Benteng Keraton Kartasura Dijebol Warga, Ini Respons Keraton Solo

Pihak Keraton Solo menyayangkan tembok Benteng Kartasura yang merupakan cagar budaya dijebol warga.

 Lokasi benteng Keraton Kartasura di Kampung Krapyak Kulon, Kelurahan Kartasura, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, yang dijebol warga.(Istimewa)

SOLOPOS.COM - Lokasi benteng Keraton Kartasura di Kampung Krapyak Kulon, Kelurahan Kartasura, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, yang dijebol warga.(Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi, menyayangkan tembok Benteng Kartasura yang dijebol warga. Dia menyebut tindakan itu sebagai perusakan situs cagar budaya.

Sebagaimana diketahui, tembok yang dibongkar dengan alat berat itu adalah Benda Cagar Budaya (BCB). Artinya bangunan bersejarah berusia ratusan tahun itu wajib dilindungi dan tidak boleh diutak-atik.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Ini Sungguh kejadian yang sangat memprihatinkan. Sudah jelas itu situs cagar budaya, tahu-tahu dirusak,” katanya kepada Solopos.com melalui pesan Whatsapp, Jumat (22/4/2022).

Suami Gusti Moeng itu menambahkan, Keraton Kartasura adalah bagian penting dari perjalanan Kesultanan Mataram Islam. Oleh sebab itu sebagai pihak keraton, dia amat menyayangkan tindakan yang merusak situs cagar budaya tersebut.

“Mungkin orang menilai ini hanya tembok benteng. Tapi masalahnya tembok ini adalah bagian cagar budaya yang dilindungi undang-undang,” tandasnya.

Baca juga: Benteng Keraton Kartasura yang Dijebol Berstatus Benda Cagar Budaya

KPH Eddy Wirabhumi mengatakan kasus tembok Benteng Kartasura yang dijebol itu sudah dibawa ke ranah hukum. Beberapa pihak telah dimintai keterangan sebagai tindak lanjut masalah tersebut.

“Ini jelas jelas perusakan cagar budaya. Inilah saatnya kita menegakkan UU Cagar Budaya yang sering tidak dihormati,” sambung dia.

Dia berharap kasus ini ditangani serius sebagai upaya menjaga kelestarian cagar budaya. Apalagi selama ini dia bersama anggota LDA Keraton Solo mengaku sering mengalami hambatan dalam upaya melestarikan BCB.

“Kami sebagai pelestari cagar budaya sering mengalami hambatan yang membuat kami mundur selangkah karena menghadapi pihak-pihak yang melanggar UU. Mulai dari sini harus ditegakkan hukumnya. Semoga ini menjadi momentum yang baik,” tegas dia.

Baca jugaa: Waduh, Benteng Keraton Kartasura Hancur Dijebol Pakai Alat Berat

Benteng Keraton Kartasura Dijebol

Diberitakan sebelumnya, tembok Benteng Keraton Kartasura yang dijebol itu berada di Kampung Krapyak Kulon RT 002/RW 010, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Tembok sepanjang enam meter itu dijebol dengan alat berat pada Kamis (21/4/2022) siang.

Pemilik tanah di sekitar tembok benteng yang dijebol, Burhanudin, 45, mengaku tak tahu jika lokasi tersebut masuk dalam cagar budaya. Menurutnya, patok tanah yang dibelinya itu berada di luar tembok benteng. Pria asal Sraten, Gatak, Sukoharjo, itu mengaku pemilik tanah sebelumnya berasal dari Lampung dan tidak tahu menahu jika lokasi tersebut menjadi cagar budaya.

“Itu kan masuk luas tanahnya SHM [Sertifikat Hak Milik], terus IK [patok] nya ada di luar tembok itu. Saya tidak tahu [kalau tembok itu cagar budaya] kalau ada kan [harusnya] ada tulisannya,” jelasnya saat diwanwancarai wartawan di lokasi, Jumat (22/4/2022).

Baca juga: Benteng Pendem Ambarawa, Saksi Bisu Penjajahan di Jawa Tengah

Membuat Akses Masuk

Dia menyebut awalnya hanya ingin membersihkan semak-semak di sekitar pagar. Kemudian, penjebolan tembok dilakukan untuk membuat akses masuk. Tak hanya melakukan penjebolan, dia mengaku meratakan tanah yang berada di tengahnya mengingat tanah di kawasan itu tidak landai.

“Kemarin kan kaya alas [hutan] itu jadi [bagian tengah] saya ratakan. Saat ini dihentikan belum tahu sampai kapan masih menunggu [keputusan dari pihak berwenang],” jelasnya.

Dia mengaku membeli tanah seluas 682 m2 dengan harga Rp800 juta tapi belum lunas. Dia mengatakan lokasi tanah tersebut tidak terawat.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Seru! Lomba Mewarnai & Fashion Show Anak di Sragen, Biar Tambah PD

      Seratus anak mengikuti lomba mewarnai dan fashion show di Front One Hotel Sragen pada Minggu (14/8/2022).

      Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Para pemungut sampah di Sragen tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

      Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana

      Tak hanya penjual, warga yang membeli lahan milik Pemkot Solo di Bong Mojo, Jebres, juga bisa dijerat KUHP maupun perdata.

      Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya?

      Harga tepung terigu di Kabupaten Wonogiri menembus Rp265.000 per atau per 25 kilogram (kg).

      Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

      Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

      Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya

      Jumlah gulma di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri semakin bertambah dari tahun ke tahun.

      Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Ratusan siswa di SMPN 2 Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI dengan menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan lain. 

      Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha

      Kamar hotel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertambah 45 unit dalam kurun waktu satu tahun terakhir. 

      Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang

      Satu orang dilaporkan hilang akibat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Gesi, Sragen.

      Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki

      Kalangan pelaku usaha wisata di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar mendesak Pemkab Karanganyar membenahi infrastruktur jalan.

      Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional

      Tawangmangu Baru dipersiapkan sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional.

      Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyulap jalan tembus Tawangmangu-Sarangan sebagai destinasi wisata kuliner pada Senin (15/8/2022).

      Unik dan Lezat, Yuk Cicipi Keripik Pisang Batik dari Sragen

      Keripik pisang menjadi salah satu pilihan camilan hingga oleh-oleh bagi kebanyakan orang. Namun berbeda dengan keripik pisang batik bergelembung dari Sragen ini. 

      Ikut Seminar, Guru Swasta Boyolali Curhat Masih Kebingungan Soal IKM

      Sebanyak 23 guru kurikulim dari sejumlah sekolah swasta di Boyolali mengikuti seminar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Karya Nugraha, Sabtu (13/8/2022).

      Sempat Tertunda Hujan, Konser Padi Reborn Sihir Penonton di Wonogiri

      Padi Reborn sukses menyihir ribuan penonton di Alun-alun Wonogiri, Sabtu (13/8/2012) malam memeriahkan Festival Agustus Merdeka 77 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.