Beli Truk Pakai Transfer Palsu, Eks Napi Nganjuk Dikukut Polisi Sragen

Warga Sumberlawang, Sragen, menjadi korban penipuan yang dilakukan eks napi asal Nganjuk. Korban menjual truk Rp80 juta dibayar dengan bukti transfer palsu.

 Kapolsek Sumberlawang Iptu Joko Warsito (pakai topi) menunjukkan barang bukti kasus dugaan penipuan pembelian truk senilai Rp80 juta saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kapolsek Sumberlawang Iptu Joko Warsito (pakai topi) menunjukkan barang bukti kasus dugaan penipuan pembelian truk senilai Rp80 juta saat jumpa pers di Mapolres Sragen, Kamis (28/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang mantan narapidana (napi) asal Nganjuk ditangkap aparat Polsek Sumberlawang, Sragen. Ia  diduga ikut terlibat dalam dugaan penipuan pembelian truk senilai Rp80 juta.

Transaksi pembelian truk itu dilakukan oleh seorang napi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bojonegoro. Si napi ini membeli dengan bukti transfer palsu.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Dugaan penipuan itu diungkapkan Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, melalui Kapolsek Sumberlawang, Iptu Joko Warsito, Kamis (28/7/2022). Kapolsek menyebut mantan napi asal Nganjuk itu bernama Eko Harmaji, 38.  Ia  pernah dipenjara di LP Nganjuk dalam perkara penganiayaan.

Kapolsek menerangkan tersangka Eko ini bertugas sebagai eksekutor di lapangan. Sedangkan transaksinya dilakukan oleh seorang napi di dalam LP Bojonegoro.

Perkara itu terjadi pada Rabu (13/7/2022) lalu sekitar pukul 20.00 WIB, tetapi baru dilaporkan ke Polsek Sumberlawang pada Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Polres Sragen Ungkap 4 Kasus Narkoba, Eks Anggota DPRD Jadi Tersangka

“Truk yang dijual itu milik Bagus Hastaning Panggalih, 32, warga Ngandul, Sumberlawang. Truk merek Mitsubihi Ragasa berpelat nomor K 1390 PE milik korban dijual lewat media sosial Facebook,: ujar Joko di Mapolres Sragen.

Transaksi dilakukan dengan non-tunai melalui transfer bank. Tersangka memberikan bukti transfer palsu kepada korban yang kemudian membawa truk itu pergi.

Saat korban mengecek dana yang masuk lewat e-banking ternyata tidak bisa. Pada Keesokan harinya, ia mencetak transaksi di buku tabungannya dan ternyata tidak ada transaksi senilai Rp80 juta yang masuk. Baru di situlah ia sadar telah ditipu tersangka. Korban kemudian melapor ke Polsek Sumberlawang.

Baca Juga: Curi Motor Tetangga, Pemuda Sragen Dibekuk

Dari laporan korban, aparat Unit Reskrim Polsek Sumberlawang melakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan pemetaan dan profiling data Facebook. Dari penyelidikan tersebut, ujar Kapolsek, polisi dapat mengetahui keberadaan truk Mitsubishi Ragasa milik korban yang berada di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Kami menyelidiki ke wilayah hukum Polres Nganjuk. Kami berhasil menemukan barang bukti truk tersebut pada pukul 24.00 WIB yang masih dibawa tersangka. Dari keterangan tersangka menyebut dalang atau otak atas tindakan pidana tersebut adalah T,” kata Joko.

T ternyata adalah seorang mantan polisi yang kini mendekat di LP Bojonegoro. Atas perintah T itulah, tersangka bertugas mengambil dan menjual truk itu.

Baca Juga: Janji Gandakan Rp8 Juta Jadi Rp450 Juta, Dukun Palsu Sragen Dibekuk

Tersangka Eko dijerat dengan Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Dia mengatakan modus operandinya tersangka turut serta dalam dugaan penipuan atau penggelapan atas perintas T. Tersangka sudah terbiasa bekerja sama dengan T untuk mendapatkan uang.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Sambut HUT RI, Warga Binaan LP Kelas II B Klaten Lomba Makan Kerupuk

      Warga binaan pemasyarakatan (WBP) LP Kelas II B Klaten mengikuti aneka lomba di LP setempat, Jumat (5/8/2022).

      Pengumuman! Besok Pagi Hindari Simpang Joglo Solo, Ada Penutupan 1 Jam

      Bakal ada penutupan jalan kawasan Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo, selama satu jam pada Rabu (10/8/2022) pagi.

      Bakar Daun Siang-Siang, Warga Perumahan di Jaten Karanganyar Waswas

      aksi bakar-bakar daun kering oleh warga di Desa Papahan, Tasikmadu, bikin warga lain di Perumahan, Desa Jati, Jaten, Karanganyar waswas. Mereka lantas meminta bantuan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.