4.236 orang. Pada tahap pertama Wonogiri mendapat jatah vaksin sebanyak 7.480 orang. Vaksin itu diperuntukkan untuk sepuluh anggota forkompinda, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta untuk 3.370 nakes.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom