Beras Bulog Sudah Tersedia Kembali di Pasar Tradisional Solo

Beras Bulog Sudah Tersedia Kembali di Pasar Tradisional Solo

SOLOPOS.COM - Beras medium dari Bulog tersedia di lapak pedagang mitra di Pasar Legi, Solo, Selasa (20/2/2018). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

Bulog Subdivre III Surakarta kembali memasok beras kepada para pedagang pasar tradisional.

Solopos.com, SOLO -- Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III Surakarta kembali memasok beras medium ke sejumlah pedagang Pasar Legi Solo yang menjadi mitra Bulog, Selasa (20/2/2018). Total ada 2 ton beras yang disalurkan.

Seperti diketahui, ada tujuh pedagang di Pasar Legi yang menjadi mitra Bulog untuk memasarkan beras harga Rp9.350 per kilogram itu. Kepala Bulog Subdivre III Surakarta, Titov Agus Sabelia, mengatakan penyaluran beras medium akan terus dilakukan hingga Maret nanti, selama ada permintaan.

"Hari ini [Selasa, 20/2/2018] kami salurkan 2 ton ke Pasar Legi. Kemudian besok [Rabu, 21/2/2018], di Pasar Nusukan, Pasar Gede, dan Pasar Rejosari juga sekitar 2 ton," kata dia kepada Solopos.com, Selasa.

Penyaluran beras medium tersebut untuk membantu masyarakat mendapatkan beras kualitas medium dengan harga terjangkau. Salah satu pedagang Pasar Legi, Ali Wiyono, mengatakan pada Selasa siang dia menerima pasokan beras medium dari Bulog sebanyak 18 sak.

Baca:

Setiap sak berisi sekitar 15 kilogram. Dia mengatakan sebelumnya pengiriman beras tersebut sempat tertunda sekitar sebulan. "Tapi saat ini sudah tersedia lagi," kata dia saat ditemui wartawan di lapaknya, Selasa.

Menurutnya, peminat beras medium dari Bulog tersebut cukup banyak terutama dari kalangan pedagang makanan. Dia menilai hal itu disebabkan harga beras Bulog yang terjangkau dan kualitasnya cukup bagus.

"Ini baru datang saja saya sudah laku satu sak," kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan pedagang lain, Supri Haryati. Dia juga sudah menerima pasokan 18 sak beras medium dari Bulog pada Selasa siang.

"Kemarin sekitar tiga pekan tidak ada. Saya kira sudah tidak dipasok lagi. Ternyata hari ini ada pasokan lagi. Untuk beras ini sebenarnya peminatnya banyak," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, hampir setiap pedagang mitra mendapatkan pasokan 18 sak beras medium dari Bulog. Sementara untuk beras reguler, saat ini barang yang tersedia di pasar harganya beragam.

Ada pedagang yang mengatakan harga beras saat ini mulai menurun. Misalnya beras yang sebelumnya dijual dengan harga Rp10.000 per kg sudah turun menjadi Rp9.200 per kg. Tapi ada juga yang menyebut harga jual beras masih stabil, belum ada perubahan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.

Lebaran, 8 Balon Udara Dilaporkan Terbang di Langit Indonesia

Sebanyak 8 balon udara dilaporkan berada di langit Indonesia saat momentum Lebaran tahun ini. Sejauh ini, belum ada laporan balon udara melintas di langit Solo.

Ayu Maulida Kenakan Kostum Komodo di Panggung Miss Universe

Ayu Maulida terpilih sebagai Puteri Indonesia 2020 menggantikan Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull.

Pertanyaan TWK KPK: Pacaran Ngapain Aja?

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ramai disorot karena ada pertanyaan yang dianggap aneh.