BENTROK MASSA SOLO : “Iki Solo Dudu Crows Zero!!”
Meme 'Iki Solo dudu Crows Zero' (twitter)

Solopos.com, SOLO – Iki Solo Dudu Crows Zero [Ini Solo Bukan Crows Zero],” demikian bunyi meme yang diunggah netizen Solo menyindir bentrok yang sempat terjadi di Nusukan Banjarsari, Solo, Senin (17/11/2014).

Crow Zero adalah film bikinan Jepang yang mengisahkan seorang gangster sekolah bernama Genji Takiya. Dalam film laga itu tokoh utamanya terlibat pertarungan dengan sekolah lain setiap hari.

Film yang ditulis berdasarkan komik Crows milik Hiroshi Takahashi ini mempertontonkan latar belakang Genji berada di sekolah yang “kacau”. Tidak ada aktivitas sekolah seperti biasa. Hanya ada pertarungan antar kelompok gangster sekolah. Dalam dua film selalu dipertontonkan tawuran antar sekolahan.

Kondisi seperti ini rupanya dirasa mirip dengan bentrok yang terjadi antara Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan organisasi Barisan Muda Indonesia (BMI) beberap waktu lalu.

Sejumlah netizen mengunggah meme ini sesaat sebelum perundingan damai keduanya mengemuka. Bukan hanya di jejaring sosial Twitter, sejumlah display picture juga diganti dengan gambar semacam ini.

Netizen rupanya juga terganggu dengan rumor kerusuhan antara PSHT dan kelompok massa yang dulunya bernama Dewan Muda Complex (DMC) itu. Bahkan beredar rumor lewat pesat Blackberry Messenger (BBM) bahwa akan ada pengerahan massa di antara kedua belah pihak.

Berakhir Damai

Bentrok lanjutan pada akhirnya justru berakhir damai. Pengurus perguruan silat PSHT dan organisasi BMI sepakat mengakhiri perseteruan, Selasa (18/11/2014). Dalam kesepakatan damai itu, ditentukan pulaapabila di kemudian hari bentrok massa kembali terjadi, maka penanganan akan diserahkan kepada aparat Polresta Solo.

Proses mediasi berlangsung di Mapolresta Solo, Selasa malam. Pertemuan itu dihadiri Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, Ketua Komisariat PSHT Solo K.P. Eddy Wirabhumi, Ketua Umum BMI Denny Nurcahyanto alias Dencis, dan Kapolresta Solo Kombes Pol. Iriansyah.

Turut hadir pula, Ketua DPRD Solo Teguh Prakoso, Kasrem 074/Warastratama Letkol (Kav) Puji Setyono, Kasdim 0735/Solo Mayor (Inf) Didin Nasrudin, Kasiintel Korem 074/Warastratama Mayor (Kav) Herman Taryaman, dan Pasiintel Kodim 0735/Solo Kapten (Inf) Subardi. Seusai mediasi mereka menandatangani nota kesepakatan damai.

“Kami semua sepakat persoalan yang kemarin [perusakan sekretariat DPP BMI dan kerusuhan di Nusukan, Banjarsari, Solo, Senin 17/11] disudahi sampai di sini. Kita pengin Solo dan Indonesia ini, kebhinekaan ini tetap terjaga. Kesalahan dan kekhilafan itu sudah biasa, karena manusia tidak sempurna,” kata Rudy.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho