Tutup Iklan

BENCANA SRAGEN : Hujan Deras Berjam-Jam Akibatkan Longsor dan Banjir di 2 Desa

BENCANA SRAGEN : Hujan Deras Berjam-Jam Akibatkan Longsor dan Banjir di 2 Desa

SOLOPOS.COM - Tim Puskesmas Kalijambe, Sragen, memeriksa warga korban banjir Bukuran, Sabtu (17/2/2018) pagi. (Istimewa/Agus Subagyo)

Dua desa di Sragen dilanda bencana banjir dan tanah longsor akibat hujan deras.

Solopos.com, SRAGEN -- Hujan deras selama berjam-jam pada Jumat (16/2/2018) sore hingga malam mengakibatkan Kali Cemara di perbatasan Kecamatan Kalijambe, Sragen, dengan Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, meluap sekitar pukul 20.00 WIB.

Limpasan air sungai menggenangi delapan rumah warga Dukuh Bapang RT 004 Desa Bukuran, Kalijambe. Warga bersama tim siaga bencana kecamatan harus mengevakuasi hewan ternak dan barang berharga karena dikhawatirkan genangan air semakin meninggi.

Rata-rata genangan air dengan kedalaman 0,8 meter hingga 1,5 meter. Genangan paling dalam berada di area sekitar bibir kali. Hingga Sabtu (17/2/2018) dilaporkan tak ada korban jiwa.

Tapi warga harus bekerja bakti membersihkan lumpur dan sampah yang masuk ke bagian dalam rumah mereka. “Kalau tak segera dibersihkan bibit penyakit bisa berkembang,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Kalijambe, Agus Subagyo.

Dia menjelaskan saat hujan deras dalam waktu lama Kali Cemara memang biasa meluap. Warga pun sudah terbiasa dengan kondisi itu. “Tapi untuk antisipasi kami sempat mengevakuasi hewan ternak dan barang berharga korban,” kata dia.

Agus menerangkan hewan ternak dan barang berharga dievakuasi ke masjid dan rumah warga yang posisinya lebih tinggi. Untuk mencegah terjadinya banjir lagi, warga mengusulkan revitalisasi tanggul Kali Cemoro yang kurang tinggi. Jarak antara tanah dengan tanggul hanya 0,7 meter.

“Panjang tanggul lebih kurang 250 meter. Kondisinya sudah kurang bagus. Bila tak segera diperbaiki dikhawatirkan akan semakin rusak, dan warga yang kasihan,” tutur dia.

Di sisi lain hujan deras di Kalijambe, Jumat sore hingga malam, juga memicu terjadinya bencana tanah longsor di Desa Krikilan pada Jumat pukul 23.00 WIB. Terdapat dua titik longsor di desa itu, yaitu di RT 016 dan RT 014 Pablengan.

Longsor di RT 016 berupa talut dekat pekarangan rumah milik Minto Sukiman, 70. Sedangkan longsor di RT 014 berupa barongan yang menutup sebagian akses jalan antar dukuh dari Krikilan menuju Palembang.

Camat Kalijambe, Yusdi Thayib, melakukan pengecekan lokasi longsor Sabtu pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. Tapi warga harus bekerja bakti untuk membersihkan material yang longsor.

Kepala Desa (Kades) Krikilan, Widodo, mengatakan wilayahnya memang rawan longsor pada musim penghujan. Dia mengimbau warga berhati-hati saat melintas di lokasi-lokasi yang longsor agar tidak terjatuh.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Dwi Sigit Purwanto, mengatakan sudah mendirikan enam posko siaga bencana di enam kecamatan yang masuk kategori rawan bencana longsor dan banjir.

Posko tersebut disiagakan 24 jam sehari untuk mendeteksi dan menanggulangi terjadinya bencana alam. “Kami sangat terbantu dengan keberadaan tim siaga bencana di kecamatan. Mereka cekatan saat ada bencana,” ujar dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.