BENCANA KARANGANYAR : Atap Belasan Rumah Warga Karangpandan Rusak Tersapu Angin Kencang

BENCANA KARANGANYAR : Atap Belasan Rumah Warga Karangpandan Rusak Tersapu Angin Kencang

SOLOPOS.COM - Ilustrasi angin kencang (article.wn.com)

Atap belasan rumah di Karangpandan, Karanganyar, rusak akibat hujan disertai angin kencang.

Solopos.com, KARANGANYAR -- Angin kencang melanda sejumlah lokasi di Desa Bangsri, Karangpandan, Karanganyar, Senin (19/2/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Tetapi angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa kendaraan saat melintas di jalan maupun rumah warga.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, sukarelawan dari berbagai wilayah di Karanganyar, sukarelawan Karangpandan (Rendan), BPBD, warga, dan lain-lain bekerja bakti mengevakuasi pohon yang tumbang. Belasan rumah warga juga mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.

Pohon nangka di pekarangan rumah milik Wiro Giyono, 70, di Dukuh Jaganan RT 002/RW 002 tumbang menimpa teras rumah, dapur di rumah Samiyun, 60, di Dukuh Tukringin RT 001/RW 010 tertimpa pohon waru. Kondisi serupa dialami warga Dukuh Kopenan, RT 001/RW 009, Sardi, 48.

Atap rumahnya tertimpa pohon sengon. Pagar pekarangan rumah Suparjo, 65, yang tinggal tidak jauh dari Sardi roboh karena tersapu angin kencang.

Sekretaris BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan kategori kerusakan yang diakibatkan angin kencang termasuk kategori ringan. Angin kencang berdampak pada rumah warga lain di Dukuh Tangkilan, Koncang, Ngringin, dan Bendungan.

Hendro menyampaikan selain rumah sejumlah warga tersebut di atas, atap rumah milik Diran Wito Diharjo, 63, tertimpa pohon waru, dapur rumah Sutarjo, 39, tertimpa pohon jati, atap rumah Sukinem, 45, tertimpa pohon lamtoro, atap rumah Sutarno, 54, tertimpa pohon waru dan sengon. Selain itu, atap galfalum milik Sapto Utoro, 37, dan Munir Tengku Indris, 54, terbawa angin.

"Rata-rata kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa. Anggota BPBD dibantu warga dan sukarelawan sudah bekerja memotong dahan pohon yang tumbang menimpa atap rumah. Sudah dibersihkan bersama," kata Hendro saat dihubungi Solopos.com, Senin.

Pohon tumbang juga menimpa mobil berpelat nomor AD 1922 KT yang dikendarai Gino Supriyadi, 37, warga RT 001/RW 002, Plumbon,Tawangmangu. Akibat kejadian itu, Gino mengalami luka pada jari kiri.

"Korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Gino tertimpa pohon turus jalan saat melintas di Jalan Raya Solo-Tawangmangu Kilometer 25. Sebelum kejadian, hujan deras terjadi di sejumlah wilayah di Karanganyar. Tim BPBD menuju lokasi untuk mengevakuasi dan mendata."

Berita Terkait

Berita Terkini

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).