BENCANA JATENG : Pompa Permanen Disiapkan Atasi Rob Semarang
Anggota Unit Lantas Polsek Genuk, Aiptu Eko, menggendong anak sekolah di Jl. Kaligawe, Semarang, Senin (29/1/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Bencana banjir dan rob yang rutin melanda Kota Semarang, Jateng bakal ditangani pula oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Solopos.com, SEMARANG — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono menjanjikan pompa air permanen untuk mengatasi banjir dan rob atau limpasan air ke daratan yang kerap menyatroni Kota Semarang, Jawa Tengah. Menurutnya, pompa air permanen itu disiapkan untuk membantu mengatasi rob dan banjir di timur Kota Semarang, Jateng.

"Kemarin, saya mendarat langsung ke situ [Kaligawe], tetapi enggak bisa tembus karena macet," kata Basuki Hadimuljono seusai Kick Off Konsultasi Regional Kementerian PUPR di Kota Semarang, Senin (12/2/2018). Hal tersebut diungkapkannya saat ditanya wartawan mengenai penanganan rob dan banjir di Jl. Kaligawe, Semarang, sebagai jalur jalan nasional akses Semarang-Demak, Jateng.

Beberapa hari belakangan, hujan deras mengguyur Kota Semarang yang mengakibatkan banjir di berbagai titik, salah satunya Jalan Kaligawe yang merupakan jalur Pantai Utara (Pantura) Jateng. "Kata Kepala Balai, [macet] karena ada bus-bus enggak masuk Terminal Terboyo. Tetapi, saya tidak percaya, pasti rob. Saya balik, ternyata ada rob dan rusak jalannya," katanya.

[Baca juga Klaim Atasi Banjir dalam 45 Menit, Wali Kota Malah Kebanjiran Kritik]

Untuk mengatasi rob dan banjir di jalur Jl. Kaligawe Semarang, kata dia, sudah dimintakan bantuan pompa air mobile dari Jakarta, dan sudah dikirimkan sebanyak lima unit pompa. Diakuinya, penanganan rob dan banjir sementara ini memang masih mengandalkan pompa air untuk menyedot, sebab pengerjaan penanganan rob dan banjir di Semarang memang belum selesai.

"Kami mau pasang pompa permanen, satu berkapasitas 112 m3/detik, sementara satunya berkapasitas 110 m3/detik. Pompa permanen akan datang bulan depan," katanya.

Namun, Basuki optimistis penanganan rob dan banjir di kawasan timur Semarang akan berjalan optimal, apalagi setelah ada tol yang menghubungkan Semarang-Demak melewati laut. "Apalagi, kalau sudah bikin Tol Semarang-Demak melalui laut, sudah pasti selesai karena itu tanggul. Lokasinya digeser ke laut supaya berfungsi jadi tanggul," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho