Ilustrasi Hansip atau Linmas. (Facebook-Bima Primaga Yudha)

Solopos.com, KLATEN -- Sebanyak 14 petugas perlindungan masyarakat (linmas) Desa Sumberejo, Klaten Selatan, ramai-ramai mengundurkan diri, Selasa (29/10/2019).

Kabar yang beredar, pengunduran diri belasan petugas linmas tersebut didasari kekecewaan terhadap pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades), Rabu (9/10/2019) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Desa Sumberejo menjadi salah satu desa penyelenggara pilkades serentak tahap III 2019. Pilkades Sumberejo diikuti dua calon kepala desa (cakades).

Cakades cakades nomor urut 1 Tri Rahardjo (petahana) ditantang cakades nomor urut 2 Agung Sutrisno. Jumlah pemilih di Sumberejo mencapai 2.753 orang.

Jarang Disorot, Ini Fakta Menarik Istri Didi Kempot

Hasil Pilkades Sumberejo dimenangi Tri Rahardjo dengan perolehan 1.071 suara. Sedangkan penantang Agung Sutrisno meraup 974 suara. Suara rusak di Sumberejo mencapai 26 suara.

“Hari ini [kemarin], kami mengundurkan diri sebagai anggota Linmas Desa Sumberejo. Surat pengunduran diri sudah kami sampaikan ke kantor desa. Tadi diterima langsung oleh Sekretaris Desa [Sekdes] Sumberejo, Sabantri,” kata salah seorang petugas linmas yang mengundurkan diri, Estiyanto, 43, saat ditemui Solopos.com di Sumberejo, Klaten Selatan, Selasa.

Petugas linmas yang mengundurkan diri itu langsung mengembalikan seragam dan atribut Linmas ke pemerintah desa. Estiyanto tak menampik pengunduran diri belasan anggota Linmas itu tak terlepas dari pelaksanaan Pilkades Sumberejo yang menyisakan beberapa persoalan.

Persoalan itu di antaranya tidak netralnya beberapa anggota Linmas yang terang-terangan mendukung salah satu cakades. Menjelang pelaksanaan pilkades, lima petugas linmas sudah mengundurkan diri lalu bergabung menjadi tim sukses (timses) salah satu cakades.

Teror Video Call Cabul Gegerkan Karanganyar

“Surat sudah kami kirim ke pemdes. Berhubung pak kades tidak ada, surat diterima pak sekdes,” katanya.

Di surat itu disebutkan di tubuh Linmas Sumberejo tidak ada lagi rasa kebersamaan yang menunjukkan kenetralan saat pilkades. Di samping itu, pilkades di Sumberejo terindikasi terjadi praktik politik uang.

Anggota Linmas lainnya yang mengundurkan diri, Hendrik, 46, memilih mundur dari anggota Linmas pascapilkades. Perpecahan dalam tubuh anggota Linmas di Sumberejo pascapilkades dinilai sangat kentara.

“Saya lebih baik mundur. Saya sudah bilang ke keluarga saya. Saya akan jadi buruh harian lepas guna menopang biaya hidup,” katanya.

Terpisah, Sekdes Sumberejo, Sabantri, mengaku sudah menerima surat pernyataan pengunduran diri 14 anggota Linmas Sumberejo. Meski seperti itu, Pemdes Sumberejo belum memutuskan apakah pengunduran diri tersebut dapat diterima atau tidak.

Ada Sosok Kuat di Belakang Gibran Rakabuming, Tapi Bukan Jokowi

“Saya sendiri kaget dengan pengunduran diri ramai-ramai ini. Yang perlu diketahui, pengangkatan anggota Linmas itu berdasarkan surat keputusan [SK] kades. Kebetulan saat ini pak kades sedang menghadiri undangan di Tegalyoso. Nantinya, surat pengunduran diri itu akan saya serahkan ke pak kades terlebih dahulu,” katanya.

Sabantri mengatakan jumlah anggota Linmas di Sumberejo mencapai 31 orang. Dengan mundurnya 14 anggota Linmas kali ini, jumlah anggota Linmas di Sumberejo tinggal 17 orang.

“Sejauh pantauan saya, kinerja anggota linmas di sini sudah bagus, termasuk yang mengundurkan diri itu. Para anggota linmas bekerja sesuai agenda kelurahan. Setiap bertugas biasanya memperoleh honor Rp50.000. Saat pilkades pun, para linmas di sini menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten