Benteng Vastenburg Solo Disiapkan untuk Karantina Pemudik & Pendatang
Kondisi bangunan Benteng Vastenburg dari sisi barat di Jl. Jenderal Sudirman, Solo, Selasa (1/12/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Pemkot Solo sedang menyiapkan Benteng Vastenburg sebagai tempat karantina bagi pemudik dan pendatang yang tiba di Kota Bengawan.

Tempat ini dipersiapkan menjelang momen libur panjang akhir tahun guna mencegah potensi penularan Covid-19. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memastikan persiapan dimulai 10 Desember 2020 mendatang.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengatakan menurut rencana Beteng Vastenburg bukan hanya digunakan untuk rumah karantina pemudik, tetapi juga pendatang.

“Masih kami bahas terus seperti apa. Teknisnya sama seperti Lebaran lalu, tapi bisa jadi enggak cuma untuk pemudik. Baraknya tinggal menghitung, kami menyiapkan tenda, berkomunikasi dengan Kodim 0735/Solo dan Polresta,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

Kebacut Ambyar, Mobil yang Dihantam KA di Gemolong Sragen Ternyata Rentalan

Jangan Mudik

Diberitakan sebelumnya, Rudy mewanti-wanti perantau agar tidak mudik pada momentum libur panjang akhir tahun ini. Imbauan itu disampaikan menyikapi lonjakan kasus Covid-19 yang mendekati angka 2.500 hingga penghujung November 2020.

Pihaknya bahkan tengah menyiapkan rumah karantina di Beteng Vastenburg guna mengisolasi para perantau yang nekat mudik. Nantinya para perantau itu wajib menjalani karantina selama paling tidak sepekan sebelum pulang ke kampung halaman di Solo.

Imbauan ini tetap berlaku meski pemerintah pusat resmi sudah merevisi libur panjang Natal dan Tahun Baru lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri.

Kasus Covid-19 Soloraya Tembus 11.832, Solo Terbanyak Wonogiri Paling Kecil

Rudy, sapaan akrab walikota, mengaku rumah karantina di Beteng Vastenburg tidak akan senyaman di Dalem Joyokusuman, Grha Wisata, maupun Dalem Priyosuhartan. Fasilitas di rumah karantina Nataru hanya sekadarnya, dengan bunk bed layaknya barak. Beteng Vastenburg diprediksi memuat hingga seribuan orang.

“Grha Wisata dipakai Asrama Brimob, begitu pula Dalem Joyokusuman. Sedangkan Dalem Priyosuhartan digunakan untuk karantina mandiri tenaga kesehatan yang membutuhkan,” imbuhnya.

Kenali Gejala Covid-19 pada Anak

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal meminjam tenda dan bunk bed dari Polresta maupun Kodim 0735/Solo. Rancangan rumah karantina itu tengah dibahas bersama sejumlah instansi terkait. Pemilihan Beteng Vastenburg sebagai lokasi karantina salah satunya karena luasan tempat.

“Enggak ada pandangan lain. Mau pakai sekolah juga sudah lama tidak digunakan. Teknisnya seperti rumah karantina mudik Lebaran dulu. Nah, daripada dikarantina dua pekan, mending enggak usah mudik saja,” kata Rudy.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom