Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Kata Wong Boyolali

Masyarakat dan pedagang di Boyolali untuk tidak khawatir dengan adanya aturan pembelian minyak goreng dari pemerintah tersebut.

 Penjual gorengan di Kecamatan Boyolali, Suminah, 54, memasukkan gorengan ke dalam plastik, Selasa (28/6/2022). (Solopos/Ni’matul Faizah)

SOLOPOS.COM - Penjual gorengan di Kecamatan Boyolali, Suminah, 54, memasukkan gorengan ke dalam plastik, Selasa (28/6/2022). (Solopos/Ni’matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI – Pemerintah membuat kebijakan pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi PeduliLindungi. Para pengguna minyak goreng di Kabupaten Boyolali hanya bisa pasrah dengan keputusan tersebut.

Salah satu penjual gorengan di Kecamatan Boyolali, Suminah, 54, mengaku sebelumnya belum pernah memakai aplikasi PeduliLindungi. “Kebijakannya termasuk ribet tapi saya menerima saja, manut [ikut] peraturan pemerintah. Nanti saya tanya yang tahu,” kata dia saat dijumpai Solopos.com di lapaknya, Selasa (28/6/2022).

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Ia mengaku penggunaan aplikasi tentu akan sulit bagi pembeli minyak goreng curah yang belum terlalu mengenal teknologi seperti dirinya. Akan tetapi, lanjut Suminah, pengguna yang akrab dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak akan menemukan masalah.

“Harapan saya tentang kebijakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bisa dipikirkan lagi, yang mudah-mudah saja agar pengguna yang sudah sepuh [tua] seperti saya tidak kesulitan,” harap dia.

Sementara itu, ibu rumah tanggal asal Kecamatan Boyolali, Sri Maryuni, 62, mengungkapkan penggunaan aplikasi PeduliLindingi dirasa sulit baginya. “Sulit karena saya belum pernah menggunakan aplikasi PeduliLindungi, jadi tidak bisa. Harapan saya kalau bisa ya dimudahkan saja tanpa syarat menggunakan aplikasi itu,” terang dia.

Baca juga: Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Bakul Boyolali: Ribet!

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Karseno, mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tidak khawatir dengan adanya aturan dari pemerintah tersebut.

“Kalau teori memang sulit, tapi pelaksanaannya tidak akan sesulit yang kita bayangkan. Jadi tidak perlu gaduh dan resah tentang sistem aplikasi PeduliLindungi sewaktu beli minyak goreng curah,” kata dia.

Jemput Bola Sosialisasi

Ia juga mengatakan sampai saat ini Disdagperin Boyolali belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk pembelian minyak goreng.

Baca juga: Vaksinasi PMK Perdana Ternak di Selo Boyolali, Prioritas Sapi Perah

Akan tetapi, Karseno mengatakan Disdagperin Boyolali akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat dan pedagang. “Hari ini kami sudah jemput bola dan tahap sosialisasi ke pedagang dulu,” terang dia.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, mulai 27 Juni 2022 pembelian minyak goreng curah harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan maksimal sebanyak 10 kilogram per konsumen. Perubahan sistem ini dilakukan untuk membuat tata kelola distribusi MGCR jadi lebih akuntabel dan bisa terpantau mulai dari produsen hingga konsumen.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan setelah masa sosialisasi selesai, nantinya seluruh penjualan dan pembelian MGCR akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. “Sementara masyarakat yang belum punya PeduliLindungi masih bisa membeli dengan menunjukkan NIK,” katanya, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Unik! Ini Cara Desa Promosikan Waduk Bade & Bukit Wonopotro di Boyolali

Luhut menyebut masa sosialisasi ini akan dimulai Senin (27/6/2022) dan akan berlangsung selama dua pekan. Berdasarkan laman linktr.ee/minyakkita, yang dikutip Solopos.com, Minggu (26/6/2022), pembelian minyak goreng curah menggunakan aplikasi PeduliLindungi seharga Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram, konsumen memperoleh maksimal sebanyak 10 kilogram.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jutaan Masyarakat Indonesia Bakal Jatuh Miskin karena Garis Kemiskinan

      Sebanyak 13 juta warga negara Indonesia (WNI) terancam jatuh miskin akibat Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru.

      DPR dan Pemerintah Bahas Perppu Pemilu Pekan Depan

      Perppu Pemilu harus mendengarkan pendapat para penyelenggara pemilu karena yang menguasai teknis kondisi di lapangan.

      Rizky Billar Terancam Penjara 5 Tahun Jika Jadi Tersangka KDRT Lesti Kejora

      Ada dua saksi yang melihat saat Rizky Billar menganiaya istrinya, Lesti Kejora.

      Moeldoko: Pemerintah Akselerasi Reformasi Fundamental Sektor Kesehatan

      Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah sedang mengakselerasi reformasi besar-besaran di sektor kesehatan.

      Gubernur Papua Lukas Enembe Beri Video Kaki Bengkak dan Susah Jalan

      Dalam keterangan video yang diterima di Jayapura, Jumat (30/9/2022), Lukas Enembe mengaku kakinya mengalami pembengkakan sehingga sulit berjalan.

      Jaksa Agung soal Ferdy Sambo: Kasusnya Biasa, Pelakunya yang Luar Biasa

      Yang membuat spesial dalam perkara Brigadir J adalah karena pelakunya seorang jenderal polisi.

      Rumput Stadion Bagian Penting dari Sport Tourism

      Tentu saja, rumput Zoysia japonica hasil pengembangan oleh dosen UNS ini sangat emosional di Manahan Solo karena merupakan arena tampil di kandang sendiri.

      75 Jaksa di Kejagung Tangani Kasus Ferdy Sambo

      Jaksa Agung memberikan perhatian serius dalam perkara tersebut untuk membuktikan pasal tentang pembunuhan berencana yang diduga dilakukan oleh Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

      Tewas Ditembak, Buronan MIT Poso Dituding Pernah Lakukan 10 Pembunuhan

      Askar tewas dalam baku tembak dengan aparat pada Kamis (29/9/2022) dan dimakamkan Jumat (30/9/2022).

      Pemakaman Jenazah Buronan MIT Poso Tanpa Keluarga dan Kerabat

      Pemakaman yang berlangsung setelah proses autopsi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) tidak dihadiri keluarga maupun kerabat dari buronan MIT Poso Askar.

      Jadi Calo Penerimaan Bintara Polri, Briptu Bagas Dipecat

      Briptu Bagas terbukti melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri karena menjadi calo penerimaan anggota Polri.

      Besok, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

      Pada tahun 2021, Jokowi juga memimpin upacara yang sama di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Jumat (1/10/2021).

      50 Wartawan Diajak Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Kediaman

      Ajakan membawa 50 wartawan itu terkait dengan pihak keluarga Lukas Enembe akan memberikan keterangan pers mengenai kesehatan kliennya.

      Indonesia Merintis Jalan Damai Konflik Israel vs Palestina 

      Konflik Israel dan Palestina sudah berumur lebih dari setengah abad, upaya mendamaikan dua negara tersebut selalu gagal.

      Kapolri: Tiga Kapolda Tak Terbukti Bantu Ferdy Sambo

      Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan sudah memeriksa ketiga Kapolda tersebut dan memastikan mereka tidak terlibat dalam skenario Ferdy Sambo.