Warga mengikuti Parade Ukhuwah melintasi Jl. Slamet Riyadi Solo, Minggu (1/9/2019). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Warga mengikuti Parade Ukhuwah yang dilanjutkan Tabligh Akbar di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/9/2019). Parade dimulai dari lapangan Kottabarat melewati Jl. Slamet Riyadi dan berakhir di Simpang Empat Ngarsopuro.

Di titik itu, sebuah panggung disiapkan untuk mengakomodasi sejumlah pembicara, di antaranya Felix Siauw, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Tengah Aris Munandar, dan Ketua Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Edi Lukito, serta Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Muinudinillah.

Kegiatan yang diprakarsai DSKS itu digelar untuk menyambut Tahun Baru Hijriah sekaligus Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berdasarkan pantauan, peserta parade membentangkan bendera tauhid warna putih sepanjang 1,5 kilometer. Peserta yang menunggang kuda di bagian terdepan barisan yang menempuh jarak 2,5 kilometer itu.

Para peserta juga tampak membawa bendera merah putih berbagai ukuran, sementara sebagian lagi mengusung bendera tauhid berdasar warna hitam dan putih. 

“Bendera tauhid tidak identik dengan organisasi tertentu, justru sebagai pemersatu umat Muslim. Kami juga membawa bendera merah putih sebagai bukti kecintaan kepada NKRI,” kata Divisi Advokasi DSKS Endro Sudarsono kepada wartawan di sela kegiatan.

Parade Ukhuwah yang dijadwalkan rampung pukul 11.00 WIB, diakhiri pukul 09.30 WIB setelah bernegosiasi dengan petugas pengamanan. Hal itu dikarenakan lokasi acara menggunakan jalan protokol.

“Suasananya juga sudah mulai panas, tidak kondusif. Jalan juga segera dibuka untuk umum, maka kami mempercepat acaranya,” ucap Endro.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten