Tutup Iklan

BENCANA KLATEN : Talut Ambrol Hambat Lalu Lintas di Jomboran

BENCANA KLATEN : Talut Ambrol Hambat Lalu Lintas di Jomboran

SOLOPOS.COM - Warga melintasi jalan yang longsor akibat talut ambrol di Dukuh Krasan, Desa Jomboran, Klaten Tengah, Senin (10/10/2016). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Bencana Klaten, talut ambrol menghambat arus lalu lintas di Dukuh Krajan, Jomboran, Klaten Tengah.

Solopos.com, KLATEN -- Talut jalan yang juga sayap jembatan di Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, ambrol, Senin (10/10/2016) pagi. Kondisi itu membuat hampir separuh badan jalan ambrol dan mengancam jembatan.

Talut ambrol sepanjang 5 meter dengan ketinggian 5 meter tersebut ambrol dan membuat separuh badan jalan ikut longsor. Talut yang ambrol menyambung dengan jembatan di dukuh tersebut.

Akibat sebagian badan jalan ambrol, warga harus bergantian ketika melintasi jalan tersebut. Untuk menghindari kecelakaan, warga memasang bambu di sekitar talut yang ambrol.

Kadus II Desa Jomboran, Suryanto, mengatakan talut itu ambrol pada Senin sekitar pukul 05.00 WIB. Sebelumnya, hujan mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari.

Kondisi itu membuat arus Kali Kuning meningkat dan mengikis fondasi talut. “Rencananya memang ada perbaikan pada bagian yang ambrol tersebut karena sudah ada retakan. Namun, belum sempat diperbaiki sudah ambrol,” kata dia saat ditemui wartawan di sekitar jembatan.

Suryanto menjelaskan jalan tersebut menghubungkan wilayah Jomboran serta beberapa daerah di Kalikotes dan Klaten Selatan. Jalan juga ramai dilintasi pelajar.

Jika tak segera ada penanganan, kerusakan semakin parah dan membuat jalan di dukuh setempat terputus serta mengancam bangunan jembatan sepanjang 18 meter dengan lebar 3,5 meter.

“Segera dirapatkan dengan warga. Kami juga sudah koordinasi dengan BPBD untuk pengajuan bantuan agar bisa ditangani sementara sehingga kerusakan tak parah,” kata dia.

Lebih lanjut, Suryanto tak menampik jembatan serta jalan di dukuh itu kerap dilintasi truk. “Sebenarnya juga mau buat portal agar jembatan tidak dilewati truk lagi. Tetapi, karena ada kerusakan ini ya nanti fokus pada perbaikan kerusakan dulu,” urai dia.

Salah satu warga, Tresno Utomo, 74, tak menampik jalan serta jembatan di dukuh itu kerap dilalui truk pengangkut material pasir. Padahal, sudah berulang kali para sopir truk diperingatkan agar tak melintasi jembatan yang dibangun pada 1984 itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Lengkapi Barang Bukti, Polisi Sragen Ubek-Ubek Jamban Cari Celana Dalam Bocah Korban Pencabulan Sukodono

Polisi Sragen mengubek-ubek jamban untuk mencari celana dalam milik bocah korban pencabulan di Sukodono sebagai barang bukti,

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.