Berbagi Kandang, PSS dan PSIS Bisa Bentrok Jadwal

Berbagi Kandang, PSS dan PSIS Bisa Bentrok Jadwal

SOLOPOS.COM - Logo PSS Sleman (JIBI/Dok)

Jadwal PSIS di Liga 1 bisa bentrok dengan jadwal PSS Sleman di Liga 2

Solopos.com, SLEMAN-Rencana PSIS Semarang menggunakan Stadion Maguwoharjo di Sleman sebagai kandang pada kompetisi Liga 1 musim ini menyisakan persoalan. Penyebabnya, jadwal PSIS di Liga 1 bisa bentrok dengan jadwal PSS Sleman di Liga 2.

Selain rawan bentrok dalam jadwal penggunaan lapangan, dijadikannya stadion dengan kapasitas 35.000 penonton tersebut sebagai kandang kedua tim berdampak pada kualitas rumput di Maguwoharjo. Hal ini diperparah dengan persoalan drainase lapangan yang acap tergenang saat hujan deras.

“Kami [PSS] khawatir hal tersebut [kualitas rumput]. Karena itu, kami akan bertemu dengan pengelola stadion dan memastikan agar persoalan ini tidak terjadi,” ujar Manajer PSS, Sismantoro, kepada Harianjogja, Kamis (8/2/2018).

Menurut dia, dengan kondisi lapangan di Maguwoharjo saat ini, manajemen PSS berharap pengelola stadion maupun operator kompetisi mampu menyusun jadwal pertandingan serta penggunaan stadion dengan baik. Jika tidak, PSS selaku pemilik kandang akan sangat dirugikan.

Pengelola Stadion Maguwoharjo memahami kekhawatiran PSS. Kepala Unit Pelaksana Teknis Stadion Maguwoharjo, Sumadi, menuturkan pengelola stadion sejauh ini sudah berusaha agar persoalan drainase dan penurunan kualitas rumput stadion bisa teratasi.

Namun, persoalan itubisa sepenuhnya dipecahkan sebab sebagai badan usaha milik daerah Sleman, kantornya tidak bisa serta merta menolak rencana PSIS untuk berkandang di Maguwoharjo. Mengingat surat pengajuan penggunaan Maguwoharjo sebagai kandang PSIS telah diterima Pemerintah Kabupaten Sleman.

Solusi yang bisa dilakukan UPT yakni melayangkan surat ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi agar jadwal penggunaan Maguwoharjo untuk pertandingan kandang PSIS dan PSS tidak bentrok.

“Sekarang tinggal PT LIB. Kami [pengelola stadion] hanya bisa meminta agar jadwal diatur sedemikian rupa supaya tidak bentrok. Bisa saja sepekan maksimal dipakai dua kali, yakni sekali untuk PSIS dan sekali untuk PSS. Namun, semua diserahkan ke LIB,” kata Sumadi.

General Manager PSIS, Wahyu “Liluk” Winarto, mengungkapkan sampai kini masih menunggu keputusan LIB terkait dengan hasil verifikasi Maguwoharjo sebagai kandang PSIS. Sebab, persoalan bentrok tidaknya jadwal penggunaan stadion masih menunggu kejelasan lolosnya Maguwoharjo menggelar pertandingan di Liga 1.

Berita Terkait

Berita Terkini

Satgas Penanganan Covid-19: Jangan Maksa Mudik!

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyarankan agar masyarakat tidak memaksakan diri untuk mudik Lebaran 2021.

2 Jam Operasi Tim Gabungan Di Pasar Kota Sragen, 36 Orang Terciduk Langgar Prokes

Sebanyak 36 orang terciduk melanggar protokol kesehatan atau prokes saat tim gabungan Pemkab melakukan operasi di Pasar Kota Sragen.

Chelsea Wujudkan All-English Final Ketiga Champions Seusai Singkirkan Real Madrid

Chelsea menyisihkan Real Madrid dari babak semifinal Liga Champions untuk menantang Manchester City menciptakan All-English Final ketiga di kompetisi tersebut.

Ini Alternatif Tujuan Wisata Lebaran Jateng...

Masyarakat Jateng bakal tetap bisa melancong bersama keluarganya selama libur Lebaran 2021, termasuk ke Desa Wisata Sepakung.

Shin Tae-yong Panggil 5 Pemain Gabung Timnas Indonesia U-23

5 Pemain tersebut adalah M Adi Satryo (PSS Sleman), Ilija Spasojevic (Bali United), Rizky Ridho (Persebaya), Ady Setiawan (Persebaya), dan Didik Wahyu W (Tira Persikabo).

Waspada, 18 Juta Orang Nekat Mudik Lebaran!

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan berdasarkan survei masih ada sekitar 7% warga yang akan memaksakan diri mudik Lebaran 2021.

Perpanjang PPKM Mikro Dipastikan Berdampak ke Pariwisata Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperpanjang PPKM Mikro hingga 17 Mei 2021 dan dipastikan berdampak ke sektor pariwisata Jateng.

Ratusan Pemudik Masuk Solo Saat Pengetatan, Ada Yang Positif Covid-19

Sekitar 500 pemudik sudah masuk ke Kota Solo selama masa pengetatan mudik sejak 22 April lalu, salah satunya terkonfirmasi positif Covid-19.

Larangan Mudik Dimulai, Jalan Tol Layang MBZ Ditutup

Vera mengatakan penutupan Jalan Layang MBZ dilakukan untuk pengendalian transportasi yang bertujuan membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabotabek.

Salatiga Tutup Pasar Tiban & Objek Wisata

Pemkot Salatiga menutup fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa Lebaran 2021, termasuk pasar tiban dan objek wisata.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Kamis 6 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Kamis, 6 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Mobil Rombongan Pemudik Hantam Truk di Jalan Tol Madiun

Sebuah minibus pengangkut rombongan pemudik terlibat kecelakaan menabrak truk di jalan tol Madiun Km. 603 A dari arah barat ke timur.