Bendungan Ini Memberi Berkah bagi Peternak Ikan Tridadi

 Sekretaris Desa Tridadi, Sleman, Johan Enri menunjukkan bendungan di Dusun Beran Kidul, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Irwan A. Syambudi)

SOLOPOS.COM - Sekretaris Desa Tridadi, Sleman, Johan Enri menunjukkan bendungan di Dusun Beran Kidul, Jumat (9/2/2018). (JIBI/Irwan A. Syambudi)

Pemerintah Desa (Pemdes) Tridadi, Kecamatan Sleman terus berupaya untuk mengoptimalkan potensi desa

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Desa (Pemdes) Tridadi, Kecamatan Sleman terus berupaya untuk mengoptimalkan potensi desa melalui pembangunan infrastruktur. Terbaru, Pemdes Tridadi membangun sebuah bendungan untuk perairan pertanian dan perikanan.

Kepala Desa Tridadi, Kabul Mudji Basuki mengatakan potensi pertanian dan perikanan di Tridadi sangat tinggi. Saat ini terdapat puluhan kolam peternakan ikan dan 140 hektare lahan persawahan milik warga. Untuk itu menurutnya perlu ada infrastruktur pendukung yang dapat mengoptimalkan hasil pertanian dan perikanan.

“Pada 2017 kami membangun bendungan di Dusun Beran Kidul dengan menggunakan dana desa Rp177 juta. Saat ini bendungan sudah dapat dimanfaatkan untuk perairan sawah dan juga kolam ikan,” kata dia kepada Harianjogja.com, Jumat (9/2/2018).

Sebelumnya sungai yang selama ini dimanfaatkan untuk perikanan dan pertanian memiliki aliran yang kecil. Saat musim kemarau tidak jarang sejumlah peternak ikan dan petani kesulitan air. Kemudian setelah dibendung aliran air menuju kolam dan lahan persawahan menjadi lancar.

Tidak hanya itu, dengan adanya bendungan kini dampak erosi sungai dapat semakin dikurangi. “Mulanya memang agar mengurangi erosi karena sering ambrol. Kemudian dibangun bendungan untuk menahan erosi, sirkulasi airnya diatur supaya tidak menggerus tanah di sekitarnya. Air dialirkan ke kolam lalu dikembalikan ke sungai,” jelasnya.

Menurut Ketua Kelompok Perikanan Mina Jaya Desa Tridadi, Hariyanto mengakui adanya bendungan membawa dampak besar bagi perikanan. Sebelum adanya bendungan jumlah kolam yang ada hanya sekitar 30.

Namun setelah ada bendungan, kurang dari satu tahun kolam peternakan ikan seperti ika nila, gurame, dan bawal semakin bertambah. Kini jumlahnya total sudah ada 70 kolam ikan.

Semakin banyaknya kolam peternakan ikan ini disebabkan terjaminnnya ketersediaan air. Baik saat musim hujan ataupun kemarau, air untuk perairan kolam selalu mengalir setelah adanya bendungan.

“Yang jelas itu [bendungan] sangat bermanfaat untuk mengaliri kolam dan pertanian. Yang sebelumnya kerap kekurangan air sekarang sudah terpenuhi,” ujarnya.

Akibatnya perekonomian warga pun diakuinya semakin terangkat setelah adanya budidaya ikan. Bagi warga yang ikut kelompok peternakan ikan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat mengandalkan dari hasil penen ikan yang dapat dipanen setiap tiga bulan sekali.

“Lumayan kalau butuh [uang] ya sekarang tinggal ambil ikan di kolam lalu dijual,” kata Hariyanto.

Berita Terkait

Berita Terkini

Operasi Knalpot Brong Karanganyar Jaring 1 Pelanggar

Polisi sudah memetakan sejumlah lokasi untuk penertiban knalpot brong maupun balap liar.

Mahasiswa UIN RM Said Surakarta Tuntut PTM Segera Digelar

Bagi mahasiswa yang berasal dari tempat yang jauh kuliah online dari indekos terasa kurang nyaman dan kurang maksimal.

Hadapi Ancaman Mobil Listrik, Bos Toyota Janji Tak Akan Tinggal Diam

Bos Toyota Akio Toyoda berjanji bakal melakukan upaya sebagai sikap terhadap ancaman kebijakan yang mendukung mobil listrik.

Mabes Polri: Jangan Lengah, Corona Belum Musnah!

Indonesia kembali menerima 684.900 dosis vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu.

Musim Kemarau Basah, Sejumlah Wilayah Di Bantul Alami Kekeringan

Kendati demikian, kemarau yang masih sesekali hujan membuat dampak kekeringan tak seperti kemarau kering.

Ealah, Bupati Bojonegoro Bagi-Bagi Bansos Disidak Wakilnya Sendiri

Bahkan ada kejadian lucu saat kegiatan sang bupati disidak oleh wakilnya sendiri.

Ini Penilaian Kamera iPhone 13 Pro Max dari Videografer Kondang Petter McKinnon

Videografer kondan dari Irlandia menguji kemampuan kamera iPhone 13 Pro Max.

Razia Gabungan Di Rutan Wates, Petugas Temukan Benda Terlarang

Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto mengatakan razia gabungan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peredaran narkotika

Walah, Petugas Pelayanan E-KTP Door to Door Klaten sampai Naik Atap demi Sinyal Internet

Petugas pelayanan e-KTP secara door to door di Klaten kerap mendapat pengalaman unik, salah satunya harus naik atap demi dapat sinyal Internet.

Kena! Bupati Koltim Ditangkap Saat Hendak Ubah Tempat Transaksi Suap

Saat hendak meninggalkan rumah dinas itulah tim KPK langsung menangkap Bupati, Anzarullah dan beberapa ajudan.

Diduga Terima Rp2 Miliar, Irjen Pol Napoleon Jadi Tersangka Pencucian Uang

Penyidik menemukan aliran dana senilai Rp 2 miliar dari suap penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Mundur 3 Pekan, Liga 3 Jateng Bergulir 24 Oktober

Kapolda Jateng memberi lampu hijau pelaksanaan Liga 3 tanpa penonton dan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kecelakaan Beruntun di Ponorogo, 3 Orang Luka-Luka

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri tepatnya di simpang empat Gandukepuh, Kabupaten Ponorogo, Rabu (22/9/2021) pagi.

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.