Ilustrasi tersetrum.(JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, SRAGEN — Marijo Darmo Wirejo, 66, warga Dukuh Gebung, RT 025, Desa Patihan, Sidoharjo, Sragen, meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik ketika hendak memperbaiki pompa air, Selasa (10/12/2019) malam.

Informasi yang dihimpun solopos.com, kejadian itu bermula ketika Marijo selesai melaksanakan Salat Magrib di masjid di kampungnya. Dalam perjalanan pulang, dia mampir ke kandang sapi dan kambing tak jauh dari rumahnya.

Marijo bermaksud memberi minum ternak miliknya. Namun, mesin pompa yang biasa dipakai untuk menyedot air dari sumur tak berfungsi. Diduga, dia pun turun ke lubang yang digunakan untuk menaruh mesin pompa itu.

Karena kurangnya pencahayaan, Marijo dipekrirakan tidak menyadari ada kabel yang terkelupas kulitnya. Saat hendak memperbaiki mesin pompa itu, ia pun tidak sengaja menyentuh kabel tersebut hingga tersengat aliran listrik. Ia akhirnya jatuh tertelungkup di lubang itu.

Nahas, Marijo baru ditemukan oleh keluarganya sekitar satu jam kemudian. Bermula dari kekhawatiran pihak keluarga karena Marijo belum juga pulang dari masjid selepas Salat Magrib.

Pihak keluarga kemudian mencari Marijo dan menemukannya di lubang di dekat kandang ternak. Dia ditemukan dalam kondisi tertelungkup di lubang yang dipakai untuk menyimpan pompa air.

Mendapati kabar itu, jajaran Polsek Sidoharjo bersama relawan Search and Rescue (SAR) Pengamanan Ormas Lingkungan Desa (Poldes) Patihan, PMI Sragen, dan lain-lain tiba di lokasi. Korban dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Masaran tetapi nyawanya sudah tidak tertolong.

“Berdasar hasil pemeriksaan di tubuh korban oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban meninggal murni karena tersengat aliran listrik,” papar Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Purnowo, kepada solopos.com, Rabu (11/12/2019).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten