BERAS PLASTIK : Bulog Jamin Tak Ada Beras Plastik di Madiun

BERAS PLASTIK : Bulog Jamin Tak Ada Beras Plastik di Madiun

SOLOPOS.COM - Penataan stok beras di Gudang Bulog Sub Divisi Regional Malang-Pasuruan, Selasa (19/5/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Ari Bowo Sucipto)

Beras plastik dipastikan tak beredar di pasar Madiun Raya.

Solopos.com, MADIUN — Bulog Sub Divisi Regional IV Madiun, Jawa Timur menjamin tidak ada beras sintetis atau beras plastik di wilayah kerja lembaga penyangga barang kebutuhan pokok itu. Wilayah kerja Bulog Sub Divre IV Madiun itu meliputi Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

"Saya yakin tidak ada beras plastik di wilayah Bulog Madiun. Sebab, Madiun dan sekitarnya merupakan sentra produksi beras," ujar Kepala Bulog Sub Divre IV Madiun, Rahmat Syahjoni Putra, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) beras plastik di sejumlah pasar di Kabupaten Madiun, Senin (25/5/2015). Sidak yang dilakukan gabungan petugas Bulog Madiun dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Madiun itu dilakukan di pasar-pasar tradisional di wilayah Dolopo dan Caruban.

Menurut dia, keberadaan beras plastik di pasaran Madiun Raya itu rawan terjadi di daerah-daerah minus yang tidak dapat mencukupi kebutuhan berasnya sendiri dan harus mendatangkan dari daerah lain. "Logikanya, kalau ada daerah yang seperti itu [ditemukan beras plastic], biasanya adalah daerah yang minus beras. Untuk daerah yang surplus seperti Madiun tidak mungkin ada beras luar yang masuk. Malah dari Madiun dibawa ke luar," kata dia.

Sesuai hasil sidak, belum ditemukan adanya indikasi keberadaan beras sintetis di pasaran wilayah Madiun dan sekitarnya. Meski demikian, baik pedagang maupun konsumen diimbau waspada jika ditemukan beras sintetis di pasaran setempat.

Teliti Sebelum Membeli
Ia juga meminta masyarakat untuk teliti saat membeli barang apapun di pasaran, termasuk beras. Menurut dia, oknum bisa saja melakukan berbagai kecurangan untuk meraup keuntungan tanpa memerhatikan keamanan konsumen.

"Kondisi yang sudah salah ini masih diperparah dengan ulah oknum pedagang yang ingin main-main untuk mencari keuntungan yang lebih besar," kata dia.

Demi mengantisipasi keberadaan beras sintetis, pihaknya akan intesif melakukan pemantauan di wilayah kerja Bulog Sub Divre Madiun. Diharapkan, wilayah Madiun dan sekitarnya aman dari beras sintetis.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan temuan beras sintetis yang katanya terbuat dari plastic. Isu itu beredar dari Bekasi dan diperkuat penelitian laboratorium swasta, namun terbantahkan oleh hasil penelitian resmi aparatur pemerintah. Seandainya beras plastik tersebut benar adanya, maka beras itu berbahaya jika dikonsumsi karena dapat memicu kanker dan penyakit lainnya.

 

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya.

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Sudah Pakai Deodoran, Kok Bau Badan Masih Tak Sedap?

Pakai deodoran biasanya untuk mengatasi bau badan tak sedap.

Tak Hanya Berenang, Pengunjung Umbul Manten Klaten Juga Bisa Terapi Ikan Hlo!

Di wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, disediakan kolam khusus untuk terapi ikan bagi para pengunjung.

76 Kendaraan Terjaring Penyekatan di Sragen, 4 Diputar Balik

Tim gabungan menggelar penyekatan kendaraan dari Jawa Timur yang masuk wilayah Jawa Tengah melalui Sragen, pada H+2 Lebaran.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Terbalik, Ini Kata BPBD Boyolali

Perahu wisata di di Waduk Kedungombo wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, terbalik pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Prediksi Puncak Arus Balik Tanggal 16 dan 20 Mei, Kemenhub Tingkatkan Tes Acak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meningkatkan tes antigen secara acak sebagai salah satu upaya menghadapi puncak arus mudik yang kemungkinan terjadi tanggal 16 dan 20 Mei 2021.

Liburan Jelajahi Tempat Wisata Terbaru di Grobogan

Bagi warga Grobogan, wisata di Jowo Dhuwur View menjadi destinasi pelancong dengan beragam macam wahana hiburan yang bisa dinikmati.

Para Selebritas Mualaf Ini untuk Kali Pertama Rayakan Lebaran

Sejumlah selebritas mualaf ini untuk kali pertama merayakan Lebaran.

Selama Ramadan, 300 PGOT Ditangkap Satpol PP Solo, 2 Eksploitasi Anak

Satpol PP Kota Solo selama Ramadan dan Hari H Lebaran menangkap sebanyak 300 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar atau PGOT di Kota Solo.

H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas ke Wisata Kemuning-Tawangmangu Macet Lur!  

Arus kendaraan menuju ke jalur wisata Ngargoyoso dan Tawangmangu pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021) mengalami kenaikan signifikan.

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.