Berbeda-beda, Ketahui 5 Jenis Jerawat Berikut Cara Mengatasinya
Ilustrasi wajah berjerawat. (freepik)

Solopos.com, MADIUN – Jerawat menjadi masalah bagi banyak orang. Selain mengganggu penampilan, jerawat juga bisa menurunkan rasa percaya diri.

Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi akibat produksi minyak berlebih dan penumpukan sel kulit mati. Akibatnya, pori-pori tersumbat dan jerawat terjadi. Meski begitu, jerawat juga bisa muncul karena perubahan hormon dalam tubuh.

Jerawat memiliki jenis-jenis yang berbeda dengan faktor penyebab yang berbeda pula. Jenis jerawat dibagi dalam dua kelompok, yaitu jerawat non-inflamasi (tidak mengalami pembengkakan) dan jerawat inflamasi (menyebabkan pembengkakan pada kulit).

Dapur Ternyata Bisa Jadi Sarang Zat Berbahaya, Cegah dengan Cara Praktis Ini!

Dikutip dari halodoc.com, Rabu (20/1/2021), berikut ini 5 jenis jerawat yang sering dialami banyak orang.

1. Komedo putih

Komedo muncul sebagai akibat dari pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, bakteri, dan sel kulit mati. Jika pori-pori tertutup, Anda akan melihat benjolan kecil yang terlihat putih atau sewarna dengan kulit. Kondisi inilah yang disebut komedo putih.

2. Komedo hitam

Jika pori-pori yang terbuka dimasuki kotoran, kondisi ini akan membentuk komedo berwarna hitam. Jangan menggosok atau memencetnya yang hanya akan memperburuk jerawat. Untuk penanganan komedo ini, disarankan untuk menggunakan retinoid untuk membuka pori-pori. Anda dapat membeli satu retinoid atau adapalene.

3. Papula (bakal jerawat)

Saat kulit banyak mengalami kelebihan minyak, bakteri dan sel kulit mati terdorong lebih dalam ke dalam kulit sehingga menyebabkan peradangan (kemerahan dan pembengkakan). Penampakan yang bisa Anda lihat ketika kondisi ini muncul adalah benjolan kecil berwarna merah.

Untuk membersihkan jerawat ini, cobalah mencuci wajah dua kali sehari dengan mencuci wajah dengan produk jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Akan membantu jika Anda mengompresnya dengan handuk hangat sebelum mencuci wajah.

4. Pustula (jerawat nanah)

Kondisi ini mirip papula, tetapi pustule mengandung cairan kekuningan. Anda akan menandai kondisi pustule dengan titik kuning atau putih di puncak jerawat.

Untuk mengobati pustula, cuci wajah dengan produk jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Tahan godaan untuk memencetnya. Karena, memencet jerawat bisa memperburuk kondisi jerawat, bahkan bukan tak mungkin memicu komplikasi.

5. Jerawat nodul

Jenis jerawat ini sangat kompleks dan butuh perawatan yang signifikan. Jerawat ini menembus jauh ke dalam kulit, dan sering menyebabkan bekas jerawat permanen ketika sembuh. Jika Anda memiliki jerawat yang terlihat seperti ini, Anda akan memerlukan bantuan dokter kulit untuk mengobatinya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom