Belajar dari Aliando Syarief, Ini Gejala dan Penyebab OCD

Belajar dari pengalaman Aliando Syarief, kita perlu mengetahui gejala dan penyebab OCD atau obsessive-compulsive disorder.

 Aliando Syarief. (Instagram/@aliandoo)

SOLOPOS.COM - Aliando Syarief. (Instagram/@aliandoo)

Solopos.com, SOLO-Belajar dari pengalaman Aliando Syarief, kita perlu mengetahui gejala dan penyebab OCD atau obsessive-compulsive disorder. Artis pemeran Ganteng Ganteng Serigala itu mengakui mengalami gangguan tersebut.

Aliando Syarief mengakui OCD itu sudah terjadi sejak tiga tahun belakangan atau sekitar tahun 2019. Melalui video siaran langsung di akun pribadi Instagram, Ia mengaku kalau OCD yang dialaminya sudah cukup mengganggu, bahkan Ia sampai kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

PromosiDi Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Lalu, sebenarnya bagaimana penyebab, gejala, cara mendapatkan bantuan, dan perawatan untuk pengidap OCD itu sendiri? Simak penjelasan lebih lengkapnya, seperti yang dilansir dari NHS UK pada Jumat (28/1/2022).

Pengertian OCD

Sebelum mengetahui penyebab OCD, mari mengetahui pengertiannya terlebih dulu. Mengutip laman Bisnis.com pada Sabtu (29/1/2022), OCD adalah kondisi kesehatan mental yang umum ketika seseorang memiliki pikiran yang obsesif dan perilaku kompulsif. OCD dapat menyerang berbagai jenis kelamin dan umur. Seringkali beberapa orang mulai mengalami gejala awal OCD ketika masa pubertas, tetapi umumnya gejala ini mulai dirasakan pada awal masa dewasa.

Baca Juga: Idap Penyakit OCD, Ini Profil Aktor Aliando Syarief

OCD dapat menyusahkan dan secara signifikan mengganggu hidup Anda. Namun, melakukan pengobatan rutin dapat membantu Anda untuk mengendalikannya. Gejala dari pengidap OCD Jika Anda menderita OCD, Anda biasanya akan sering mengalami pikiran obsesif dan perilaku kompulsif. Obsesi adalah pikiran, gambaran, atau dorongan yang tidak diinginkan dan tidak menyenangkan tetapi berulang kali memasuki pikiran Anda, sehingga menyebabkan perasaan cemas, jijik, atau tidak nyaman.

Sementara itu, kompulsi adalah perilaku berulang atau tindakan mental yang Anda rasa perlu Anda lakukan untuk meredakan sementara perasaan tidak menyenangkan akibat pikiran obsesif. Misalnya, seseorang dengan ketakutan obsesif akan dirampok mungkin merasa bahwa mereka perlu memeriksa semua jendela dan pintu terkunci beberapa kali sebelum mereka dapat meninggalkan rumah mereka. Cara mendapatkan bantuan untuk pengidap OCD Orang dengan OCD sering enggan untuk mencari bantuan karena merasa malu.

Penyebab OCD

Belum  ada penjelasan yang pasti mengenai penyebab kondisi OCD. Namun, ada sejumlah faktor yang berbeda mungkin berperan, termasuk:

1. Riwayat keluarga – Anda lebih mungkin mengembangkan OCD jika anggota keluarga memilikinya karena Anda satu gen dengannya.

2. Perbedaan di otak – Beberapa orang dengan OCD memiliki area aktivitas tinggi yang tidak biasa di otak mereka atau tingkat rendah bahan kimia yang disebut serotonin.

Baca Juga: Mirip Aliando Syarief, Pedagang Siomay Idola Emak-Emak

3. Peristiwa kehidupan – OCD mungkin lebih sering terjadi pada orang yang telah diganggu, dilecehkan, atau diabaikan, bahkan kadang-kadang dimulai setelah peristiwa penting dalam hidup, seperti melahirkan atau kehilangan.

4. Kepribadian – Rapi, teliti, metodis orang dengan standar pribadi yang tinggi lebih memungkinkan untuk mengembangkan OCD. Selain itu, juga orang-orang yang umumnya cukup cemas atau memiliki rasa tanggung jawab yang sangat kuat untuk diri mereka sendiri dan orang lain.

Namun, OCD adalah kondisi kesehatan seperti yang lainnya, jadi tidak ada yang perlu merasa malu. Memiliki OCD tidak berarti Anda ‘gila’ dan bukan salah Anda.

Ada 2 cara utama untuk mendapatkan bantuan:

1. Rujuk diri Anda langsung ke layanan terapi psikologis. Temukan layanan terapi psikologis di daerah Anda.

2. Temui dokter umum. Mereka akan menanyakan gejala Anda dan dapat merujuk Anda ke layanan terapi psikologis setempat bila diperlukan.

Jika ada seorang teman atau anggota keluarga Anda yang mungkin menderita OCD, coba bicarakan dengan mereka tentang kekhawatiran Anda dan sarankan mereka untuk mencari bantuan. Tidak mungkin kondisi OCD akan menjadi lebih baik tanpa perawatan dan dukungan yang tepat.

Perawatan OCD

Ada beberapa perawatan efektif untuk OCD yang dapat membantu mengurangi dampaknya terhadap hidup Anda.

Perawatan utama adalah:

1. Terapi psikologis – biasanya terapi perilaku kognitif (CBT), yang membantu Anda menghadapi ketakutan dan pikiran obsesif Anda tanpa “memperbaikinya” melalui kompulsi.

Baca Juga: Kerja Keras Terbayar, Prilly Latuconsina Jadi Lulusan Terbaik

2. Obat – biasanya sejenis obat antidepresan yang disebut selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), dapat membantu dengan mengubah keseimbangan bahan kimia di otak Anda.

CBT biasanya akan memiliki efek yang cukup cepat. Sementara itu, diperlukan beberapa bulan untuk Anda melihat efek pengobatan dengan SSRI, tetapi kebanyakan orang pada akhirnya akan mendapat manfaat. Jika perawatan ini tidak membantu, maka Anda mungkin ditawari SSRI alternatif atau diberikan kombinasi SSRI dan CBT.

Beberapa orang mungkin dirujuk ke layanan kesehatan mental spesialis untuk perawatan lebih lanjut.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Biar Tahu Seberapa Parah, Cek Level Kecanduan Nonton Bokep Berikut Ini!

Ada sejumlah level kecanduan nonton bokep, semakin tinggi angkanya tentu semakin parah tingkat adiksinya.

Download Film Porno Bisa Dipenjara & Denda Rp2 M, Jangan Main-Main!

Melakukan aktivitas download atau mengunduh film porno bisa terancam hukuman penjara.

Ini Alasan Kenapa Film Porno Disebut Bokep

Kenapa film porno kerap kali juga disebut sebagai film bokep?

Tagar #PresidenMahaGagal Trending di Twitter, Kenapa?

Tagar #PresidenMahaGagal menjadi salah satu trending topic di Twitter Indonesia, Kamis (19/5/2022).

Bisa Menular dari Kuda, Kenali Gejala Virus Hendra pada Manusia

Bisa menular dari kuda, sebaiknya kenali gejala virus Hendra pada manusia.

Virus Hendra Berpotensi Merebak di Indonesia? Ini Penjelasannya

Begini langkah pencegahan supaya virus Hendra tidak mewabah di Indonesia.

Apa itu Virus Hendra? Ini Penjelasannya

Namanya yang unik sering dikaitkan dengan nama orang, apa itu virus Hendra?

Doa Ketika Hujan Turun Begitu Lebat Menurut Islam

Di bawah ini terdapat doa ketika hujan turun begitu lebat menurut ajaran Islam yang dijelaskan Nahdlatul Ulama (NU).

Begini Cara Mengatasi Kecanduan Menonton Video Bokep

Begini cara mengatasi kecanduan menonton video bokep.

Ini Loh Fungsi Background Merah & Biru di Pas Foto

Tahukah Anda kali ini membahas tentang fungsi background merah dan biru di pas foto.

Waspadai Flu Singapura pada Anak, Perhatikan Ini Gejalanya

Agar segera mendapatkan penanganan tepat. Ketahui gejala flu Singapura pada anak.

Loh, Film Porno Legal Di Jepang Justru Demi Tekan Kekerasan Seksual

Industri film porno di Jepang konon dilegalkan justru demi menekan angka kekerasan seksual.

Doa Supaya Cepat Naik Haji, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa supaya cepat naik haji yang dilengkapi dengan latin dan artinya. Bisa kamu baca dan amalkan ya!

Dea OnlyFans Hamil, Begini Komentar Warganet

Di Twitter, sejumlah komentar warganet terkait Dea OnlyFans hamil sangat beragam.

Ketahui Tanda-Tanda Hamil yang Jarang Disadari

Ada sejumlah tanda-tanda hamil yang kurang disadari lantaran mirip dengan gejala sebelum menstruasi.

Hmmm... Ternyata Ini Negara-Negara yang Melegalkan Film Porno

Berikut daftar negara yang melegalkan industri dan peredaran film porno.