BENCANA JATENG : 7 Warga Masih Hilang, Lokasi Longsor Brebes Dibagi 11

BENCANA JATENG : 7 Warga Masih Hilang, Lokasi Longsor Brebes Dibagi 11

SOLOPOS.COM - Tim SAR melakukan pencarian korban bencana alam tanah longsor di Desa Pasirpanjang, Salem, Brebes, Jateng, Jumat (23/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Oky Lukmansyah)

Bencana alam tanah longsor di Brebes, Jateng masih menyisakan 7 warga yang dinyatakan hilang.

Solopos.com, BREBES — Bencana alam tanah longsor di Desa Pasir Panjang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah masih menyisakan tujuh warga yang dinyatakan hilang pada hari kelima pencarian, Senin (26/2/2018). Tim search and rescue (SAR) pun membagi lokasi longsoran menjadi 11 kawasan pencarian.

Personel SAR Polda Jateng mengoordinasi pencarian di tujuh kawasan. Sedangkan, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah empat kawasan baru sehingga secara keseluruhan di lokasi bencana alam tanah longsor Brebes itu kini terdapat di 11 titik lokasi pencarian.

"Ada tujuh titik yang telah dibuat Polda Jateng dan empat titik dari tim Basarnas, Jakarta," kata Komandan Sektor 1 Resque Basarnas Rindang Krisnafianto Tulu di lokasi bencana alam tanah longsor Brebes, Jateng, Senin pagi.

Menurut dia, dalam pencarian korban longsor tersebut, tim SAR yang merupakan gabungan personel TNI, Polri, Basarnas, dan sukarelawan dari berbagai elemen dibagi dalam tiga sektor. "Saat ini, Basarnas menerjunkan 40 anggota gabungan dari Semarang, Bandung, dan Basarnas Spesial Group," katanya.

Hingga kini, terang dia, jumlah korban yang masih dinyatakan hilang akibat bencana alam tanah longsor masih tujuh orang. Ia mengatakan adapun untuk pencarian korban hilang akan dibantu dengan menggunakan empat alat berat jenis eskavator dan empat anjing pelacak.

Kendati demikian, kata dia, alat berat tersebut belum dapat dilakukan karena harus menunggu genangan air lumpur menyusut atau terbuang dulu. "Saat ini tim resque sedang menyemprot lumpur dengan menggunakan selang air. Jika lumpur sudah terbuang, maka akses jalan bisa dilalui," katanya.

Ia mengatakan saat ini akses jalan yang berlumpur sudah dapat disingkirkan 50 persen sehingga dalam waktu yang tidak lama, alat berat sudah bisa digunakan. "Pembersihan sisa lumpur dari akses jalan kami lakukan secara manual. Adapun pencarian korban kami lakukan hingga 14 hari ke depan dari awal peristiwa bencana," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.