Belasan Warung Hik Siap Temani Kongkow di Alun-Alun Karanganyar

Warung hik di alun-alun ini menyajikan beragam menu khas seperti nasi kucing, gorengan, sate bakso, sate jerohan, dan aneka minuman.

 (Espos/Akhmad Ludiyanto)

SOLOPOS.COM - (Espos/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Soloraya sejak 31 Agustus lalu membuat aktivitas masyarakat mulai meningkat.

PromosiBegal Payudara Tak Hanya Bikin Sakit Secara Fisik, Tetapi Juga Psikis

Tak terkecuali di Karanganyar, masyarakat mulai berkegiatan di luar rumah. Aktivitas pedagang dan pembeli di pasar-pasar tradisional mulai dilonggarkan, sekolah-sekolah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, dan sebagainya.

Tempat umum seperti Alun-alun Karanganyar juga mulai ramai dikunjungi warga. Tempat ini menjadi salah satu pilihan karena asri dan nyaman untuk bersantai atau kongkow. Sebagian dari mereka bahkan tak bosan berlama-lama di tempat yang berlokasi di depan Kantor Sekretariat (Setda) Karanganyar tersebut.

Baca Juga: Mulai Senin, Pedagang Kuliner Karanganyar Boleh Jualan dan Layani Makan di Tempat

Kegiatan santai ini akan terasa lebih asik karena mereka juga menikmati beragam makanan dan minuman dari warung hik atau warung angkringan yang berada di sekitarnya. Saat makan atau minum, pengunjung tak harus duduk di tenda, tetapi bisa duduk di tikar yang disediakan pedagang di trotoar atau di lahan sekitarnya.

Jumlah warung hik di Alun-Alun Karanganyar ini tak hanya satu atau dua, tetapi ada belasan. Bangunan nonpermanen ini berdiri di banyak titik sehingga memudahkan pengunjung dalam memesan makanan atau minuman.

Warga asal Tasikmadu, Suradi, 35, mengaku sering ke alun-alun untuk bersantai sambil wedangan. Tempat yang ia pilih pun dan berganti-ganti sesuai keinginan.

Baca Juga: Kebijakan Bupati Tutup Alun-Alun Karanganyar Ditanggapi Beragam

“Saya ke sini untuk santai-santai saja sambil wedangan. Kadang saya pilih sisi di timur, kadang di sisi barat. Ya sesuka hati saja. Semua tempatnya enak kok buat nongkrong,” ujarnya pekan lalu.

Seperti warung hik pada umumnya, warung hik di alun-alun ini juga menyajikan beragam menu khas seperti nasi kucing, gorengan, sate bakso, sate jerohan, dan lainnya. Sedangkan menu minuman yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari teh, kopi, jahe, dan jeruk hingga beraneka serbuk minuman dalam kemasan yang siap diseduh.

Soal harga, makanan dan minuman di warung hik ini relatif murah. Dengan uang Rp10.000, atau biasa dibilang ceban, pengunjung sudah bisa makan cukup.

Baca Juga: PPKM Karanganyar, Wisata Kemah Bakal Dibatasi

Sakiran, salah satu penjual di warung hik di alun-alun, mengatakan nasi kucing ia jual senilai Rp2.000 per bungkus, gorengan Rp500 per buah, es teh atau teh hangat senilai Rp3.000 per gelas, aneka sate Rp2.000-Rp3.500.

“Jadi kalau makan nasi dua bungkus, ditambah dua gorengan, dan segelas es teh totalnya hanya Rp8.000,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pengunjung dapat kongkow di tempat tanpa batasan waktu. “Mau satu jam atau dua jam di sini silakan saja. Sak senenge [sesuka hati],” imbuh sakiran yang baru buka warung di sana pada Juli 2021.

Baca Juga: Karanganyar Kejar Target Level PPKM Turun Jadi Dua

Nah, bagi yang belum pernah kongkow di Alun-alun Karanganyar, tempat ini boleh dicoba bersama teman-teman. Selain bisa menikmati suasana alun-alun, juga bisa sambil menikmati makanan khas warung hik yang hemat di kantong.

Tapi ingat, Sebagian besar warung hik ini baru buka selepas Zuhur.

Jika tidak suka dengan menu warung hik, di Alun-Alun Karanganyar ini juga ada warung-warung lain yang menyajikan beragam makanan.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Warga Soloraya Bisa Punya Tabungan Pensiun Seperti PNS, Begini Caranya

Masyarakat umum di Soloraya kini bisa memiliki tabungan pensiun seperti PNS dengan mendaftar program Taspen Life.

Kisah Dalang Kontet, Terkenal setelah Wayang Kardusnya Dibakar Istri

Kecintaanya terhadap wayang kulit telah mengantarkan Kontet Hariyanto memodifikasi cerita ketoprak ke dalam wayang kardus.

Patut Ditunggu, Gibran Sebut Amazon Web Services Segera Masuk Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Amazon Web Services yang merupakan unit usaha perusahaan raksasa dunia Amazon bakal masuk Solo.

20 Hari, Polres Karanganyar Tindak 549 Pengguna Knalpot Brong

Polres Wonogiri gencar merazia knalpot brong. Sejak awal tahun 2022 hingga kini sudah 549 pengguna knalpot brong ditindak.

Sehari 15 Pasien Terpapar Covid-19, Sukoharjo Masih Zona Kuning

Status tingkat risiko Covid-19 di Sukoharjo masih risiko rendah atau zona kuning dan pemerintah masih menerapkan PPKM level dua sejak Oktober 2021.

Ini Lahan Bekas Pabrik Listrik Pertama di Kota Solo

Inilah lahan bekas pabrik listrik pertama di Kota Solo yang dibangun pada 1901 di bawah kendali Praja Mangkunegaran dan Keraton Solo.

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.