Tutup Iklan
Deretan kursi membentuk motif batik di tribune Stadion Manahan Solo. Foto diambil Jumat (2/8/2019). (Solopos/Mariyana Ricky P.D.)

Solopos.com, SOLO -- Stadion Manahan Solo versi baru hasil renovasi dipastikan batal diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/9/2019). Namun, https://soloraya.solopos.com/read/20190803/489/1009970/rudy-stadion-manahan-solo-cocok-jadi-venue-piala-dunia" title="Rudy: Stadion Manahan Solo Cocok Jadi Venue Piala Dunia">stadion berjuluk mini GBK itu akan dipakai menggelar pertandingan sepak bola.

Laga untuk memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), Senin nanti, sekaligus untuk uji coba stadion baru. Uji coba itu akan menghadirkan laga antara Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Laga tersebut digelar setelah Karnaval Kebangsaan. “Rute Karnaval Kebangsaan dimulai dari Stadion Sriwedari, lewat flyover Manahan, dan berakhir di https://soloraya.solopos.com/read/20190803/489/1009827/stadion-manahan-solo-diresmikan-saat-haornas-bulan-depan" title="Stadion Manahan Solo Diresmikan Saat Haornas Bulan Depan">Stadion Manahan. Masyarakat bisa menyaksikan sepanjang jalan atau kalau mau nonton sepak bola di dalam stadion ya boleh. Mereka boleh menjajal duduk di kursi single seat. Saya harap 20.003 kursi itu penuh. Karnavalnya mulai pukul 07.00 WIB,” kata Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Jumat (6/9/2019).

Rudy, sapaan akrabnya, mengaku bakal menjadi salah satu pemain. Menurutnya, kegiatan itu bukanlah peresmian stadion yang kini berjuluk Mini Gelora Bung Karno itu.

“Uji coba saja, kan nanti kami mencoba lapangan sekaligus mengecek apakah ada kekurangan. Jadi, setelah pelaksana proyek menyerahkan bangunan itu kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat [PUPR], mereka bisa memperbaiki selama masa pemeliharaan enam bulan,” papar Rudy.

Kendati bakal digunakan kali pertama untuk pertandingan sepak bola, ia menyebut Stadion Manahan belum bisa dimanfaatkan penuh. https://soloraya.solopos.com/read/20190731/489/1009251/gagah-ini-wajah-baru-stadion-manahan-kebanggaan-solo" title="Gagah! Ini Wajah Baru Stadion Manahan Kebanggaan Solo">Stadion itu belum diresmikan.

“Setelah diserahkan ke Kementerian PUPR, gantian pemeliharaan dan pengelolaannya diserahkan ke Pemkot. Itu belum asetnya yang diserahkan, hanya pengelolaan. Tapi, saya dengar pusat mau merampungkan lansekapnya sekalian,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan Olahraga dan Pasar Kementerian PUPR, Iwan Supriyanto, mengatakan renovasi stadion yang menelan anggaran senilai Rp301 miliar itu rampung 100 persen pada 9 September.

Proyek itu dikerjakan lewat skema Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT Penta Rekayasa untuk kontrak tahun jamak 407 hari.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten