Berawal dari Klub Dansa, Begini Kronologi 2 WNI Terjangkit Virus Corona
Ilustrasi hasil tes darah orang positif terinfeksi virus corona. (Reuters/Dado Ruvic)

Solopos.com, JAKARTA -- Dua Warga Negara Indonesia (WNI) di Depok, Jawa Barat (Jabar) positif terinfeksi virus corona. Salah satu di antara mereka diketahui berprofesi sebagai guru dansa.

Dia tertular virus corona dari teman dekatnya, warga negara Jepang yang bertemu di klub dansa.

Awal mulanya, pasien positif virus corona itu batuk-batuk pada 16 Februari 2020 lalu. Namun, batuk tersebut tak kunjung sembuh malah bertambah parah. Dia memutuskan melakukan rawat inap di rumah sakit pada 28 Februari 2020.

Ditelepon Teman

Pada hari yang sama, dia ditelepon teman dekatnya di Malaysia memberitahukan bahwa dirinya terjangkit virus corona.

Aksi Ini Bikin Komunitas Sungai Klaten Jadi Percontohan Nasional

Mengetahui hal tersebut, dia menginformasikan kepada tim medis di rumah sakit saat dirawat.

"Kemudian dirawat tanggal 28 Februari 2020 di telepon teman dansanya, teman dekat. Di Malaysia dirawat karena positif corona. Dia memberitahukan dia dirawat dalam pengawasan sehingga teman-teman dokter yang ada di rumah sakit itu [juga] sudah menyiapkan diri," beber Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto kepada awak media di acara Breaking News Kompas Tv, Senin (2/3/2020) siang.

Oglangan Lagi! Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Solo dan Sragen, Selasa (3/3/2020)

"Kemudian karena ditelepon temannya, dia menyampaikan ke tim dokter dan perawatnya dan dipindah ke RSPI Sulianto Saroso tanggal 1 Maret 2020," sambung Menkes Terawan.

Kondisi Pasien

Saat ini, dua pasien terjangkit virus corona di Indonesia telah diisolasi dan dalam kondisi baik. Mereka hanya mengeluh batuk-batuk.

Warung Mbok Yem di Puncak Lawu Punya Televisi dan Kulkas, Ternyata Ini Sumber Listriknya

"Tanggal 1 [Maret 2020] langsung cek, hasilnya tadi pagi [positif]. Tracking-nya sudah jalan. Orang dalam pengawasan sudah dilakukan. Untuk saat ini baik kayak kita-kita ini. Batuk sekali-sekali," lanjutnya.

Dalam melakukan penelusuran, Terawan Agus Putranto menjelaskan pihaknya tidak akan mengecek semua orang yang kontak dengan dua orang ini.

Ternyata Ini Foto Asli Soeharto Naik Nmax

Dia hanya menelusuri orang-orang terdekat (close contact) kedua pasien positif terjangkit virus corona saja.

"Surveliens tracking, mulai dari siapa kontak di tempat tinggal di mana, rumah sakit mana, kita tracking semua, kita cek waspadai," lanjutnya.

Rezim Jokowi Diprediksi Jatuh Juni Ini, Kenapa?

Meskipun begitu, Terawan Agus Putranto mengimbau masyarakat tak perlu khawatir dengan adanya pasien positif virus corona di Indonesia.

Pasalnya, tak semua orang yang berkontak dengan pasien terjangkit virus corona langsung positif tertular.

Berita Terbaru Virus Corona, Klik di Sini!

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho