Ilustrasi angin kencang (JIBI/Solopos/Dok.)

BPBD ingatkan warga untuk berhati-hati.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL--Angin kencang kembali menerpa Kulonprogo, Jumat (19/1/2018). Setidaknya tiga pohon tumbang dan satu atap terbang akibat cuaca buruk tersebut.

Tiga kejadian pohon tumbang berada di lokasi berbeda. Pertama pohon yang berada di Jalan Tentara Pelajar Wates, kedua berada di Ngramang Kedungsari , Kedungsari , Pengasih, dan terakhir berada di Kalibawang. Sedangkan kanopi dan beberapa seng yang ikut terbang terbawa angin terjadi di MAN 1 Kulonprogo

Kepala MAN 1 Kulonprogo, Khoiriyatun mengatakan angin kencang muncul selepas salat Jumat. Akibatnya sebuah Kanopi dan seng yang dipasang sebagai stan di acara Edu n Job Fair MAN Wates ikut terbang.

“Kebetulan siang tadi kami sedang pasang seng persiapan untuk stan kegiatan Edu n Job Fair besok [Sabtu] pagi, seng yang terpasang ikut terbang,” kata Khoiriyatun, Jumat. Ia mengeluhkan kerugian yang dialami sekolah itu. Menurut taksiran sementara, MAN 1 Kulonprogo mengalami kerugian Rp20 Juta akibat bencana tersebut.  “Jadi total kerugian sebanyak Rp20 juta,” ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Gusdi Hartono menyampaikan, masyarakat untuk terus berhati-hati saat berlindung di bawah pohon, papan reklame atau benda lainnya yang dapat terbawa angin. Mengingat saat ini tengah memasuki puncak musim penghujan yang disertai cuaca ekstrem akibat beberapa titik di DIY mengalami tekanan udara rendah yang mengakibatkan angin kencang.  “Ada titik yang bertekanan udara rendah, jadi masyarakat untuk berhati-hati,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten