BEM FP UNS Berbagi Ilmu dengan Petani di Hari Tani

BEM FP UNS dan warga Desa Gentungan, Mojogedang, Karanganyar menyelenggarakan perayaan peringatan Hari Tani.

 Kegiatan peringatan Hari Tani 2021 BEM FP UNS. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Kegiatan peringatan Hari Tani 2021 BEM FP UNS. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) berkolaborasi dengan warga Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar untuk menyelenggarakan perayaan peringatan Hari Tani.

BEM FP UNS menyelenggarakan perayaan peringatan Hari Tani Selasa-Jumat (21—24/9/2021) dengan nama Semarak Hari Tani. Acara dipusatkan diselenggarakan di Embung Setumpeng, Dusun Ngampel, Gentungan.

“Acara dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana, Presiden BEM FP UNS, Ketua Panitia Desa Gentungan, Ketua Pokdarwis, Wakil Dekan Fakultas Pertanian UNS, dan Kepala Desa Gentungan lalu dilanjutkan dengan penampilan reog,” ujar BEM FP UNS dalam rilisnya, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga : RG Mathematical Soft Computing UNS Gelar Pengabdian Masyarakat di Klaten

Hari pertama diisi dengan kegiatan diskusi bersama Wakil Dekan FP UNS Eka Handayanta; Wakil DPPRD, Anung Marwoko; Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Karanganyar, Siti Maisyaroch; anggota Komisi Bidang B Bidang Pertanian DPRD Provinsi Jateng, Sumanto. Diskusi tersebut membahas mengenai kelangkaan pupuk subsidi dan rumitnya prosedur pembuatan kartu tani.

Hari kedua diisi dengan pelatihan digital marketing oleh Sanggar Tani Rojo Lele. Pelatihan bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap warga Desa Gentungan terkait manajemen pasar. Acara hari ketiga diawali dengan kegiatan aksi sosial di pagi hari. Panitia Semarak Hari Tani mendatangi beberapa rumah warga desa untuk membagikan bingkisan. Acara juga diisi dengan kegiatan lomba polo air antara warga Desa Gentungan dengan mahasiswa BEM FP UNS.

Ada pula beberapa lomba seperti lomba balap karung, lomba balon lagu, lomba estafet tepung, dan lomba makan kerupuk. Pada malam hari kegiatan diisi oleh pentas seni dari warga desa dan mahasiswa.

Baca Juga : Indahnya Musim Gugur di UNS Solo, Bikin Kangen Deh

Pada puncak acara, di hari keempat ada penayangan video dokumenter 20 menit, lalu dilanjutkan dengan penampilan aksi teatrikal dari mahasiswa BEM FP UNS. Aksi teatrikal tersebut menceritakan tentang permasalahan-permasalahan yang kerap muncul dalam dunia pertanian.

Acara Semarak Hari Tani (Sehati) 2021 bertujuan memperingati hari tani berjalan sesuai dengan harapan dan memberikan manfaat yang baik. BEM FP UNS berharap perayaan hari tani tetap dilestarikan dan semoga pertanian Indonesia tetap bertahan.

“Pertanian harus terus maju dan inovatif dan semoga generasi muda mau berkontribusi dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan yang diharapkan dapat memajukan pertanian di Indonesia.”

.


Berita Terkait

Berita Terkini

LaSalle College Surabaya Usung Tema Unification dalam Graduation Show

Dalam setiap wisuda, LaSalle College Surabaya menampilkan tema menarik yang telah dieksplorasi dan dipoles dengan cermat.

Bikin Resah NU, Menteri Yaqut Cholil Diminta Sowan Kiai Sepuh

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diminta sowan kepada kiai-kiai NU pasca ramainya pernyataan dirinya yang menyebut Kemenag merupakan hadiah bagi NU.

Toloong...9 Anak Buah Kapal Hilang Ditelan Ombak Laut Bali

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) melakukan pencarian terhadap 9 orang ABK KM Liberty 1 yang hilang ditelan ombak,

Dicolek Soal Tarif PCR Rp96.000, Puan Justru Apreasiasi Jokowi

Puan mengingatkan tarif Rp300.000 masih akan membebani rakyat karena harga tiket transportasi massal banyak yang lebih murah dari harga tes PCR.

Begini Kronologi Polisi Kutalimbaru Cabuli Istri Tersangka Narkoba

Hadi mengaku saat ini Kapolsek beserta kanit serta enam penyidik Polsek Kutalimbaru telah dibebastugaskan.

Syarat PCR untuk Naik Pesawat Resmi Digugat ke PTUN

Joman menganggap Inmedagri yang dikeluarkan Tito Karnavian soal syarat PCR untuk naik pesawat melanggar Undang Undang Dasar (UUD).

Ini Gelar Sukmawati Soekarnoputri Setelah Menganut Agama Hindu

Putri Presiden Sukarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, resmi menjadi penganut agama Hindu setelah menjalani prosesi upacara Sudhi Wadani.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Tarif PCR di India Murah Banget Rp160.000an, Ternyata Ini Sebabnya

Budi Gunadi menekankan pemerintah tidak akan memberikan subsidi harga tes PCR karena harganya sudah cukup murah dibandingkan negara lain.

Presiden Minta Kantin dan Tempat Parkir Diwaspadai, Ada Apa Ya?

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.

Babat Polisi Jahat, Kapolri: Saya Ingin Polri Dicintai Masyarakat

Kapolri ingin polisi menjadi kebanggaan dan dicintai masyarakat.

Lagi 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac Diterima Pemerintah Indonesia

Indonesia saat ini adalah salah satu negara dengan capaian vaksinasi tertinggi di dunia dan tetap menjaga ketersediaan vaksin.

Sukmawati: Sukarno Pancasilais, Bebaskan Agama Anak-Anaknya

Sukarno merupakan sosok yang sangat Pancasilais, yang mengajarkan kebinekaan harus menjadi prinsip utama bagi warga negara Indonesia.

Misteri Meninggalnya Atlet Voli Wanita Afghanistan, Ini Fakta Terbaru

Para pemimpin perempuan Afghanistan juga mengklaim merasa terancam. Namun, kebangkitan Taliban dengan memegang kekuasaan juga telah menimbulkan misinformasi.