Ilustrasi Keracunan (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Belasan warga Desa Krajan, Kecamatan Weru, Sukoharjo, diduga https://soloraya.solopos.com/read/20180831/491/937190/keracunan-massal-sragen-air-sumur-warga-diuji" title="Keracunan Massal Sragen, Air Sumur Warga Diuji">keracunan massal setelah menyantap makanan dari acara akikah di rumah warga setempat.

Mereka mengalami gejala seperti pusing dan mual. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (31/8/2019), warga setempat menghadiri acara akikah di salah satu rumah warga setempat pada Jumat (30/8/2019) malam.

Mereka https://soloraya.solopos.com/read/20180830/491/936886/135-korban-keracunan-sragen-digratiskan-berobat" title="135 Korban Keracunan Sragen Digratiskan Berobat">mengonsumsi nasi gulai kambing yang menjadi menu makanan selamatan bayi yang baru lahir itu. Kepala Desa Krajan, Sutejo, mengatakan belasan warga merasakan pusing dan mual setelah mengonsumsi makanan di acara akikah tersebut.

Sejumlah warga setempat lantas melaporkan https://soloraya.solopos.com/read/20180828/491/936577/keracunan-massal-sragen-ini-kata-polisi" title="Keracunan Massal Sragen, Ini Kata Polisi">kejadian itu ke bidan desa dan perangkat desa. “Informasi yang saya dapat, ada warga yang merasa mual dan pusing. Bidan desa langsung merespons dengan memberi obat kepada warga yang diduga menderita keracunan,” kata dia, Sabtu.

Menurut Sutejo, belum ada warga yang dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. Mereka beristirahat di rumah masing-masing setelah meminum obat.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten