BENCANA BANJIR : Pekalongan dan Batang Kembali Terendam Banjir

 Ilustrasi luapan air banjir (Onlyhdwallpapers.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi luapan air banjir (Onlyhdwallpapers.com)

Solopos.com, PEKALONGAN–Hujan deras yang terus mengguyur Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (1/1/2014) malam hingga Minggu (2/2/2014) pagi mengakibatkan puluhan kelurahan di empat kecamatan setempat terendam banjir.

Berdasar pantauan, Minggu, beberapa kelurahan yang terendam banjir tersebut, antara lain Landungsari, Kuripan Kecamatan Pekalongan Selatan, Sapuro, Kergon, Sampangan (Pekalongan Timur), Krapyak Lor, Krapyak Kidul, Panjang Wetan (Pekalongan Utara), Kramat Sari, dan Tirto (Pekalongan Barat.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Selain itu, Kelurahan Pabean, Bandengan, Pasir Sari, Bendan, dan Perumahan Linmas Kecamatan Pekalongan Utara.

Ketinggian air yang mencapai sekitar 30 centimter hingga 150 meter tersebut mengakibatkan permukiman penduduk terendam banjir dan ratusan warga terpaksa diungsikan ke sejumlah tempat pengungsian.

Lokasi terparah yang teredam banjir berada di Kelurahan Sampangan Timur karena ketinggian air hampir mencapai seratus meter sehingga warga terpaksa harus mengungsi ke Lapangan Tenis Prabajaya, GOR Jetayu, Palang Merah Indonesia (PMI), Gedung Pusri, dan Masjid Al Karomah.

Banjir yang terjadi pada Minggu, juga mengakibatkan di sejumlah jalan jalur pantai utara Kabupaten Batang rusak dan tergenang air sehingga arus lalu lintas kendaraan tersendat.

Jalur pantura Batang yang mengalami rusak parah tersebut, antara lain Tulis dan depan kantor Pegadaian Batang sehingga para pengemudi mobil harus lebih hati-hati dan waspada saat melintas di jalur itu.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Pekalongan, Budiyanto mengatakan bahwa pemkot telah mengalokasikan anggaran penanganan bencana sebesar Rp200 juta.

“Ada dana sebesar Rp200 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2014 untuk penanganan bencana,” katanya.

Selain itu, kata dia, pada 2014 bulog juga telah menyiapkan cadangan beras untuk para korban banjir sebanyak 100 ton dan dana tidak terduga sebesar Rp4 miliar yang telah disiapkan pemkot.

“Akan tetapi dana tidak terduga tersebut belum digunakan untuk penanganan bencana banjir yang terjadi saat ini. Dana tak terduga itu akan kami gunakan dalam kondisi darurat,” katanya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Akhir Petualangan Serigala Berbulu Domba, Ayah Sejuta Anak yang Menjual Anak

      Akhir Petualangan Serigala Berbulu Domba, Ayah Sejuta Anak yang Menjual Anak

      Suhendra sempat mendapat julukan sebagai “Ayah Sejuta Anak” karena menampung 55 bayi yang kelahirannya di dunia tidak diinginkan orang tuanya. Namun, ia akhirnya ditangkap polisi karena terlibat kasus penjualan anak.

      Berita Terkini

      Tertarik Pijat Kretek, UTP Surakarta Buka Layanan Smart Massage

      Saat ini Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta membuka layanan pijat kretek untuk masyarakat.  

      Ini Syarat Teknis Menjadi Desa Wisata di Wonogiri

      Desa wisata merupakan bentuk integrasi antara potensi daya tarik wisata alam, budaya, dan hasil buatan manusia dalam satu kawasan tertentu dengan didukung atraksi, akomodasi, dan fasilitas lainnya sesuai kearifan lokal masyarakat.

      Erick Thohir Pamer Utang BUMN Sehat Meski Tembus Rp1.500 Triliun

      Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan jumlah utang BUMN cukup sehat meski menembus Rp1.500 triliun jika dibandingkan dengan investasinya, karena utang BUMN hanya berkisar 35% jumlah utang terhadap ekuitas.

      Fakta-Fakta Warga Sukoharjo Olah Sampah Plastik Jadi BBM, Solar Dijual Murah

      Fakta-fakta warga Sukoharjo olah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM), kemudian menjualnya dengan harga murah.

      Polisi Tersangkut Kasus Brigadir J, Kombes Murbani Budi Disanksi Demosi 1 Tahun

      Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi demosi selama setahun kepada Kombes Pol Murbani Budi Pitono.

      Pendapatan Negara Rp1.764,4 Triliun, Jokowi Berterima Kasih ke Pembayar Pajak!

      Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak yang sudah berkontribusi dalam memperkuat ekonomi Indonesia. 

      Harga Tiket Nonton Panggung Hiburan Sekaten Solo, Denny Caknan Termahal

      Harga tiket menonton penyanyi Denny Caknan yang akan tampil di panggung hiburan Sekaten Solo pada Selasa (4/10/2022) mendatang termahal dibanding artis lain.

      DLH Sragen Kini Punya Bank Sampah, Hasilnya Bisa untuk Bayar Retribusi 

      DLH Sragen kini memiliki bank sampah dengan nasabahnya untuk sementara terbatas pada karyawan internal.

      Duh! Sedikitnya 52 Desa di Wonogiri Terdampak Serangan Kera Ekor Panjang

      Warga dan petani di Wonogiri resah dengan serangan hama kera ekor panjang.

      Daihatsu Rocky, Sahabat Eksis dengan Fitur Keselamatan Canggih

      Selain itu, yang istimewa pada Daihatsu Rocky adalah teknologi keselamatan yang terdapat khusus pada varian ASA.

      KY Pertimbangkan Safe House hingga Pemindahan Lokasi Sidang Ferdy Sambo

      Komisi Yudisial akan memantau persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.

      PSS vs Persita: Laskar Sembada Masih Tanpa Sleman Fans di Maguwoharjo

      PSS Sleman masih tidak akan mendapatkan dukungan langsung dari Sleman Fans saat menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023.

      Wisatawan ke Borobudur Mencapai 1,2 Juta Orang

      Jumlah pengunjung Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terus meningkat seiring dengan melandainya kasus penularan virus corona pemicu Covid-19.

      Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Sekaligus Tonggak Sejarah Dakwah Islam

      Tikungan Irung Petruk Boyolali juga dikenal sebagai tonggak sejarah dakwah Islam di Boyolali.

      UOB Indonesia Sebut 3 Risiko Ini Bisa Dorong Ekonomi Menuju Resesi

      UOB Indonesia memprediksi sejumlah risiko yang dapat mendorong ekonomi menuju resesi. Adapun risiko tersebut antara lain perlambatan ekonomi China, inflasi, dan respon kebijakan.

      Taman Irung Petruk Boyolali, Spot Selfie Melegenda di Kaki Merapi

      Taman Irung Petruk Boyolali melegenda karena jalanan yang beliku mirip hidung Petruk dan jadi spot selfie wisatawan.