Personel TNI dan Polsek Bulu bersama warga menyelamatkan barang-barang berharga milik korban tanah longsor di Kaligunting, Sanggang, Bulu, Sukoharjo, Kamis (22/2/2018). (Istimewa/Humas Polsek Bulu)

Bencana Sukoharjo, tanah longsor merobohkan satu rumah di Sanggang.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Hujan intensitas sedang berdurasi lama memicu tanah longsor di Dukuh Kaligunting RT 002/RW 002, Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, longsor, Kamis (22/2/2018) sore.

Tanah longsor menerjang rumah milik Jumianto di Kaligunting hingga rata dengan tanah. Anak Jumianto bernama Anis terluka tertimpa patahan kayu rumah. Korban diperiksa tim medis dan menjalani rawat jalan. Kerugian akibat bencana itu senilai Rp50 juta.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Giyoto, Jumat (23/2/2018). Menurutnya, peristiwa tanah longsor terjadi Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB sedangkan hujan baru reda sekitar jam 21.30 WIB.

“Kemarin [Kamis] hujan turun sejak jam 13.00 WIB tetapi kejadian tanah longsor di Dukuh Kaligunting RT 002/002 terjadi jam 15.30 WIB. Hujan reda pada malam hari jam 21.30-an WIB. Ada satu korban bernama Anis,” katanya.

Giyoto menyatakan Anis saat itu berada di rumah ayahnya karena Jumianto sedang mengantarkan truk ke rumah majikannya.

“Rumah Anis dengan rumah ayahnya berjarak 500 meter. Korban Anis menderita luka di kaki tetapi tidak terlalu serius. Kerugian material Rp50 juta dan korban menjalani rawat jalan,” ungkap Giyoto.

Lebih lanjut, dia bercerita keluarga korban untuk sementara mengungsi ke rumah saudara terdekat karena rumah rata dengan tanah. Warga bersama anggota TNI dan Polri sejak peristiwa terjadi hingga Jumat pagi bekerja bakti membersihkan puing rumah dan menata genting dan bahan rumah yang masih bisa dipakai ulang.

Terpisah, Kapolsek Bulu, AKP Sarwoko mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, membenarkan ada satu korban dalam peristiwa tanah longsor di Desa Sanggang, yakni Anis.

“Tebing gunung berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban dengan ketinggian tebing sekitar 25 meter longsor menimpa rumah korban [Jumianto]. Cuaca pada waktu itu hujan deras. Korban Anis pada awalnya berdiri di teras rumah tiba-tiba mendengar suara dor dari belakang rumah. Seketika kaki bagian kanan Anis tertimpa kayu balok rumahnya yang roboh,” ungkap dia.

Mantan Kapolsek Grogol ini, menyatakan peristiwa tertimpanya Anis dilihat oleh saksi Tarman, 35, tetangganya dan menolong korban.

“Kaki korban Anis mengalami luka memar,” jelasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten