BERAS PLASTIK : Hasil Lab Belum Keluar, Polri Berhati-Hati

BERAS PLASTIK : Hasil Lab Belum Keluar, Polri Berhati-Hati

SOLOPOS.COM - Beras plastik yang beredar di jejaring sosial (Okezone)

Beras plastik menggegerkan masyarakat beberapa hari terakhir.

Solopos.com, JAKARTA - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri belum merilis hasil penelitian terhadap dugaan beras palsu karena penelitian hingga saat ini tengah berlangsung.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Agus Rianto mengatakan Puslabfor masih meneliti beras yang diduga palsu atau mengandung bahan plastik tersebut.

"Belum keluar hasilnya," kata Agus di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Dia mengungkapkan penelitian yang dilakukan Puslabfor guna memperkuat penelitian sebelumnya.

"Sehingga akurasinya tepat. Kalau belum ada informasi dari Polri dan Kementerian, jangan sampai semua dicurigai. Namun kita tetap waspada," kata Agus.

Kasus mencuat kala salah seorang warga Bekasi, Dewi Septiani, melaporkan temuan beras plastik ke Kepolisian Resor Kota Beksi. Beras tersebut saat dimasak terdapat keanehan ada bubuk plastik dan membutuhkan wkatu lebih dari dua jam.

Pemerintah Kota Bekasi pun meminta PT Sucofindo melakukan pengujian terhadap beras Dewi dan sampel beras di Pasar Tanah merah, Bekasi.

Hasilnya ada tiga senyawa plastik berupa pelentur (plasticer) yang biasa digunakan sebagai dasar pembuatan pipa, kabel, dan komponen lain.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tom Cruise Ngamuk Saat Syuting "Mission Impossible 7", Kenapa Ya?

Kesabaran Tom Cruise saat pembuatan Mission Impossible 7 sepertinya tengah diuji.

Resep Opor Ayam Khas Solo Sedap untuk Lebaran

Berikut resep opor ayam spesial khas Solo yang dapat disajikan saat Lebaran tiba untuk menjamu keluarga tercinta.

Cari Bandar Pil Koplo di Lapas Probolinggo, Polisi Pulang dengan Tangan Hampa

Berbekal informasi dari pengedar pil koplo yang mereka tangkap, Satnarkoba Polres Tulungagung Kota merazia Lapas Tulungagung. Namun mereka tak menemukan bandar maupun barang bukti dalam razia tersebut.

Pabrik Snack di Tegalmas Klaten Terbakar, Kerugian Rp500 Juta

Kuat dugaan, kobaran api itu bersumber dari penggorengan di tungku atau kompor yang telah disiapkan dua karyawan pabrik snack itu.

Berkah Bulan Puasa, Penjualan Eceran Maret 2021 Melejit dari Posisi Minus

Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Maret 2021.

320 Bidang Tanah Telah Dibebaskan untuk JLT, 6 Pemilik Lahan Menolak

Pembayaran ganti rugi lahan dan bangunan milik masyarakat dilaksanakan di aula Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo, Senin (10/5/2021).

OTT Bupati Nganjuk, Diehard Orang Terbaik KPK

"Udah masuk list 75, tapi masih OTT smiling face with smiling eyes."

8 Desa di Karanganyar Ini Harus Bersiap Hadapi Kekeringan

Dilakukan pengeboran sumur dalam di beberapa lokasi di Karanganyar agar kebutuhan air bersih warga di wilayah kekeringan terpenuhi.

4 Orang Sudah Negatif, Tinggal 4 Pegawai Kantor Imigrasi Solo Positif Covid-19

Kantor Imigrasi Solo membuat mekanisme work from home (WFH) dan work from office (WFO), WFH diprioritaskan untuk pegawai lansia dan memiliki komorbid.

Mudik Lokal ke Jogja Masih Dimungkinkan Dengan Syarat

Pemkot Jogja masih membuka kemungkinan warga dari luar kota namun masih dari wilayah DIY untuk masuk. Namun mereka wajib memenuhi sejumlah syarat.

Juventus Terancam Didepak dari Serie A, Ini Alasannya 

Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia Gabriele Gravina menegaskan bahwa Juventus terancam dikeluarkan dari Serie A seandainya mereka tak mau keluar dari Liga Super Eropa.